Ratusan Siswa di Sumbawa Diduga Keracunan Setelah Santap Menu MBG

Sejumlah siswa dirawat di Puskesmas Empang, Kabupaten Sumbawa, NTB, usai keluhkan mual dan muntah setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). (Sumber: Getty Images/ADITYA AJI)

Sejumlah siswa dirawat di Puskesmas Empang, Kabupaten Sumbawa, NTB, usai keluhkan mual dan muntah setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG

Pada Rabu pagi (17 September 2025), ratusan siswa dari beberapa sekolah di Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, dan mencret setelah menyantap Menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Peristiwa ini memicu kepanikan dan upaya cepat dari pihak sekolah dan fasilitas kesehatan setempat untuk menangani kondisi siswa.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Sekretaris Desa Gapit, Buhyar MZ, kejadian berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA. Peristiwa bermula di MTsN 2 Sumbawa, ketika sejumlah siswa mulai mengeluh pusing dan mual setelah menyantap makanan MBG yang dibagikan di sekolah mereka. Guru-guru segera melaporkan ke kepala sekolah, yang kemudian menghubungi pihak Puskesmas Empang untuk meminta bantuan medis dan ambulans.

Tidak hanya di MTsN 2, siswa dari MIN 3 Sumbawa, MAN 3 Sumbawa, dan SMPN 3 Empang juga dilaporkan mengalami gangguan serupa setelah mengonsumsi MBG. Gejala muncul mulai dari mual, muntah, hingga sakit perut dan mencret.

Jumlah Korban dan Lokasi Perawatan

Berikut rincian jumlah siswa yang terdampak menurut sekolah masing-masing:

  • MTsN 2 Sumbawa: ± 94 siswa

  • MIN 3 Sumbawa: ± 20 siswa

  • MAN 3 Sumbawa: ± 11 siswa

  • SMPN 3 Empang: ± 2 siswa

Beberapa siswa tetap menjalani perawatan di Puskesmas Empang, sementara beberapa lainnya dirujuk ke Puskesmas Tarano. Sebagian telah diperbolehkan pulang dan melakukan rawat jalan.

Karena banyak siswa yang harus ditangani, fasilitas Puskesmas Empang bahkan menggunakan ruang taman teras dan musala sebagai area tambahan untuk memberikan pertolongan medis.

Dugaan Penyebab dan Respons Awal

Pihak desa dan sekolah menduga bahwa tombol awal adalah keracunan akibat MBG yang dikonsumsi siswa. Gejala yang muncul sangat konsisten di antara siswa yang ikut menyantap MBG: mual, muntah, sakit perut, dan mencret.

Sekdes Gapit, Buhyar MZ, menyebutkan bahwa setelah menerima laporan dari guru-guru, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat. Penanganan darurat pun dilakukan, baik di sekolah maupun di Puskesmas.

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED