Kotoran Cicak di Rumah Jangan Disepelekan, Ini Cara Membersihkannya dengan Aman

Kotoran cicak berpotensi membawa bakteri seperti Salmonella. Simak cara aman membersihkannya tanpa membuat partikel kotoran beterbangan di rumah.

Kotoran cicak berpotensi membawa bakteri seperti Salmonella

Cicak merupakan salah satu hewan yang cukup mudah ditemukan di dalam rumah. Hewan ini biasanya muncul di dinding, plafon, sekitar lampu, rak dapur, ambang jendela, hingga area bawah lemari.

Kehadiran cicak sebenarnya tidak selalu menjadi masalah. Namun, kotoran yang ditinggalkan di berbagai sudut rumah bisa mengganggu kebersihan dan sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk.

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari berbagai sumber, kotoran reptil dapat membawa bakteri seperti Salmonella. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC juga menjelaskan bahwa reptil, termasuk gecko, dapat membawa Salmonella di dalam kotorannya meski terlihat sehat. Bakteri tersebut dapat berpindah ke tubuh hewan maupun permukaan di lingkungan sekitarnya.

Risiko muncul ketika seseorang menyentuh permukaan yang terkontaminasi kemudian memegang makanan atau menyentuh mulut tanpa mencuci tangan. Infeksi Salmonella dapat menyebabkan diare, demam, dan kram perut.

Karena itu, cara membersihkan kotoran cicak juga perlu diperhatikan. Membersihkannya secara sembarangan justru dapat membuat kotoran yang sudah kering menjadi partikel debu dan menyebar ke area lain.

Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk membersihkan kotoran cicak dengan lebih aman.

  1. Gunakan sarung tangan dan masker

Sebelum membersihkan kotoran cicak, gunakan sarung tangan untuk menghindari kontak langsung dengan kotoran. Masker juga dapat digunakan, terutama ketika kotoran sudah mengering dan menumpuk.

Perlindungan sederhana tersebut membantu mengurangi kontak langsung dengan kotoran dan debu yang mungkin muncul selama proses pembersihan.

  1. Angkat menggunakan tisu

Gunakan tisu untuk mengambil kotoran cicak secara perlahan. Hindari menyentuhnya langsung menggunakan tangan.

Baca Juga:  Gurih atau Manis? Ini 7 Perbedaan Mie Yamin dan Mie Ayam yang Bikin Banyak Orang Salah Pilih

Jika kotoran masih menempel kuat di permukaan, jangan langsung menggosoknya dengan keras. Bersihkan secara perlahan agar kotoran tidak menyebar ke area sekitar.

  1. Jangan menyapu kotoran yang sudah kering

Kotoran cicak yang sudah mengering sebaiknya tidak disapu menggunakan sapu biasa. Gerakan menyapu dapat membuat material kering menjadi partikel kecil yang beterbangan.

Cara yang lebih aman adalah menangani kotoran secara perlahan dan menghindari tindakan yang membuat debu atau partikel kotoran menyebar.

  1. Bersihkan permukaan setelah kotoran diangkat

Setelah kotoran berhasil diambil, bersihkan area yang terkena menggunakan produk pembersih atau disinfektan yang sesuai dengan jenis permukaan.

Menurut CDC, permukaan sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu sebelum dilakukan disinfeksi karena kotoran atau material lain dapat mengurangi efektivitas produk disinfektan. Penggunaan produk juga harus mengikuti petunjuk pada label.

Setelah itu, gunakan tisu atau kain bersih untuk menyeka permukaan. Tisu bekas sebaiknya langsung dibuang ke tempat sampah.

  1. Cuci tangan dengan sabun

Setelah seluruh proses selesai, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir meskipun sebelumnya sudah menggunakan sarung tangan.

CDC merekomendasikan mencuci tangan setelah menyentuh kotoran reptil maupun benda yang berada di lingkungan reptil. Kebiasaan tersebut penting untuk mengurangi risiko perpindahan bakteri ke makanan, mulut, atau permukaan lain.

Jika tangan sempat menyentuh kotoran cicak secara langsung, segera cuci tangan. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut sebelum tangan benar-benar bersih.

Kurangi Sumber Makanan agar Cicak Tidak Kembali

Membersihkan kotoran cicak merupakan langkah penting, tetapi masalahnya juga perlu ditangani dari sumbernya. Cicak biasanya berada di rumah karena menemukan makanan yang cukup, terutama serangga kecil.

Baca Juga:  Waspada! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Mempercepat Penuaan Kulit

Karena itu, menjaga kebersihan rumah dapat membantu mengurangi kemungkinan cicak datang kembali. Area dapur dan ruang makan menjadi bagian yang perlu mendapat perhatian lebih.

Sisa makanan sebaiknya segera dibersihkan dan makanan disimpan dalam wadah tertutup. Sampah juga perlu dibuang secara rutin agar tidak menarik serangga yang kemudian menjadi sumber makanan cicak.

ANTARA sebelumnya mencatat bahwa menjaga kebersihan rumah, mengurangi serangga, memasang kasa pada ventilasi dan jendela, serta menutup celah atau retakan dapat membantu mengurangi keberadaan cicak di rumah.

Pencahayaan juga dapat diperhatikan, terutama pada malam hari. Serangga cenderung berkumpul di sekitar sumber cahaya, sehingga keberadaan serangga dapat membuat area tersebut lebih menarik bagi cicak.

Selain menjaga kebersihan, celah pada dinding, plafon, jendela, atau bagian rumah lainnya dapat diperiksa dan ditutup jika memungkinkan. Langkah tersebut membantu mengurangi akses cicak masuk ke dalam rumah.

Dengan demikian, membersihkan kotoran cicak tidak cukup hanya dengan menghilangkan noda yang terlihat. Kebersihan permukaan, kebiasaan mencuci tangan, serta pengurangan sumber makanan cicak juga menjadi bagian penting untuk menjaga rumah tetap bersih.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Tips

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Tips Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia tips — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED