Panduan Praktis Cek Desil DTSEN Melalui Website Resmi Kemensos
Cara Mudah Cek Desil Bansos Lewat Web Tanpa Aplikasi Masyarakat kini dapat memeriksa informasi desil dan status bantuan sosial (bansos)...
Read more
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh memusnahkan 58 unit iPhone yang sebelumnya disita dari penumpang di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar. Pemusnahan tersebut dilakukan pada Rabu, 23 September 2026, di halaman Kantor Bea Cukai Aceh, Banda Aceh.
Perangkat tersebut diketahui merupakan barang bawaan penumpang dari Malaysia. Menurut Kepala Bea Cukai Aceh M Rizki Baidillah, barang-barang yang ditindak berasal dari barang bawaan penumpang yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku. Setelah melalui proses penindakan, barang tersebut berstatus Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN).
Pemusnahan iPhone dilakukan dengan cara menghancurkan perangkat menggunakan palu hingga tidak dapat digunakan kembali. Pada kegiatan yang sama, Bea Cukai juga memusnahkan berbagai barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai lainnya.
Kepala Bea Cukai Banda Aceh Rahmat Priyandoko menjelaskan bahwa penindakan terhadap iPhone tersebut berkaitan dengan ketentuan mengenai barang bawaan penumpang. Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada detikSumut, penumpang diperbolehkan membawa ponsel yang dibeli di luar negeri maksimal dua unit.
Ketika jumlah perangkat yang dibawa melebihi ketentuan tersebut, petugas dapat melakukan penindakan sesuai regulasi yang berlaku. Dalam kasus 58 iPhone di Aceh, perangkat yang telah disita kemudian ditetapkan sebagai BMMN sebelum dilakukan pemusnahan.
Konteks ini juga berkaitan dengan kewajiban kepabeanan bagi masyarakat yang membeli perangkat elektronik di luar negeri. Sebagai contoh, informasi detikINET mengenai pembelian iPhone dari luar negeri menjelaskan bahwa perangkat yang dibawa masuk ke Indonesia juga berkaitan dengan registrasi IMEI serta kewajiban kepabeanan apabila nilai barang melewati batas pembebasan.
Dengan demikian, membawa perangkat elektronik dari luar negeri tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan barang, tetapi juga dengan ketentuan jumlah dan prosedur pemasukan barang ke Indonesia.
Pemusnahan di Aceh tersebut tidak hanya mencakup iPhone. Petugas juga menindak sejumlah barang lainnya, antara lain pakaian bekas, suplemen, obat-obatan, produk kesehatan, dan minuman suplemen kecantikan. Nilai keseluruhan barang hasil penindakan di bidang kepabeanan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp307 juta.
Selain itu, terdapat barang hasil penindakan di bidang cukai berupa sekitar 1,4 juta batang rokok ilegal, minuman yang mengandung etil alkohol sebanyak 12.250 mililiter, serta 29 lembar pita cukai. Nilai kelompok barang tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Jika digabungkan, Bea Cukai Aceh memperkirakan total nilai barang yang dimusnahkan mencapai sekitar Rp1,8 miliar, dengan potensi kerugian negara sekitar Rp1,3 miliar. Barang-barang tersebut merupakan hasil penindakan bidang kepabeanan dan cukai sejak semester II 2025 hingga 2026.
Pemusnahan menjadi tahap lanjutan setelah barang hasil penindakan memperoleh status BMMN. Untuk barang selain iPhone, pemusnahan dilakukan melalui proses pembakaran atau perusakan di fasilitas PT Solusi Bangun Andalas, sementara perangkat iPhone dihancurkan hingga tidak dapat digunakan kembali.
Keterangan foto: Petugas Bea Cukai menghancurkan iPhone hasil sitaan dari penumpang di Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh.
Photo caption: Customs officers destroy seized iPhones brought by passengers at Sultan Iskandar Muda Airport in Aceh.
Referensi: Kompas Tekno
Referensi: detikSumut
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Teknologi Katup Jantung Makin Modern, TAVI dan TEER Hadir Tanpa Bedah Terbuka Gangguan katup jantung tidak selalu harus ditangani melalui...
Tren HP Lipat Makin Lebar, Desain Mirip Paspor Jadi Sorotan Kehadiran iPhone Duo membawa Apple ke pasar smartphone layar lipat...