Fitur Baru ChatGPT Workspace Agents Bikin Tugas Kerja Bisa Otomatis
OpenAI kembali menghadirkan inovasi terbaru dengan meluncurkan fitur Workspace Agents di layanan ChatGPT. Fitur ini membawa perubahan besar karena membuat...
Read more
Kabar baik datang bagi pengguna komputer, mulai dari gamer hingga perakit PC. Harga RAM di pasaran akhirnya menunjukkan tren penurunan, setelah sebelumnya mengalami lonjakan yang sangat tinggi dalam satu tahun terakhir.
Berdasarkan data dari DigiTimes, harga memori jenis DDR4 dan DDR5 kini mulai turun, meski masih berada di level yang cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal positif bagi pasar komponen PC yang sempat mengalami tekanan akibat meningkatnya permintaan industri teknologi.
Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, terdapat dua faktor utama yang memicu turunnya harga RAM di pasaran.
1. Distributor mulai melepas stok besar-besaran
Salah satu penyebab utama adalah langkah distributor, terutama di China, yang mulai melakukan “cuci gudang”. Sebelumnya, banyak distributor menimbun stok RAM saat harga sedang berada di puncak.
Namun, kondisi pasar berubah. Permintaan dari konsumen PC rumahan melemah, sementara harga komponen dianggap terlalu mahal. Akibatnya, stok yang menumpuk kini dilepas ke pasar, sehingga mendorong harga turun.
2. Teknologi baru dari Google mengubah proyeksi pasar
Faktor kedua datang dari inovasi teknologi. Google memperkenalkan teknik kompresi memori bernama TurboQuant yang diklaim mampu mengurangi penggunaan memori cache hingga enam kali lipat saat menjalankan model bahasa besar atau LLM.
Menurut laporan tersebut, inovasi ini membuat para pelaku pasar khawatir permintaan RAM dari pusat data skala besar akan menurun. Kekhawatiran ini memicu aksi jual stok secara cepat, yang akhirnya menekan harga di pasar.
Saat ini, harga RAM DDR4 16GB tercatat sekitar 74,10 dollar AS atau sekitar Rp 1,27 juta, turun sekitar 5 persen dalam satu bulan terakhir. Sementara itu, RAM DDR5 16GB berada di kisaran 37,20 dollar AS atau sekitar Rp 640 ribu.
Penurunan harga yang lebih signifikan bahkan terjadi di pasar ritel China dan platform global seperti Amazon. Di beberapa kasus, harga kit DDR5 32GB turun hingga 30 persen, sementara DDR4 mengalami penurunan hingga 25 persen.
Meski begitu, harga RAM masih jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Sebagai gambaran, harga DDR4 16GB sempat berada di angka sekitar 3,20 dollar AS atau sekitar Rp 55 ribu sebelum lonjakan besar terjadi.
Walaupun harga di pasar spot mulai turun, belum tentu harga laptop atau PC rakitan akan langsung ikut turun dalam waktu dekat. Hal ini karena produsen besar biasanya membeli komponen melalui kontrak jangka panjang, bukan harga pasar harian.
Berdasarkan riset dari TrendForce, harga memori dalam kontrak justru diperkirakan masih akan meningkat. DRAM diproyeksikan naik hingga 63 persen, sementara NAND Flash berpotensi melonjak hingga 75 persen pada kuartal kedua 2026.
Artinya, penurunan harga saat ini lebih terasa di pasar ritel dibandingkan industri manufaktur besar.
Dengan kondisi harga yang mulai melandai, momen ini bisa menjadi kesempatan menarik bagi pengguna yang ingin upgrade RAM atau merakit PC baru. Terutama untuk jenis DDR5 yang mulai menunjukkan penurunan signifikan.
Namun, mengingat potensi kenaikan harga di pasar kontrak, tidak menutup kemungkinan harga akan kembali naik dalam beberapa bulan ke depan.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Warga Perumahan Puri Cipta Permata, Cepokokuning, Batang, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam rumahnya pada...
Sebuah rekaman amatir warga memperlihatkan dua terduga pelaku jambret diamankan di kawasan Pademangan 1, Jakarta Utara, pada Sabtu (25/04/2026). Penangkapan...