Resep Botok Kelapa Teri Gurih dengan Aroma Daun Pisang yang Menggoda
Botok kelapa teri merupakan salah satu lauk tradisional yang masih banyak digemari karena memiliki cita rasa gurih dan aroma khas...
Read more
Belakangan ini kimpul menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan di TikTok dan berbagai media sosial. Banyak orang mengira kimpul merupakan istilah gaul, padahal sebenarnya kimpul adalah salah satu jenis umbi-umbian yang telah lama dikenal sebagai bahan pangan lokal.
Popularitas kimpul meningkat setelah digunakan oleh seorang kreator konten asal Bantul sebagai pengganti berbagai bahan makanan dalam aneka resep. Kreasi tersebut membuat banyak warganet penasaran mengenai asal usul dan manfaat kimpul.
Menurut studi yang dipublikasikan dalam Jurnal Culinaria oleh Fiddina Muthiahwari dan Maria B.F. Manalu, kimpul atau Xanthosoma sagittifolium dikenal juga sebagai talas Belitung. Umbi ini mengandung berbagai zat gizi penting seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin C, zat besi, serta beta karoten.
Berdasarkan penelitian tersebut, pati pada kimpul mudah dicerna sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengganti tepung terigu. Kandungan lemaknya yang rendah juga membuat kimpul lebih tahan disimpan karena tidak mudah tengik. Selain itu, kimpul termasuk bahan pangan yang bebas gluten sehingga dapat menjadi alternatif bagi sebagian orang dengan kebutuhan diet tertentu.
Menurut dr Igus Ulfa Yaze, dokter spesialis gizi klinik, kandungan karbohidrat pada kimpul lebih rendah dibandingkan nasi putih dalam berat yang sama karena kadar airnya lebih tinggi.
“Seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih,” ujar dr Igus Ulfa Yaze.
Jika dibandingkan dengan singkong, kandungan karbohidrat kimpul juga sedikit lebih rendah. Sementara itu, kandungan gizinya relatif sebanding dengan kentang sehingga dapat menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat dalam menu sehari-hari.
Selain sebagai sumber energi, kandungan serat pada kimpul membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Berdasarkan berbagai informasi mengenai gizi umbi-umbian, konsumsi pangan tinggi serat juga mendukung kesehatan pencernaan apabila diimbangi pola makan yang seimbang.
Seiring meningkatnya popularitas di media sosial, kimpul kini tidak hanya dikenal sebagai bahan pangan tradisional, tetapi juga mulai dimanfaatkan dalam berbagai kreasi makanan modern. Hal ini menunjukkan bahwa bahan pangan lokal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi menu yang menarik sekaligus bernilai gizi.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Di tengah rimbunnya hutan utara Praha, Republik Ceko, berdiri sebuah benteng abad pertengahan yang menyimpan salah satu legenda paling ganjil...
Masyarakat Tana Toraja yang bermukim di kawasan pegunungan Sulawesi Selatan, Indonesia, memiliki pandangan yang sangat fundamental dan unik mengenai batas...