KPK Periksa Eks Menag Yaqut dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Jumat (30/1). Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka...
Read more
Lonjakan populasi ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung menjadi perhatian serius para peneliti. Spesies ikan non asli ini dinilai berpotensi merusak keseimbangan ekosistem sungai apabila terus berkembang tanpa pengendalian yang tepat.
Menurut peneliti Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air (PRLSDA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Triyanto, dominasi ikan sapu-sapu dapat menekan keberadaan ikan lokal. Kondisi tersebut berisiko mengubah rantai makanan dan menurunkan keanekaragaman hayati perairan sungai.
“Jika populasinya terus meningkat tanpa kendali, ikan sapu-sapu berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem sungai. Dominasi spesies invasif dapat mengurangi keanekaragaman ikan asli, mengubah rantai makanan, dan menurunkan nilai ekonomi perikanan lokal,” kata Triyanto, Peneliti PRLSDA BRIN.
Triyanto menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada riset khusus yang secara kuantitatif memetakan lonjakan populasi ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung. Meski demikian, berdasarkan laporan masyarakat dan pengamatan sejumlah peneliti, keberadaan ikan tersebut semakin sering ditemukan di berbagai titik sungai.
Berdasarkan data dari BRIN, fenomena spesies asing atau alien species memang menjadi perhatian di banyak perairan Indonesia, termasuk Sungai Ciliwung. Ikan sapu-sapu termasuk spesies introduksi yang mampu bertahan di lingkungan perairan dengan kualitas air yang menurun.
Menurut Triyanto, ikan sapu-sapu dikenal sangat adaptif terhadap kondisi lingkungan yang terdegradasi. Kualitas air yang buruk, tingginya kandungan bahan organik, serta sedimentasi justru memberi keuntungan bagi spesies ini untuk berkembang.
“Sifatnya yang mampu bertahan di kondisi ekstrem membuat populasinya cenderung meningkat ketika ikan lokal yang lebih sensitif mengalami penurunan,” ujarnya.
Ikan sapu-sapu juga memiliki kulit tubuh yang sangat keras sehingga relatif aman dari predator alami di perairan Indonesia. Kondisi ini membuat populasinya sulit dikendalikan secara alami.
Sejumlah penelitian sebelumnya turut menyinggung dominasi ikan sapu-sapu di Sungai Ciliwung. Salah satunya adalah riset tahun 2022 berjudul Kandungan Nutrisi Abon Ikan Sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) Asal Sungai Ciliwung, Indonesia. Studi tersebut dilakukan oleh Haninah, Handhini Dwi Putri, Dewi Elfidasari, dan Irawan Sugoro dari Universitas Al Azhar Indonesia serta Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi Badan Teknologi Nuklir Nasional.
Dalam riset tersebut disebutkan bahwa ikan sapu-sapu yang melimpah di Sungai Ciliwung belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Studi lain oleh Daisy Wowor pada 2010 juga mencatat bahwa komunitas ikan di Ciliwung telah didominasi oleh ikan sapu-sapu dan dimanfaatkan sebagai sumber protein oleh warga sekitar.
Triyanto menambahkan bahwa ikan sapu-sapu berasal dari Amerika Selatan, khususnya wilayah Brasil dan sekitarnya. Spesies ini awalnya masuk ke Indonesia melalui perdagangan ikan hias sebelum akhirnya dilepas ke perairan umum.
“Ikan ini bersaing dengan ikan lokal untuk ruang dan sumber daya, serta menekan populasi ikan asli karena sifatnya yang agresif dan dominan di dasar perairan,” jelasnya.
Dari sisi reproduksi, ikan sapu-sapu tergolong sangat produktif. Spesies ini mampu menghasilkan sekitar 1.000 hingga 5.000 telur, dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi karena dijaga oleh induk jantan. Ikan ini juga mencapai usia reproduksi dalam waktu relatif singkat, sekitar 6 hingga 12 bulan.
Melihat potensi dampaknya, Triyanto menyarankan pengendalian melalui pemantauan rutin oleh lembaga riset dan pemerintah daerah, edukasi masyarakat agar tidak melepas ikan non asli ke perairan umum, perbaikan kualitas air sungai, serta kajian pemanfaatan ikan sapu-sapu sebagai bahan pakan atau produk alternatif. Program penangkapan massal dengan melibatkan warga juga dinilai dapat menjadi salah satu solusi.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pada Jumat (30/1). Pemeriksaan ini dilakukan dalam rangka...
Kylian Mbappe melontarkan kritik tajam terhadap performa Real Madrid setelah kekalahan 2-4 dari Benfica pada matchday terakhir fase liga Liga...