Ganjil Genap Jakarta Kembali Disorot, Volume Kendaraan Berkurang

Penerapan ganjil genap di Jakarta masih menunjukkan dampak terhadap volume lalu lintas. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyebut kebijakan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor pelat tersebut mampu meningkatkan kinerja lalu lintas pada ruas jalan yang menjadi lokasi penerapan.

Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin, volume lalu lintas harian rata-rata tercatat 204.997 satuan mobil penumpang (smp) per jam ketika sistem ganjil genap tidak diterapkan. Saat aturan diberlakukan, volume kendaraan tercatat turun menjadi 158.262 smp per jam.

Perbandingan tersebut digunakan Dishub DKI untuk melihat efektivitas penerapan ganjil genap. Budi menyebut sistem tersebut mampu meningkatkan unjuk kinerja lalu lintas rata-rata sebesar 29,53 persen pada 25 ruas jalan yang menjadi objek pengukuran.

Evaluasi Ganjil Genap Jakarta Tidak Hanya Soal Lalu Lintas

Meski terdapat perubahan volume kendaraan, evaluasi ganjil genap Jakarta tidak hanya diarahkan pada kondisi lalu lintas. Pemerintah Provinsi Jakarta juga mempertimbangkan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi di kawasan yang berada di sekitar ruas jalan dengan pembatasan kendaraan.

Menurut Budi, sejumlah indikator perlu diperhatikan dalam evaluasi tersebut. Di antaranya adalah jumlah kunjungan masyarakat, aktivitas tenant, penggunaan lahan parkir, investasi, serta penerimaan daerah pada kawasan yang berdekatan dengan lokasi penerapan ganjil genap.

Pemerintah Jakarta bersama DPRD juga tengah mengkaji kembali penerapan kebijakan tersebut. Evaluasi mencakup sejumlah aspek seperti volume kendaraan, kecepatan rata-rata, waktu tempuh, serta kemungkinan dampak terhadap ruas jalan alternatif. Kajian tersebut dilakukan di tengah kondisi beberapa koridor yang turut terdampak pengerjaan proyek transportasi.

Baca Juga:  Mobilitas Tanpa Batas: Akhir Pekan Jakarta Bebas Ganjil-Genap

Dishub DKI Jakarta menyatakan evaluasi akan dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan tujuan pengendalian lalu lintas sekaligus keberlangsungan aktivitas ekonomi di wilayah Jakarta. Dengan demikian, data volume kendaraan menjadi salah satu indikator yang digunakan untuk menilai pelaksanaan kebijakan ganjil genap.

Keterangan foto: Suasana lalu lintas kendaraan di salah satu ruas jalan utama Jakarta saat penerapan sistem ganjil genap.

Photo Caption: Jakarta traffic during the odd-even vehicle restriction policy.

📚 ️Baca Juga Seputar Berita

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Berita Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia berita — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED