Kuliner Indonesia Selain Rendang yang Wajib Dicoba Wisatawan Asing

Jelajahi ragam makanan khas Indonesia yang menawarkan cita rasa autentik dan pengalaman kuliner unik bagi wisatawan asing.

Jelajahi ragam makanan khas Indonesia yang menawarkan cita rasa autentik dan pengalaman kuliner unik bagi wisatawan asing

Kuliner Indonesia selama ini identik dengan rendang dan nasi goreng yang sudah dikenal luas di dunia internasional. Namun, kekayaan rasa Nusantara sebenarnya jauh lebih beragam. Banyak makanan tradisional Indonesia lain yang mulai menarik perhatian wisatawan asing karena menawarkan cita rasa autentik dan pengalaman kuliner khas daerah.

Menurut ulasan Chowhound yang dirilis pada 13 Mei 2026, ada sejumlah makanan Indonesia yang dinilai wajib dicoba wisatawan saat berkunjung ke Tanah Air. Hidangan tersebut tidak hanya lezat, tetapi juga mencerminkan budaya makan masyarakat lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Mulai dari makanan berkuah kaya rempah hingga jajanan kaki lima yang mudah ditemukan di pinggir jalan, kuliner Indonesia menjadi daya tarik tersendiri bagi turis mancanegara yang ingin menikmati pengalaman berbeda selama liburan.

Deretan Kuliner Indonesia yang Layak Dicoba Turis Mancanegara

Salah satu makanan khas Indonesia yang banyak direkomendasikan adalah gudeg dari Yogyakarta. Hidangan berbahan dasar nangka muda ini dimasak berjam-jam bersama santan, gula aren, dan rempah hingga menghasilkan rasa manis gurih yang khas. Teksturnya yang lembut membuat gudeg sering dianggap mirip daging suwir oleh wisatawan asing.

Gudeg khas Yogyakarta dengan cita rasa manis gurih yang dimasak bersama santan dan rempah tradisional. (Foto: Freepik)

Gudeg biasanya disajikan bersama nasi putih, telur rebus, opor ayam, tahu, tempe, dan sambal goreng krecek. Di Yogyakarta, makanan ini mudah ditemukan mulai dari warung kaki lima hingga restoran legendaris.

Selain gudeg, bakso juga menjadi salah satu kuliner favorit yang menarik perhatian wisatawan. Hidangan berupa bola daging sapi atau ayam ini disajikan dalam kuah kaldu hangat bersama mie, bihun, dan sayuran. Menurut Chowhound, bakso dianggap sebagai ikon street food Indonesia karena mudah ditemukan di berbagai daerah.

Semangkuk bakso kuah hangat lengkap dengan mie, bihun, dan taburan bawang goreng khas Indonesia.

Keunikan bakso juga terlihat dari cara penjual kaki lima berkeliling sambil memukul mangkuk sebagai penanda dagangan mereka. Wisatawan asing biasanya tertarik mencoba sensasi menikmati bakso dengan tambahan sambal, kecap manis, dan bawang goreng.

Kuliner berikutnya adalah pecel lele, makanan khas Lamongan yang populer di berbagai kota di Indonesia. Hidangan ini terdiri dari ikan lele goreng berbumbu yang disajikan bersama sambal dan lalapan segar seperti timun, kol, dan kacang panjang.

Pecel lele goreng renyah disajikan bersama sambal pedas dan lalapan segar di warung kaki lima.

Pecel lele identik dengan warung tenda sederhana yang ramai pada malam hari. Banyak wisatawan asing tertarik mencoba makanan ini karena proses memasaknya dilakukan langsung setelah dipesan. Pengalaman makan menggunakan tangan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi turis yang ingin merasakan budaya makan lokal secara autentik.

Tak kalah populer, soto juga masuk dalam daftar makanan Indonesia yang direkomendasikan untuk wisatawan asing. Soto dikenal sebagai makanan berkuah yang memiliki banyak variasi di tiap daerah.

Soto Lamongan berkuah kuning dengan suwiran ayam, telur rebus, dan taburan koya gurih.

Salah satu yang paling terkenal adalah soto ayam Lamongan dengan kuah kuning berbumbu kunyit dan ketumbar. Ada pula Soto Betawi dengan kuah santan gurih dan Soto Medan yang kaya rempah. Keberagaman rasa ini membuat soto menjadi cara menarik untuk mengenal budaya kuliner Indonesia dari berbagai daerah.

Selain makanan utama, wisatawan asing juga banyak direkomendasikan mencoba martabak, salah satu jajanan kaki lima favorit masyarakat Indonesia. Terdapat dua jenis martabak yang populer, yaitu martabak telur dan martabak manis.

Martabak telur dengan isian daging cincang dan daun bawang yang digoreng hingga renyah keemasan.

Martabak telur dibuat dari adonan tipis yang diisi campuran telur, daging cincang, dan daun bawang lalu digoreng hingga renyah. Sementara martabak manis hadir dengan tekstur tebal seperti pancake dan diisi berbagai topping seperti cokelat, keju, kacang, hingga susu kental manis.

Martabak banyak dijual pada malam hari di hampir seluruh kota besar Indonesia dan sering menjadi rekomendasi street food bagi turis mancanegara.

Berdasarkan ulasan Chowhound, daya tarik kuliner Indonesia bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman budaya yang menyertainya. Wisatawan asing tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga suasana warung kaki lima, cara penyajian tradisional, hingga kebiasaan makan masyarakat lokal yang unik di setiap daerah.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED