Prabowo Dijadwalkan Resmikan Museum Marsinah Saat May Day 2026

Prabowo disebut akan resmikan Museum Marsinah saat May Day 2026 usai perayaan di Monas. Simak agenda dan kebijakan buruh terbaru. (Foto: Dok. Biro Pers)

Prabowo disebut akan resmikan Museum Marsinah saat May Day 2026 usai perayaan di Monas

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dikabarkan akan meresmikan Museum Marsinah pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang akan dihadiri Presiden dalam momentum penting bagi kalangan pekerja di Indonesia.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia atau KSPSI, Andi Gani Nena Wea, Prabowo terlebih dahulu akan menghadiri perayaan May Day di kawasan Monas, Jakarta, pada 1 Mei 2026. Setelah itu, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan museum yang didedikasikan bagi aktivis buruh Marsinah.

“Dua minggu lalu saya dipanggil oleh Presiden Republik Indonesia untuk membahas May Day dan dipastikan bapak Presiden Prabowo Subianto akan berada di Monas untuk merayakan May Day,” kata Andi Gani.

Ia menambahkan, rombongan pejabat negara dan pimpinan serikat buruh juga akan ikut hadir dalam peresmian tersebut. “Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan 115 pimpinan konfederasi serikat buruh hadir di Nganjuk untuk peresmian Museum ibu Marsinah,” ujarnya.

Marsinah dan Agenda Kesejahteraan Buruh

Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh yang vokal memperjuangkan hak pekerja di Sidoarjo, Jawa Timur, pada masa Orde Baru. Ia menjadi simbol perjuangan buruh setelah meninggal dunia dalam kasus kekerasan yang hingga kini belum sepenuhnya terungkap.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional bersama sejumlah tokoh lainnya. Penetapan ini memperkuat posisinya sebagai ikon perjuangan hak buruh di Indonesia.

Selain agenda peresmian museum, menurut Andi Gani, Presiden Prabowo juga akan mengumumkan kebijakan strategis terkait peningkatan kesejahteraan buruh. Pengumuman tersebut rencananya disampaikan setelah Presiden kembali dari kunjungan luar negeri.

“Selepas Presiden kembali dari Rusia, beliau yang akan menyampaikan langsung mengenai peningkatan kesejahteraan buruh,” kata Andi Gani.

Dalam kesempatan yang sama, KSPSI juga mengapresiasi langkah aparat dalam menangani sejumlah kasus ketenagakerjaan. Beberapa di antaranya meliputi sengketa di Yogyakarta serta kasus pemutusan hubungan kerja di Bekasi yang dinilai berhasil diselesaikan.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen buruh dan pengusaha untuk menjaga stabilitas industri nasional. Menurutnya, kondisi global yang dipengaruhi konflik geopolitik menuntut sinergi antara pekerja dan pelaku usaha.

“Indonesia memiliki sumber daya alam yang luar biasa dan sumber daya manusia yang besar, kita siap bersaing dengan negara lain,” kata Kapolri.

Ia menekankan pentingnya dialog konstruktif dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan serta menjaga iklim investasi tetap kondusif. Momentum May Day, lanjutnya, diharapkan menjadi ajang untuk menunjukkan kekompakan antara buruh dan pengusaha.

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa buruh dan pengusaha Indonesia kompak. Dengan situasi yang aman dan tertib, kita memberikan ruang bagi investasi untuk masuk ke Indonesia demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉

Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED