Resep Sambal Ijo Khas RM Padang, Pedas Gurih dengan Warna Hijau Segar
Pernah makan nasi Padang dan merasa ada yang kurang ketika sambal ijonya tidak ikut tersaji? Perpaduan nasi putih hangat, ayam...
Read more
Pernah ingin menikmati martabak telur hangat dengan kulit yang renyah, tetapi malas keluar rumah untuk membelinya? Apalagi saat akhir pekan tiba, keinginan menyantap camilan gurih sambil bersantai bersama keluarga sering kali muncul begitu saja. Kabar baiknya, kamu tidak harus pergi ke luar rumah atau menyiapkan adonan kulit dari awal untuk menikmati makanan favorit ini.
Martabak telur kulit lumpia bisa menjadi pilihan camilan praktis yang mudah dibuat di dapur sendiri. Bahan-bahannya sederhana, harganya relatif terjangkau, dan proses memasaknya tidak membutuhkan keterampilan khusus. Kamu cukup menyiapkan kulit lumpia siap pakai, telur, daun bawang, bawang bombai, serta beberapa bumbu sederhana.
Berbeda dari martabak telur yang biasa dijual di gerobak dengan kulit adonan tepung yang lebih tebal, versi kulit lumpia memiliki lapisan tipis yang dapat menjadi garing setelah digoreng. Bagian dalamnya tetap terasa gurih berkat campuran telur dan irisan daun bawang yang harum.
Resep ini cocok untuk camilan sore, teman minum teh, menu sarapan praktis, hingga sajian sederhana ketika ada keluarga atau teman yang berkunjung. Ukurannya juga bisa disesuaikan dengan selera, sehingga mudah dinikmati oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Supaya hasilnya renyah, tidak mudah bocor, dan matang merata, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menyiapkan isian hingga menggoreng martabak. Yuk, simak resep martabak telur kulit lumpia berikut ini!
Martabak telur kulit lumpia merupakan alternatif martabak rumahan yang mengutamakan kepraktisan. Tidak perlu membuat kulit sendiri, sehingga waktu persiapan menjadi lebih singkat.
Resep ini menggunakan telur ayam atau telur bebek sebagai bahan utama. Telur ayam menghasilkan rasa gurih yang ringan, sedangkan telur bebek dapat memberikan cita rasa yang lebih kaya. Keduanya bisa dipilih sesuai selera dan bahan yang tersedia di rumah.
Daun bawang menjadi salah satu bahan penting karena memberikan aroma segar yang khas. Sementara itu, bawang bombai, merica, garam, dan kaldu ayam bubuk membantu menghasilkan isian yang gurih dan berbumbu.
Informasi resep:
Jumlah hasil akhir dapat berbeda tergantung ukuran kulit lumpia, banyaknya isian, dan ukuran martabak yang dibuat.
Sebelum mulai memasak, siapkan semua bahan agar proses membuat martabak lebih mudah dan teratur.
Jika ingin menyajikan martabak kepada anak-anak, kamu juga bisa menyiapkan saus tomat, saus sambal, atau mayones sebagai pelengkap. Pilih saus sesuai selera dan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Bahan-bahan tersebut mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Kamu juga bisa memanfaatkan telur dan daun bawang yang sudah tersedia di kulkas untuk menghemat pengeluaran.
Setelah semua bahan tersedia, ikuti langkah-langkah berikut. Prosesnya cukup sederhana, bahkan cocok untuk pemula yang baru belajar memasak.
Pecahkan telur bebek atau telur ayam ke dalam mangkuk berukuran cukup besar. Kocok menggunakan garpu atau pengocok telur hingga tercampur rata dan berbuih halus.
Tidak perlu mengocok terlalu lama. Pastikan bagian putih dan kuning telur sudah menyatu agar isian matang merata ketika digoreng.
Masukkan irisan daun bawang, bawang bombai cincang, kaldu ayam bubuk, merica, dan garam ke dalam kocokan telur.
Aduk kembali sampai semua bahan tercampur rata. Pastikan bumbu tidak menggumpal di satu bagian agar setiap martabak memiliki rasa yang seimbang.
Jika menggunakan kaldu ayam bubuk yang sudah cukup asin, kamu bisa mengurangi jumlah garam. Sebaiknya cicipi keseimbangan bumbu dengan memasak sedikit adonan terlebih dahulu, lalu sesuaikan jika diperlukan.
Ambil satu lembar kulit lumpia, kemudian letakkan di atas talenan atau piring datar yang bersih dan kering.
Pastikan kulit lumpia masih lentur agar mudah dilipat. Jika kulit terlalu kering, bagian pinggirnya lebih mudah retak saat dibungkus.
Keluarkan kulit lumpia dari kemasan secukupnya. Simpan sisanya dalam kemasan tertutup agar tidak terkena udara terlalu lama.
Letakkan campuran telur di bagian tengah kulit lumpia. Jangan memasukkan isian terlalu banyak karena telur mentah dapat meluber ketika kulit dilipat atau dipindahkan ke wajan.
Bagi adonan secara merata untuk sepuluh lembar kulit lumpia. Dengan begitu, ukuran martabak lebih seragam dan tingkat kematangannya lebih mudah dikontrol.
Untuk hasil yang lebih rapi, kamu bisa menuangkan isian menggunakan sendok. Hindari membiarkan adonan telur mengenai seluruh bagian pinggir kulit karena lipatan akan lebih sulit merekat.
Lipat sisi kanan dan kiri kulit lumpia ke arah tengah, lalu lipat bagian atas dan bawah hingga membentuk persegi panjang atau amplop.
Pastikan isian tertutup rapat. Tekan bagian lipatan dengan lembut agar kulit menempel dan telur tidak mudah keluar saat digoreng.
Jika diperlukan, oleskan sedikit telur kocok atau air pada bagian ujung kulit sebagai perekat. Gunakan secukupnya agar kulit tidak terlalu basah.
Ulangi proses ini sampai seluruh bahan habis. Letakkan martabak yang sudah dibungkus di atas piring, dengan bagian lipatan menghadap ke bawah untuk membantu menjaga bentuknya.
Tuangkan minyak goreng ke dalam wajan. Gunakan minyak secukupnya agar martabak dapat digoreng dengan leluasa dan bagian kulitnya matang merata.
Panaskan minyak menggunakan api sedang. Hindari memasukkan martabak ketika minyak masih terlalu dingin karena kulit dapat menyerap banyak minyak dan terasa kurang renyah.
Sebaliknya, minyak yang terlalu panas bisa membuat permukaan kulit cepat kecokelatan sebelum isian telur matang sempurna.
Masukkan martabak secara perlahan ke dalam minyak panas. Jangan memenuhi wajan sekaligus karena terlalu banyak martabak dapat menurunkan suhu minyak.
Goreng sambil sesekali membalik martabak agar kedua sisinya matang merata. Tunggu sampai kulit berubah menjadi kuning keemasan dan terasa kering.
Pastikan bagian isian telur matang sempurna sebelum martabak diangkat. Waktu menggoreng dapat berbeda tergantung ketebalan isian, ukuran martabak, dan suhu minyak.
Setelah matang, angkat martabak menggunakan penjepit atau spatula berlubang. Tiriskan di atas saringan atau rak agar minyak berlebih dapat turun.
Hindari langsung menumpuk martabak yang baru diangkat karena uap panas dapat membuat lapisan kulit menjadi lembek.
Pindahkan martabak telur kulit lumpia ke piring saji. Nikmati selagi hangat bersama cabai rawit hijau untuk sensasi pedas yang sederhana.
Jika disajikan untuk anak-anak atau orang yang tidak menyukai cabai, tambahkan saus tomat, saus sambal dengan tingkat kepedasan yang sesuai, atau mayones.
Martabak siap dinikmati sebagai camilan sore, teman berkumpul, maupun makanan ringan saat menonton film bersama keluarga.
Walaupun cara membuatnya mudah, ada beberapa hal yang menentukan keberhasilan martabak telur kulit lumpia. Perhatikan tips berikut supaya hasilnya semakin memuaskan.
Kulit lumpia yang lentur lebih mudah dilipat dan tidak gampang sobek. Jika disimpan di lemari es, keluarkan secukupnya sebelum digunakan agar kulit tidak terlalu kaku.
Namun, jangan membiarkan kulit terbuka terlalu lama di suhu ruang karena permukaannya dapat mengering.
Salah satu penyebab martabak bocor adalah jumlah isian yang terlalu banyak. Adonan telur yang meluber dapat membuat lipatan terbuka dan menyebabkan minyak berceceran ketika terkena telur.
Bagi isian secara merata dan sisakan ruang yang cukup pada setiap sisi kulit untuk proses pelipatan.
Bagian lipatan perlu diperhatikan sebelum martabak dimasukkan ke dalam minyak. Gunakan sedikit perekat jika diperlukan, lalu letakkan sisi lipatan menghadap ke bawah ketika mulai menggoreng.
Cara ini membantu menjaga bentuk martabak selama lapisan luarnya mulai mengeras.
Api sedang membantu kulit lumpia berubah menjadi renyah tanpa membuat permukaannya terlalu cepat gosong. Suhu minyak yang stabil juga memberi waktu agar isian telur matang sempurna.
Jika martabak cepat berwarna cokelat tetapi bagian dalamnya belum matang, kecilkan api sedikit dan lanjutkan memasak dengan hati-hati.
Balik martabak ketika salah satu sisinya mulai kokoh dan berwarna keemasan. Terlalu sering membalik atau menekan martabak dapat membuat kulit rusak dan isian keluar.
Gunakan spatula dengan hati-hati agar bentuk martabak tetap rapi.
Setelah diangkat, susun martabak di atas rak atau saringan. Jika menggunakan piring, lapisi dengan tisu penyerap minyak dan hindari menumpuk martabak terlalu rapat.
Sirkulasi udara yang baik membantu mempertahankan kerenyahan kulit lebih lama.
Salah satu kelebihan resep martabak telur rumahan adalah isiannya mudah disesuaikan. Jika ingin membuat variasi baru, kamu bisa menambahkan beberapa bahan berikut.
Tambahkan daging ayam atau sapi cincang yang sudah dimasak hingga matang. Tumis terlebih dahulu bersama sedikit bawang putih dan merica, kemudian dinginkan sebelum dicampurkan ke dalam adonan telur.
Jangan memasukkan daging mentah dalam jumlah banyak karena waktu memasak martabak yang relatif singkat bisa membuat isian tidak matang merata.
Untuk menambah variasi sayuran, masukkan wortel yang sudah diparut halus. Campurkan bersama daun bawang dan telur untuk menghasilkan isian dengan tekstur yang lebih beragam.
Gunakan wortel secukupnya agar campuran tidak terlalu basah.
Bagi pencinta rasa gurih dan creamy, tambahkan sedikit keju parut ke dalam isian. Keju cheddar bisa menjadi pilihan yang mudah ditemukan.
Jangan menambahkan terlalu banyak keju karena lelehan keju dapat keluar melalui lipatan yang kurang rapat.
Jika menyukai rasa pedas, tambahkan cabai merah atau cabai rawit yang sudah diiris halus ke dalam campuran telur.
Sesuaikan jumlahnya dengan selera keluarga. Untuk sajian anak-anak, lebih baik pisahkan adonan pedas dan tidak pedas agar semua orang bisa menikmati martabak sesuai selera.
Potongan sosis bisa menjadi tambahan praktis yang disukai banyak anak. Iris tipis sosis agar mudah tercampur dengan telur dan tidak membuat isian terlalu tebal.
Variasi ini juga cocok untuk memanfaatkan bahan makanan yang tersisa di kulkas.
Martabak telur kulit lumpia paling nikmat disantap sesaat setelah digoreng. Kulitnya masih garing, sementara bagian dalamnya hangat dan gurih.
Untuk sajian keluarga, susun martabak di atas piring lebar dan letakkan cabai rawit di sisi piring. Kamu juga bisa menyediakan beberapa pilihan saus dalam mangkuk kecil agar setiap orang bebas memilih pelengkap favorit.
Jika ingin menjadikannya bagian dari menu sarapan, padukan martabak dengan buah segar atau sayuran sebagai pelengkap. Kombinasi ini dapat membuat menu lebih beragam.
Bagaimana jika martabak tidak habis? Simpan martabak yang sudah matang dalam wadah bersih setelah suhunya turun. Masukkan ke lemari es dan konsumsi secepatnya, idealnya dalam 3–4 hari, selama penyimpanan tetap pada suhu dingin yang aman.
Untuk menghangatkannya, gunakan oven atau air fryer sampai bagian kulit kembali garing dan bagian dalamnya panas merata. Penggorengan singkat juga bisa dilakukan, tetapi hindari penggunaan minyak berlebihan.
Perlu diingat, martabak yang sudah disimpan biasanya tidak akan serenyah martabak yang baru digoreng. Karena itu, sebaiknya goreng sesuai jumlah yang akan dikonsumsi agar teksturnya tetap maksimal.
Jika ingin menyiapkan makanan lebih awal, kamu bisa membungkus martabak sebelum digoreng dan segera menyimpannya dalam lemari es. Karena isiannya mengandung telur mentah, jaga agar bahan tetap dingin, gunakan wadah tertutup, dan masak hingga matang sempurna. Jangan membiarkan isian telur berada terlalu lama pada suhu ruang.
Selain untuk konsumsi keluarga, martabak telur kulit lumpia juga berpotensi menjadi ide jualan camilan sederhana. Bahan yang relatif mudah diperoleh dan proses memasak yang tidak rumit membuatnya menarik untuk dicoba dalam skala kecil.
Kamu bisa menjual martabak dalam kemasan berisi tiga sampai lima buah, tergantung ukuran dan target pembeli. Pilihan rasa seperti original, pedas, sosis, dan keju juga dapat membuat menu lebih bervariasi.
Sebelum mulai berjualan, hitung biaya bahan, minyak, gas atau listrik, kemasan, serta biaya operasional lainnya. Dari sana, tentukan harga jual yang sesuai dengan biaya produksi dan keuntungan yang diharapkan.
Perhatikan pula kemasan yang digunakan. Pilih kemasan makanan yang bersih dan memiliki ventilasi agar uap panas tidak terlalu banyak terperangkap. Kemasan yang terlalu rapat ketika martabak masih panas dapat membuat kulit menjadi lembek.
Untuk menjaga kualitas, goreng martabak mendekati waktu penyajian dan pastikan isian telur matang sempurna. Jika ingin menjualnya dalam bentuk siap goreng, perhatikan keamanan penyimpanan bahan mentah dan hindari membiarkannya terlalu lama di suhu ruang.
Mulailah dari jumlah kecil sambil melihat respons pembeli. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui rasa yang paling diminati sebelum menambah variasi menu.
Bisa. Telur ayam dapat digunakan sebagai pengganti telur bebek. Dalam resep ini, gunakan sekitar lima butir telur ayam untuk sepuluh lembar kulit lumpia. Telur bebek menghasilkan cita rasa lebih kaya, sedangkan telur ayam cenderung memiliki rasa yang lebih ringan.
Kulit martabak bisa menjadi lembek karena minyak kurang panas, martabak ditumpuk saat masih panas, atau uap air terperangkap dalam wadah tertutup. Untuk mengatasinya, goreng dengan suhu minyak yang sesuai, tiriskan di rak atau saringan, dan sajikan segera setelah matang.
Jangan mengisi kulit lumpia secara berlebihan. Sisakan ruang pada bagian tepi, lipat hingga tertutup rapat, dan gunakan sedikit perekat jika diperlukan. Saat mulai menggoreng, letakkan bagian lipatan menghadap ke bawah agar lebih mudah mempertahankan bentuknya.
Bisa. Daun bawang memberikan aroma khas, tetapi kamu dapat menggantinya dengan sedikit bawang bombai tambahan atau bahan lain sesuai selera. Rasa akhirnya mungkin sedikit berbeda, tetapi martabak tetap bisa dibuat dengan campuran telur dan bumbu dasar.
Cabai rawit hijau cocok untuk pencinta rasa pedas yang sederhana. Saus sambal bisa menjadi pilihan bagi yang menyukai sensasi pedas dengan rasa lebih manis atau asam. Sementara itu, saus tomat dan mayones cocok untuk anak-anak atau orang yang tidak menyukai rasa terlalu pedas.
Membuat camilan lezat di rumah tidak selalu membutuhkan bahan mahal atau proses memasak yang panjang. Dengan kulit lumpia siap pakai, telur, daun bawang, dan bumbu sederhana, kamu sudah bisa menghadirkan martabak telur yang renyah dan gurih untuk dinikmati bersama keluarga.
Resep martabak telur kulit lumpia ini juga mudah disesuaikan. Kamu bisa menggunakan telur ayam atau bebek, menambahkan daging cincang, memasukkan keju, atau membuat versi pedas sesuai selera.
Kuncinya ada pada jumlah isian, lipatan kulit yang rapat, dan suhu minyak yang tepat. Ketiga hal tersebut membantu menghasilkan martabak dengan lapisan luar yang garing dan bagian dalam yang matang sempurna.
Jadi, kalau akhir pekan ini kamu ingin menikmati camilan hangat tanpa harus keluar rumah, tidak ada salahnya mencoba resep sederhana ini. Ajak anggota keluarga membantu menyiapkan bahan, goreng martabak bersama, lalu nikmati hasilnya selagi hangat.
Terkadang, makanan sederhana justru menjadi bagian paling menyenangkan dari waktu berkumpul di rumah. Apalagi jika martabak buatan sendiri tersaji renyah di meja dan bisa dinikmati bersama orang-orang tersayang.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Pernah makan nasi Padang dan merasa ada yang kurang ketika sambal ijonya tidak ikut tersaji? Perpaduan nasi putih hangat, ayam...
Ada kalanya sepiring nasi hangat, ayam goreng renyah, dan sambal pedas sudah cukup untuk membuat makan terasa lebih istimewa. Apalagi...