Platform komunikasi digital Discord bakal menerapkan sistem verifikasi usia berbasis pemindaian wajah atau kartu identitas mulai awal Maret mendatang. Kebijakan ini berlaku secara global dan menyasar pengguna berusia 13 tahun ke atas.
Berdasarkan keterangan resmi perusahaan, seluruh pengguna baru maupun lama akan secara default mendapatkan pengalaman yang dirancang khusus untuk remaja. Pengaturan komunikasi akan diperbarui, akses ke ruang yang dibatasi usia akan diperketat, serta penyaringan konten akan ditingkatkan demi menjaga privasi dan koneksi yang sehat.
Menurut Savannah Badalich, Kepala Kebijakan Produk di Discord, peluncuran pengaturan default untuk remaja secara global memperkuat sistem keamanan yang telah ada.
“Peluncuran pengaturan default untuk remaja secara global memperkuat arsitektur keamanan Discord yang sudah ada, memberikan perlindungan kuat bagi remaja sambil memberikan fleksibilitas bagi orang dewasa yang terverifikasi,” kata Savannah Badalich.
Ia menambahkan bahwa keamanan remaja menjadi prinsip utama dalam pengembangan produk mereka. “Kami merancang produk kami dengan prinsip keamanan remaja sebagai inti dan akan terus bekerja sama dengan ahli keamanan, pembuat kebijakan, dan pengguna Discord untuk mendukung kesejahteraan jangka panjang yang bermakna bagi remaja di platform ini,” tambahnya.
Cara Kerja Verifikasi Usia di Discord
Fitur ini mengharuskan pengguna menjalani proses verifikasi usia apabila ingin mengubah pengaturan tertentu atau mengakses konten sensitif. Perubahan pengaturan tersebut mencakup akses ke saluran, server, perintah aplikasi yang dibatasi usia, serta permintaan pesan tertentu.
Discord menyediakan dua metode utama verifikasi, yaitu melalui estimasi usia wajah dengan video selfie atau mengunggah dokumen identitas ke mitra vendor resmi mereka. Ke depan, opsi tambahan disebut akan tersedia.
Selain itu, Discord juga akan menerapkan model inferensi usia, yakni sistem yang berjalan di latar belakang untuk membantu menentukan apakah sebuah akun milik orang dewasa tanpa selalu meminta verifikasi langsung. Namun, beberapa pengguna tetap bisa diminta metode tambahan bila dibutuhkan informasi lebih lanjut.
Perusahaan menegaskan bahwa sistem ini dirancang dengan mempertimbangkan privasi. Video selfie untuk estimasi usia disebut tidak pernah meninggalkan perangkat pengguna. Sementara dokumen identitas yang dikirim ke vendor akan dihapus dengan cepat, umumnya segera setelah konfirmasi usia selesai.
Dalam kebanyakan kasus, pengguna hanya perlu menyelesaikan proses verifikasi satu kali. Setelah itu, pengalaman penggunaan Discord akan otomatis menyesuaikan dengan kelompok usia yang telah diverifikasi. Status verifikasi usia juga tidak dapat dilihat oleh pengguna lain.
Setelah proses selesai, pengguna akan menerima konfirmasi melalui pesan langsung dari akun resmi Discord. Informasi kelompok usia dapat dilihat kapan saja melalui pengaturan My Account. Jika merasa ada kekeliruan, pengguna dapat mengajukan banding dengan mengulangi proses verifikasi.
Discord menegaskan bahwa proses verifikasi hanya dilakukan di dalam aplikasi dan tidak dikirim melalui email atau pesan teks.
Fitur yang Akan Dibatasi untuk Remaja
Verifikasi usia ini bertujuan membatasi akses terhadap sejumlah fitur dan konten sensitif. Hanya pengguna yang telah diverifikasi sebagai dewasa yang dapat menghilangkan blur pada konten sensitif atau mematikan pengaturan tersebut.
Selain itu, akses ke saluran, server, dan perintah aplikasi yang dibatasi usia hanya tersedia bagi pengguna dewasa yang telah terverifikasi. Pesan langsung dari orang yang tidak dikenal juga akan diarahkan ke kotak masuk terpisah secara default. Pengaturan ini hanya bisa diubah oleh pengguna dewasa yang sudah terverifikasi.
Pengguna juga akan menerima peringatan saat menerima permintaan pertemanan dari akun yang mungkin tidak mereka kenal. Bahkan, fitur berbicara di panggung dalam server hanya tersedia untuk pengguna dewasa yang telah diverifikasi usianya.
Langkah ini menegaskan komitmen Discord dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman dan inklusif bagi remaja di seluruh dunia.
Referensi:
CNN Indonesia