Pasar Ban di Kampung Melayu Sepi Pembeli, Pedagang Ban Bekas Meradang

Suasana sepi di depan toko ban di Kampung Melayu—jalan tampak lengang dan tidak banyak lalu lalang pembeli. (Sumber: CNBC Indonesia / Chandra Dwi)
Suasana sepi di depan toko ban di Kampung Melayu—jalan tampak lengang dan tidak banyak lalu lalang pembeli. (Sumber: CNBC Indonesia / Chandra Dwi)

Suasana sepi di depan toko ban di Kampung Melayu—jalan tampak lengang dan tidak banyak lalu lalang pembeli

Kondisi terkini di Kampung Melayu, Jakarta Timur, membuat para pedagang ban seperti ngeri sendiri. Jalanan yang biasanya ramai dibanjiri pelanggan kini berubah jadi lengang. Hampir tidak ada orang mampir untuk berbelanja, membuat suasana dagang makin sunyi dan sepi.

Misalnya si Asep, yang sehari-hari jualan spare part motor dan ban baru di sepanjang rel KA. “Omzet kami drop drastis, hampir setengah dari biasanya,” katanya pada CNBC Indonesia. Di toko sebelahnya, yang biasanya ramai tawar-menawar, sekarang hanya dilintasi belasan orang saja dalam sehari. Bayangkan—dulu bisa puluhan customer, sekarang malah tinggal segitu-gitu saja per hari.

Ahmad, pedagang papan atas, juga merasakan hal yang sama. Dia bilang, “memang sejak enam bulan terakhir sepi. Kadang penanganan per hari cuma belasan orang, kadang malah kurang dari sepuluh yang benar-benar pasang ban”.

Bukan cuma soal jumlah pengunjung, ternyata konsumen juga menunjukkan preferensi baru. Mereka mulai mencari BAN BEKAS, yang dianggap lebih murah dan masih cukup awet. Tren inilah yang bikin pedagang ban baru jadi tersingkir secara perlahan.

Biorhythmic penjualan memang berubah. Ketika daya beli menurun atau kondisi ekonomi agak melempem, orang mulai selektif—dan ban bekas jadi solusi instan karena lebih ramah kantong.

Ketika toko-toko ramai sepi pembeli, otomatis penghasilan pedagang adat turun. Selain itu, orang yang sebelumnya bekerja sebagai pekerja harian di toko ban (seperti tukang pasang atau kurir) juga terdampak. Ekonomi mikro mulai tergerus. Pembeli kabur bukan cuma soal pilihan produk, tapi ada keterkaitan dengan kondisi psikologis—lebih memilih hemat, pilih alternatif.

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED