Mitos atau Fakta, Tiga Butir Kurma Bisa Gantikan Sepiring Nasi
Saat azan magrib berkumandang, banyak orang membatalkan puasa dengan tiga butir kurma. Selain mengikuti sunah, kebiasaan ini dipercaya mampu mengembalikan...
Read more![bakwan-jagung[1]](https://www.trenmedia.co.id/wp-content/uploads/2025/12/bakwan-jagung1.jpg)
Pernah nggak sih kamu tiba-tiba kangen suasana rumah, terutama saat aroma gorengan baru matang mulai memenuhi dapur? Ada satu camilan yang hampir selalu muncul dalam momen-momen sederhana itu: bakwan jagung. Teksturnya yang renyah di luar, manis-lembut di dalam, plus aroma jagung segarnya, bikin siapa pun langsung merasa “pulang”.
Bakwan jagung juga termasuk penyelamat banyak orang ketika ingin membuat camilan hemat tanpa ribet. Bahannya simpel, harganya murah, tapi rasanya juara. Cuma, ada satu masalah klasik yang sering bikin kesal: bakwan jagung cepat lembek setelah dingin. Begitu ditiriskan beberapa menit, kriuknya perlahan hilang dan teksturnya jadi kurang nikmat.
Nah, kalau kamu sering mengalami hal itu, tenang. Ada trik sederhana agar bakwan jagung tetap garing meski sudah tidak panas lagi. Resep ini cocok untuk kamu yang ingin bikin camilan untuk keluarga, teman nongkrong, atau ide jualan yang hemat modal.
Berikut bahan lengkap yang kamu perlukan. Semua bahannya mudah ditemukan di pasar atau minimarket terdekat.
Jagung manis: 1 buah, serut
Cabai merah: 5 buah, iris tipis
Daun bawang: 1 batang, iris tipis
Tepung terigu: 100 gram
Tepung beras: 1–2 sendok makan
Air: 250 ml (masukkan sedikit demi sedikit)
Minyak goreng: secukupnya
Bawang putih: 2 siung
Bawang merah: 2 siung
Kemiri: 1 butir
Kunyit: 1 ruas
Kaldu ayam bubuk: ½ sendok teh
Kaldu jamur bubuk: 2 sendok teh
Garam: ½ sendok teh
Lada bubuk: ¼ sendok teh
Ketumbar bubuk: ½ sendok teh
Catatan penting:
Penambahan tepung beras adalah kunci kulit bakwan tetap renyah dan tidak mudah menyerap minyak. Tepung ini membuat tekstur luar bakwan lebih kokoh.
Ikuti langkah-langkah ini dengan urut. Resep ini dirancang agar hasil bakwan tetap kriuk meski sudah dingin.
Cuci bersih jagung, lalu serut hingga bijinya terlepas.
Sisihkan dalam wadah.
Jagung segar memberikan rasa manis alami serta aroma kayu bakar yang khas. Pastikan jagung tidak terlalu tua agar teksturnya tidak keras.
Ulek atau blender bawang putih, bawang merah, kemiri, dan kunyit hingga benar-benar halus.
Simpan bumbu halus di mangkuk kecil.
Bumbu halus ini menjadi dasar rasa gurih dan legit pada bakwan.
Masukkan tepung terigu, tepung beras, kaldu bubuk, garam, lada, dan ketumbar ke dalam mangkuk besar.
Aduk hingga tercampur rata.
Langkah ini penting agar bumbu menyebar merata saat dicampur dengan air.
Tuang air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
Pastikan adonan tidak terlalu encer. Jika terlalu cair, bakwan akan menyerap minyak dan cepat lembek.
Kekentalan adonan sangat menentukan hasil akhir. Idealnya, tekstur adonan sedikit kental dan masih bisa “dijumput” dengan sendok.
Tambahkan bumbu halus ke dalam adonan.
Aduk hingga tercampur rata.
Masukkan jagung serut, irisan cabai merah, dan daun bawang.
Aduk hingga merata, lalu koreksi rasa.
Jika ingin lebih pedas, kamu bisa menambah cabai rawit atau bubuk cabai.
Tuang minyak agak banyak ke wajan untuk teknik deep frying.
Pastikan minyak panas sedang (bukan terlalu panas).
Minyak yang terlalu panas membuat bakwan gosong luar tapi mentah di dalam. Minyak terlalu dingin bikin bakwan menyerap minyak berlebihan.
Ambil 1 sendok sayur adonan, lalu tuang perlahan ke dalam minyak.
Goreng dengan api sedang.
Balik bakwan sesekali agar matang merata.
Angkat setelah berwarna kuning kecokelatan.
Gunakan saringan atau tisue dapur untuk menyerap minyak berlebih.
Jangan tumpuk bakwan saat masih panas agar tetap garing.
Sajikan dengan sambal kecap, saus sambal, atau cabai rawit.
Inilah bagian paling dicari!
Tepung beras membantu mengurangi kelembekan, sedangkan tepung terigu memberi struktur. Jangan hanya menggunakan terigu.
Adonan encer membuat bakwan menyerap minyak. Tuang air sedikit demi sedikit.
Api terlalu kecil bikin bakwan berminyak. Api terlalu besar bikin cepat gosong.
Wadah tertutup membuat uap air terperangkap, dan itu membuat bakwan melempem.
Teknik deep fry membuat permukaan bakwan cepat mengeras, sehingga renyah lebih lama.
Bakwan jagung yang renyah, gurih, dan manis alami memang selalu punya tempat tersendiri di hati. Resep ini bukan hanya mudah, tapi juga hemat dan cocok untuk camilan kapan saja, dari sore santai di rumah sampai acara kumpul keluarga.
Dengan trik yang benar, kamu bisa menikmati bakwan jagung yang tetap kriuk meski sudah dingin, tanpa takut lembek atau berminyak. Yuk, langsung praktikkan di dapur dan hidangkan camilan favorit yang selalu bikin suasana rumah jadi lebih hangat!
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa negaranya berhasil menewaskan sejumlah kandidat potensial pengganti Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei,...
Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang wanita disabilitas di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian publik setelah videonya...