Alwi Farhan Juara Australian Open 2026, Bungkam Dong Tian Yao dan Harumkan Nama Indonesia
Selamat datangnya juara baru bulu tangkis Indonesia. Alwi Farhan berhasil menjuarai nomor tunggal putra Australian Open 2026 (BWF Super 500)...
Read more
Sebastian Korda kembali unjuk kebolehan di lapangan hard court Winston-Salem Open 2025. Setelah absen cukup lama karena cedera, Korda—unggulan ke-11—langsung tampil menggigit dan sukses tembus ke perempatfinal. Perjalanannya bukan sekadar comeback biasa, tapi penuh drama dan semangat yang mengesankan.
Cerita dimulai di babak 16 besar, ketika Korda menghadapi Kamil Majchrzak dari Polandia. Lawan berat? Bisa saja. Korda malah harus rela kehilangan set pertama setelah kalah 6-7(3). Tapi itu justru jadi pemicu. Dengan mental baja, ia lalu membalas di set kedua dan ketiga dengan skor 6-3, dan 6-4. Penampilan semacam ini membuktikan kalau meski awalnya goyah, tapi Korda tetap dominan, kebobolan break point juga nihil — semua break point yang dihadapi sukses diselamatkan.
Sebastian Korda sendiri menggambarkan petualangannya di lapangan sebagai “rollercoaster.” Ia bilang, “Saya hanya menunggu giliran saya,” sambil menambahkan bahwa mental lawan sempat menurun, dan di saat itulah ia mulai menemukan ritme terbaiknya.
Ternyata ini bukan sekadar turnamen kembali setelah cedera, melainkan momen penting baginya. Pasalnya, ini adalah turnamen pertamanya sejak Roland Garros, di mana ia sempat absen karena mengalami stress fracture di tulang kering sebelah kanan.
Sebelum tanding melawan Majchrzak, Korda terlebih dulu menang di putaran sebelumnya—mengalahkan Vit Kopriva dari Ceko dengan skor 6-3, 6-4. Ini sekaligus menjadi kemenangan pertamanya sejak French Open.
Dengan keberhasilannya ini, Korda tidak hanya bikin comeback yang layak diacungi jempol, tapi juga menjaga peluangnya ke semifinal, terutama mengingat banyak unggulan—seperti Stefanos Tsitsipas dan Tallon Griekspoor—yang sudah lebih dulu tersingkir di awal.
Langkah selanjutnya? Korda akan berhadapan dengan Miomir Kecmanovic, unggulan ke-13, yang tampil impresif di laga sebelumnya, mengalahkan unggulan ketiga, Luciano Darderi. Sebelumnya, kedua pemain sudah saling beradu kekuatan dan skor head-to-head mereka imbang 1–1.
Kabar tentang comeback-nya Korda ini juga jadi buah bibir di Tennis Channel—mencatatnya sebagai “comeback week” yang layak diperhatikan. Kecapetan dan mental juang Korda jadi bukti kalau dia memang bukan petenis yang mudah dipatahkan.
Admin di ATP Tour bahkan menyebutnya sebagai “tested but unbroken” — lolos ke perempatfinal meski sempat cedera dan tertinggal di set pertama.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Raket Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia raket — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Rasa empati masyarakat terhadap keluarga korban pengeroyokan di Kabupaten Tabanan, Bali, terus mengalir. Setelah seorang pria berinisial KD meninggal dunia...
"A kingdom is not truly lost when its last survivor still remembers its name." People often believe that the strongest...