Putri KW Melaju ke Perempat Final Australia Open dengan Kemenangan Dua Gim Langsung
Putri Kusuma Wardani, yang lebih dikenal sebagai Putri KW, tampil impresif di babak 16 besar Australia Open 2025 dan memastikan...
Read more
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, menorehkan pencapaian luar biasa di ajang tur Eropa 2025. Dalam tiga turnamen yang diikutinya sepanjang Oktober hingga awal November, Jonatan berhasil memborong dua gelar juara bergengsi dan menunjukkan konsistensi sebagai salah satu pemain top dunia.
Berdasarkan laporan dari CNN Indonesia, Jonatan tampil impresif di tiga turnamen besar yaitu Denmark Open, French Open, dan Hylo Open. Ketiganya merupakan bagian dari rangkaian tur Eropa dengan level kompetisi tinggi. Denmark dan Prancis termasuk kategori Super 750, sementara Hylo Open di Jerman masuk kategori Super 500.
Jonatan memulai rangkaian turnamen dengan langkah gemilang di Denmark Open 2025, di mana ia sukses menjuarai ajang tersebut setelah menumbangkan pemain asal Tiongkok Shi Yuqi di babak final. Pertandingan berjalan ketat, namun Jonatan berhasil membalikkan keadaan dan menang dengan skor 13-21, 21-15, 21-15.
Setelah sukses di Denmark, Jonatan melanjutkan kiprahnya di French Open 2025. Namun kali ini perjalanannya harus terhenti di babak 16 besar. Ia kalah tipis dari wakil Jepang Koki Watanabe dengan skor 21-11, 19-21, 23-25. Meski gagal melangkah lebih jauh, performanya tetap mendapat apresiasi tinggi karena permainan agresif yang ia tunjukkan di lapangan.
Tak ingin berhenti di situ, Jonatan menutup rangkaian tur Eropa dengan kemenangan meyakinkan di Hylo Open 2025 yang digelar di Jerman. Dalam pertandingan final pada Minggu (2/11), Jonatan mengalahkan Magnus Johannesen dengan skor 21-14, 21-14. Hasil ini menambah koleksi trofinya dan mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain tunggal putra terbaik Indonesia saat ini.
Dua gelar dari tiga turnamen Eropa ini menjadi bukti nyata kebangkitan Jonatan Christie setelah sempat mengalami masa sulit di awal karier independennya. Saat memutuskan keluar dari pelatnas, Jonatan sempat menuai hasil buruk dan sering tersingkir di babak awal.
Namun, titik balik kariernya dimulai sejak kemenangan di Korea Open, yang menumbuhkan kembali rasa percaya diri dan stabilitas permainannya. Menurut laporan dari PBSI, performa Jonatan kini berada di level terbaik dalam dua bulan terakhir, dengan tiga gelar dari empat turnamen besar yang diikutinya.
Prestasi ini juga menjadi modal penting bagi Jonatan dalam menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya, termasuk kejuaraan dunia dan ajang BWF World Tour Finals yang akan digelar di akhir tahun.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Raket Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia raket — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Isu dugaan penggelapan pajak kembali menerpa industri hiburan Korea Selatan. Setelah sebelumnya nama Cha Eun Woo ramai diperbincangkan, kini aktor...
Mengurus balik nama motor menjadi kewajiban penting setelah membeli kendaraan bekas, menerima hibah, atau mendapatkan warisan. Meski sering dianggap sepele,...