Pengguna Gemini Indonesia Paling Kreatif di Asia Tenggara, AI Dipakai untuk Bikin Konten

Laporan Google mengungkap pengguna Gemini di Indonesia paling kreatif di Asia Tenggara. Simak tren penggunaan AI untuk membuat gambar dan konten digital.

Laporan Google mengungkap pengguna Gemini di Indonesia paling kreatif di Asia Tenggara

Laporan terbaru Google menunjukkan bahwa pengguna Google Gemini di Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. Mayoritas masyarakat memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk kebutuhan kreatif, terutama membuat gambar dan berbagai jenis konten digital.

Berdasarkan Gemini Report: Southeast Asia 2026, Indonesia bahkan tercatat sebagai negara dengan tingkat penggunaan kreatif Gemini tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Temuan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran AI dalam mendukung aktivitas kreator konten, pelajar, pekerja, hingga pelaku usaha.

Pengguna Indonesia Dominan Membuat Konten dan Gambar AI

Berdasarkan data dari Google, sekitar 32 persen interaksi pengguna Gemini di Indonesia berkaitan dengan aktivitas kreatif. Angka tersebut berada di atas rata-rata Asia Tenggara yang mencapai 25 persen.

Aktivitas yang paling banyak dilakukan adalah image generation atau pembuatan gambar menggunakan AI. Google mencatat pengguna Gemini di Indonesia menghasilkan hampir 9 juta gambar berbasis AI setiap hari, menjadi yang tertinggi dibandingkan Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam.

Menurut Google, tingginya penggunaan fitur kreatif tersebut dipengaruhi oleh kemampuan Gemini memahami konteks lokal serta bahasa Indonesia. Pengguna dapat memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari sehingga proses menghasilkan gambar maupun konten menjadi lebih mudah.

Selain dimanfaatkan untuk membuat konten visual, Gemini juga sering digunakan untuk mencari ide, membantu menulis, membuat ringkasan, hingga menyelesaikan pekerjaan sehari-hari dengan lebih cepat.

Baca Juga:  Serangan Siber Berbasis AI Kini Jadi Ancaman Nyata, Pakar Ungkap Risikonya

Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa karakter pengguna Indonesia cenderung menginginkan jawaban yang singkat dan praktis. Percakapan dengan Gemini umumnya berlangsung lebih pendek dibandingkan negara lain di Asia Tenggara.

Google menemukan banyak pengguna menggunakan gaya bahasa santai ketika berinteraksi dengan AI, misalnya menggunakan sapaan seperti “bro” atau “sis” saat meminta rekomendasi maupun solusi atas berbagai kebutuhan.

Temuan lain yang cukup menarik adalah dominasi penggunaan bahasa Indonesia dalam memberikan prompt kepada Gemini. Sebanyak 84 persen perintah yang dikirim pengguna menggunakan bahasa Indonesia, menandakan masyarakat kini semakin nyaman memanfaatkan AI tanpa harus menggunakan bahasa Inggris.

Secara perangkat, penggunaan Gemini di Indonesia juga masih didominasi smartphone. Sekitar 82 persen prompt dikirim melalui perangkat seluler, sementara hampir separuh interaksi sudah memanfaatkan kemampuan multimodal, yaitu menggabungkan teks, suara, maupun gambar sebagai input.

Menurut Google, tren tersebut sejalan dengan perkembangan AI yang kini semakin mampu memahami bahasa lokal serta meningkatnya penggunaan perangkat mobile di kawasan Asia Tenggara.

Secara regional, Google melaporkan jumlah pengguna aplikasi Gemini di Asia Tenggara meningkat lebih dari dua kali lipat dalam periode 12 bulan hingga Maret 2026. Pertumbuhan tersebut didorong oleh populasi usia muda yang besar, semakin baiknya kemampuan AI memahami bahasa lokal, serta tingginya penetrasi smartphone di kawasan.

Laporan yang sama juga menunjukkan penggunaan bahasa lokal menjadi tren utama dalam pemanfaatan AI. Hampir 70 persen prompt di Asia Tenggara menggunakan bahasa setempat. Vietnam berada di posisi pertama dengan 89 persen, disusul Thailand 87 persen, sementara Indonesia menempati posisi berikutnya dengan 84 persen.

Baca Juga:  Tim Cook Isyaratkan Kenaikan Harga iPhone, Biaya Komponen AI Jadi Pemicu Utama?

Temuan ini memperlihatkan bahwa AI tidak lagi hanya menjadi alat produktivitas, tetapi juga berkembang sebagai sarana kreativitas yang semakin dekat dengan kebiasaan digital masyarakat Indonesia.

Referensi:
Bloomberg Technoz

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED