Cara Praktis Memasak Kerupuk di Microwave Tanpa Minyak Tetap Renyah
Kerupuk menjadi pelengkap wajib dalam banyak hidangan khas Indonesia. Teksturnya yang renyah dan rasa gurihnya membuat makanan terasa lebih nikmat....
Read more
Memilih produk perawatan rambut tidak cukup hanya berdasarkan jenis rambut lurus, keriting, atau bergelombang. Ada satu faktor penting yang sering terlewat, yakni porositas rambut. Lalu, apa itu low porosity hair dan high porosity hair?
Porositas rambut berkaitan dengan kondisi kutikula, yaitu lapisan terluar rambut yang bersifat keras dan protektif. Struktur kutikula saling tumpang tindih seperti atap rumah. Fungsi utamanya adalah melindungi bagian dalam rambut sekaligus mengatur kemampuan rambut dalam menyerap dan mempertahankan kelembapan.
Secara umum, porositas rambut terbagi menjadi dua kategori utama, yaitu low porosity hair dan high porosity hair.
Low porosity hair atau rambut dengan porositas rendah memiliki kutikula yang sangat rapat. Kondisi ini membuat air dan produk perawatan rambut sulit meresap ke dalam batang rambut. Namun, setelah kelembapan berhasil masuk, rambut jenis ini cenderung mampu mempertahankannya dengan baik.
Sebaliknya, berdasarkan penjelasan yang dilansir dari Marie Claire, high porosity hair memiliki kutikula yang lebih renggang atau terbuka. Rambut jenis ini mampu menyerap kelembapan dengan cepat, tetapi juga mudah kehilangan kelembapan tersebut. Akibatnya, rambut lebih cepat kering, mudah kusut, dan rentan rapuh.
Rambut dengan porositas rendah umumnya dipengaruhi faktor genetik atau keturunan. Sementara itu, porositas tinggi lebih sering disebabkan oleh kerusakan kumulatif, seperti penggunaan alat styling panas berlebihan, pewarnaan rambut, atau paparan bahan kimia keras.
Berdasarkan informasi dari Healthline, ada metode sederhana untuk mengetahui jenis porositas rambut yang bisa dilakukan di rumah.
Pertama, keramas dan bilas rambut hingga bersih untuk menghilangkan sisa produk. Setelah itu, biarkan rambut kering secara alami. Kemudian, siapkan segelas air dan masukkan satu helai rambut ke dalamnya.
Amati pergerakan helai rambut tersebut. Jika rambut mengapung di permukaan air sebelum akhirnya perlahan tenggelam, kemungkinan besar kamu memiliki rambut dengan porositas rendah. Namun, jika rambut langsung tenggelam begitu dimasukkan ke dalam air, besar kemungkinan rambut kamu termasuk porositas tinggi.
Selain tes air, kamu juga bisa memperhatikan respons rambut saat keramas dan menggunakan produk perawatan.
Ciri rambut porositas rendah antara lain produk cenderung menempel di permukaan dan sulit terserap, air sulit meresap saat keramas, serta rambut membutuhkan waktu lama untuk kering secara alami.
Untuk perawatan, rambut porositas rendah sebaiknya menggunakan kondisioner bebas protein agar tidak terjadi penumpukan produk. Mengencerkan kondisioner sebelum diaplikasikan juga bisa membantu penyerapan. Pilih produk dengan kandungan gliserin dan madu, serta hindari minyak berat yang sulit menembus kutikula.
Sementara itu, ciri rambut porositas tinggi meliputi air dan produk pelembap yang cepat terserap, rambut mudah patah, cepat keriting, dan mudah kering. Rambut juga cenderung cepat kering secara alami.
Perawatan rambut porositas tinggi sebaiknya fokus pada produk yang mampu mengunci kelembapan. Gunakan kondisioner tanpa bilas untuk membantu mempertahankan hidrasi. Jika menggunakan alat pengering atau styling panas, pastikan memakai pelindung panas agar kerusakan tidak semakin parah.
Memahami jenis porositas rambut dapat membantu kamu memilih produk yang tepat dan mencegah kerusakan jangka panjang. Dengan perawatan yang sesuai, rambut akan terasa lebih sehat, lembap, dan mudah diatur.
Referensi:
CNNIndonesia.com
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Platform pembayaran digital global, PayPal, mengonfirmasi adanya insiden keamanan yang menyebabkan kebocoran data pribadi ratusan pengguna. Sejumlah akun dilaporkan terdampak...
Perusahaan teknologi global Cisco memperkenalkan chip switching terbaru bernama Silicon One G300 serta inovasi operasional berbasis AI yang disebut AgenticOps....