Hati-hati Diet Ekstrem, Berat Badan Bisa Naik Lebih Tinggi Setelah Turun
Keinginan menurunkan berat badan dalam waktu singkat membuat banyak orang memilih pola makan yang sangat ketat. Salah satu cara yang...
Read more
Slow jogging mulai menjadi salah satu tren olahraga yang banyak diperbincangkan, terutama di Korea Selatan. Berbeda dengan lari konvensional yang identik dengan kecepatan tinggi dan napas yang terengah-engah, slow jogging mengutamakan kenyamanan sehingga dapat dilakukan hampir semua kalangan, termasuk pemula.
Teknik ini memungkinkan seseorang berlari dengan kecepatan santai sambil tetap bisa berbicara atau bercanda bersama teman. Pendekatan tersebut membuat aktivitas fisik terasa lebih menyenangkan sekaligus lebih mudah dilakukan secara rutin.
Menurut Profesor Hiroaki Tanaka dari Fukuoka University, pengembang metode slow jogging, teknik ini dirancang agar aktivitas berlari menjadi nyaman, menyenangkan, dan dapat dilakukan dalam jangka panjang. Kecepatan yang digunakan umumnya hanya sekitar 3 hingga 5 kilometer per jam, hampir setara dengan berjalan cepat.
Meski dilakukan dengan tempo lambat, slow jogging tetap memberikan berbagai manfaat kesehatan. Menurut Tamanna Singh, ahli kardiovaskular dari Cleveland Clinic, banyak penelitian menunjukkan bahwa latihan aerobik berintensitas ringan tetap mampu menghasilkan perubahan positif bagi tubuh.
“Ada banyak bukti yang menunjukkan perubahan aerobik luar biasa yang bisa kita dapatkan dengan berlari pelan,” kata Tamanna Singh, ahli kardiovaskular Cleveland Clinic.
Salah satu manfaat utama slow jogging adalah membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Aktivitas ini mendorong tubuh bekerja secara konsisten tanpa memberikan tekanan berlebihan pada otot maupun sistem pernapasan.
Selain itu, lari santai juga membantu persendian, ligamen, tendon, dan tulang beradaptasi secara bertahap terhadap beban saat berlari. Risiko cedera pun cenderung lebih rendah dibandingkan latihan dengan intensitas tinggi.
Slow jogging juga berkontribusi dalam membangun kekuatan otot, memperbaiki postur tubuh, serta meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru. Jika dilakukan secara rutin, aktivitas ini dapat membantu meningkatkan stamina sehingga tubuh tidak mudah merasa lelah saat menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menurut Tamanna Singh, manfaat tersebut berkaitan dengan peningkatan fungsi mitokondria, yaitu bagian sel yang bertugas menghasilkan sekitar 90 persen energi tubuh. Dengan berlari perlahan, kepadatan mitokondria dapat meningkat sehingga tubuh menjadi lebih efisien dalam mengubah oksigen dan nutrisi menjadi energi.
Selain itu, slow jogging juga membantu pembentukan jaringan kapiler atau pembuluh darah kecil yang berfungsi mengantarkan oksigen ke jaringan otot. Semakin baik suplai oksigen, semakin optimal pula kemampuan tubuh saat beraktivitas.
Berdasarkan data dari HealthHub Singapore, manfaat slow jogging juga sejalan dengan hasil penelitian mengenai jalan cepat. Studi longitudinal menunjukkan bahwa dengan jumlah kalori yang terbakar yang relatif sama, berjalan cepat mampu membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, hingga penyakit jantung.
Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Preventive Medicine juga menunjukkan bahwa berjalan cepat selama sedikitnya 15 menit setiap hari berkaitan dengan penurunan risiko kematian dini hampir 20 persen. Sementara itu, berjalan lambat hanya menunjukkan penurunan risiko sekitar 4 persen.
Karena kecepatan slow jogging hampir sama dengan berjalan cepat, manfaat kesehatan yang diperoleh juga diperkirakan memiliki banyak kesamaan, terutama dalam menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, dan memperpanjang harapan hidup apabila dilakukan secara rutin.
Bagi masyarakat yang baru ingin mulai berolahraga, slow jogging dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman dibandingkan langsung melakukan lari dengan intensitas tinggi. Selain mudah dilakukan, olahraga ini juga tidak membutuhkan perlengkapan khusus selain sepatu lari yang sesuai dan komitmen untuk berlatih secara konsisten.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Sejumlah pengguna Windows 11 melaporkan masalah yang membuat ruang penyimpanan komputer tiba-tiba membengkak hingga ratusan gigabyte. Gangguan tersebut diduga berasal...
Indonesia bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan teknologi antariksa melalui peluncuran NEO-1, satelit observasi Bumi yang dikembangkan oleh Badan Riset...