Kamis malam, suasana unjuk rasa di Jakarta berujung tragis ketika sebuah kendaraan taktis (rantis) Brimob menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol). Peristiwa ini langsung mendapat respons tinggi dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Saya sangat menyesali insiden ini, dan mohon maaf sebesar-besarnya,” begitu penyataan resminya.
Tindakan Segera dari Kapolri
Tak hanya permintaan maaf, Kapolri langsung bertindak:
-
Memerintahkan Kapolda Metro Jaya mencari keberadaan korban dan memastikan penanganan medis diambil oleh tim Pusdokkes dan Karumkit Polri
-
Menginstruksikan Divisi Propam Polri untuk menyelidiki insiden ini secara transparan
-
Menjenguk keluarga korban—Kapolri terlihat memberikan pelukan hangat sebagai bentuk empati dan belasungkawa
Ungkapan Duka dan Empati Polda Metro
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, turut menyampaikan permohonan maaf dan rasa duka yang mendalam. Ia bertemu langsung dengan keluarga korban, termasuk ayah almarhum, serta menyatakan kesediaan untuk menanggung biaya yang diperlukan.
Dorongan dari Istana Negara
Istana juga menaruh perhatian serius. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta agar pengamanan demonstrasi dilakukan lebih hati-hati dan humanis. Metode tindak-lanjut terhadap insiden ini akan menjadi prioritas koordinasi antara Polri dan pemerintah pusat.