Peri Ceroboh dan Si Momo Bersayap

Di sebuah hutan ajaib yang dipenuhi daun-daun keemasan, hiduplah seorang peri muda bernama Luna. Ia memiliki sayap kristal yang indah, gaun ungu berkilauan, dan seekor sahabat kecil bernama Momo, makhluk lucu berbulu biru yang selalu menemaninya ke mana pun.

Sayangnya, ada satu masalah.

Luna adalah peri paling ceroboh di seluruh hutan.

Hari Pertama Misi

Suatu pagi, Ratu Peri memberikan tugas penting kepada Luna.

“Antarkan serbuk cahaya ini ke Pohon Harapan sebelum matahari terbenam.”

Luna mengangguk penuh percaya diri.

“Aku pasti bisa!”

Momo ikut melompat ke bahunya.

Mereka mulai menghitung langkah agar tidak tersesat.

Satu…

Dua…

Tiga…

Namun baru sampai hitungan ketiga, Luna terlalu sibuk menghitung sambil melihat kupu-kupu.

BRAK!

Kakinya tersangkut akar pohon.

“Aduh!”

Masalah Bertambah

Luna mencoba bangkit dan melanjutkan perjalanan.

Tetapi kali ini jilbab panjangnya tersangkut ranting.

“Aduh! Lagi?!”

Ia berusaha menariknya perlahan.

Tarik…

Tarik…

Tarik…

Momo yang melihat dari belakang hanya bisa melongo.

“Menurutku ini bukan hari yang baik,” gumamnya.

Setelah berhasil lepas, Luna melanjutkan perjalanan dengan hati-hati.

Atau setidaknya ia mencoba.

Kejar-kejaran Daun

Tiba-tiba sebuah kantong serbuk cahaya tertiup angin.

“Eh?!”

Serbuk itu melayang menjauh.

Luna dan Momo langsung mengejarnya.

Momo melompat lebih dulu.

“Aku tangkap!”

Luna ikut terbang di belakangnya.

Baca Juga:  The Feather & The Tide Kronik Bajak Laut Ayam Jantan dan Paus Penjaga Laut

Namun mereka lupa memperhatikan arah.

BYUR!

Bukan ke sungai.

Bukan ke jurang.

Melainkan ke tumpukan daun kering raksasa.

Keduanya menghilang di dalamnya.

Penemuan yang Tidak Terduga

Saat Luna mencoba bangun, Momo tiba-tiba menjulurkan lidahnya.

“PLUK!”

Terdengar suara aneh dari atas kepala Luna.

Momo berkedip.

“Eh?”

Ia menarik sesuatu yang tersangkut di jilbab Luna.

Ternyata…

kantong serbuk cahaya yang sejak tadi mereka cari!

Serbuk itu rupanya nyangkut di atas kepala Luna selama perjalanan.

Mereka terdiam beberapa detik.

Lalu saling menatap.

Kemudian…

HAHAHAHAHAHA!

Mereka tertawa begitu keras sampai daun-daun di sekitar ikut berguguran.

Akhir yang Bahagia

Menjelang senja, Luna akhirnya berhasil mengantarkan serbuk cahaya ke Pohon Harapan.

Ratu Peri bertanya,

“Bagaimana misinya?”

Luna tersenyum malu.

“Berhasil… walaupun sedikit berantakan.”

Momo langsung menyela.

“Sedikit? Kita jatuh tiga kali, nyangkut dua kali, dan nyemplung ke gunung daun satu kali!”

Mereka kembali tertawa.

Luna menatap langit yang mulai berwarna jingga.

“Besok kita coba lagi?”

Momo mengangkat kedua tangannya.

“Kalau jatuh lagi, aku ikut!”

Dan sejak hari itu, Luna menyadari satu hal:

Kadang perjalanan yang paling berantakan justru menjadi kenangan yang paling menyenangkan.

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED