Resep Nasi Ayam Hainan Gurih dan Wangi Jahe, Lengkap dengan Saus Cocolan
Nasi ayam Hainan menjadi salah satu hidangan yang populer di Singapura dan dikenal dengan perpaduan nasi gurih, ayam rebus lembut,...
Read more
Kering tempe menjadi salah satu pilihan lauk rumahan yang praktis, ekonomis, dan cocok dipadukan dengan berbagai menu. Berbeda dari tempe goreng biasa atau tempe mendoan, hidangan ini memiliki perpaduan rasa gurih, manis, dan pedas yang meresap hingga ke setiap potongan tempe. Teksturnya pun bisa dibuat renyah sehingga terasa nikmat meskipun disantap tanpa lauk pendamping lainnya.
Agar rasanya semakin istimewa, kering tempe dapat diolah dengan tambahan ebi atau udang kering. Bahan ini memberikan aroma khas dan cita rasa gurih yang lebih kuat. Dipadukan dengan cabai, bawang merah, bawang putih, daun salam, daun jeruk, lengkuas, dan terasi, kering tempe ebi menawarkan sensasi rasa yang kaya tanpa membutuhkan bahan yang terlalu rumit.
Hidangan ini juga cocok untuk kamu yang ingin menyiapkan stok lauk di rumah. Kering tempe dapat menemani nasi putih hangat, nasi uduk, nasi kuning, hingga nasi goreng. Jika dibuat dengan teknik yang tepat dan disimpan dalam wadah bersih serta tertutup, kering tempe bisa bertahan beberapa hari untuk membantu memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Kunci keberhasilannya terletak pada kualitas tempe, tingkat kekeringan tempe setelah digoreng, kematangan bumbu, serta cara penyimpanan. Berikut resep kering tempe ebi gurih pedas yang bisa kamu praktikkan di rumah.
Kering tempe merupakan olahan tradisional Indonesia yang dibuat dari tempe yang dipotong kecil-kecil, kemudian digoreng dan dicampur dengan bumbu. Ukuran potongannya biasanya kecil atau berbentuk korek api agar mudah tercampur dengan bumbu dan nyaman disantap bersama nasi.
Dalam resep ini, tempe dipotong berbentuk dadu berukuran sekitar satu sentimeter. Bentuk tersebut membuat bagian luar tempe lebih mudah kering saat digoreng, sementara bagian dalamnya tetap memiliki tekstur khas kedelai yang padat.
Penambahan ebi menjadi pembeda utama dari kering tempe biasa. Ebi merupakan udang kecil yang dikeringkan dan sering digunakan sebagai penyedap alami dalam berbagai masakan Nusantara. Setelah direndam hingga lunak dan dihaluskan bersama bumbu, ebi membantu menghasilkan aroma laut yang khas serta rasa gurih yang lebih mendalam.
Sementara itu, cabai merah keriting memberikan warna merah yang menggugah selera dan rasa pedas yang relatif seimbang. Cabai rawit merah dapat memperkuat sensasi pedas, sedangkan bawang merah dan bawang putih membangun dasar rasa gurih. Terasi goreng menambahkan aroma khas yang membuat bumbu terasa lebih kompleks.
Daun salam, daun jeruk, dan lengkuas melengkapi racikan tersebut dengan aroma rempah yang harum. Hasil akhirnya adalah kering tempe dengan perpaduan rasa pedas, gurih, dan sedikit manis yang cocok dijadikan lauk sehari-hari.
Resep ini menggunakan bahan-bahan yang relatif mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Proses memasaknya juga tidak memerlukan peralatan khusus. Kamu hanya perlu menyiapkan wajan, pisau, talenan, alat penghalus bumbu, serta wadah penyimpanan yang bersih.
Informasi resep:
Berikut bahan yang perlu disiapkan untuk membuat sekitar lima hingga enam porsi kering tempe.
Bahan utama:
Bahan bumbu halus:
Bahan untuk menumis:
Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan selera. Jika ingin rasa pedas yang lebih ringan, kurangi cabai rawit merah. Sebaliknya, jika menyukai rasa pedas yang lebih kuat, jumlah cabai rawit dapat ditambah sesuai kebutuhan.
Gula pasir dalam resep ini berfungsi membantu menyeimbangkan rasa pedas dan gurih. Kamu tidak perlu menambahkan terlalu banyak gula karena karakter utama hidangan ini tetap bertumpu pada rasa gurih tempe, ebi, dan rempah.
Ikuti tahapan berikut agar tempe matang merata, bumbu harum, dan hasil masakan tidak terlalu basah.
1. Pilih dan potong tempe
Siapkan tempe yang masih segar dengan biji kedelai yang padat dan fermentasi yang baik. Hindari tempe yang berbau tidak normal, berlendir, atau menunjukkan tanda kerusakan.
Potong tempe berbentuk dadu dengan ukuran sekitar satu sentimeter. Usahakan setiap potongan memiliki ukuran yang seragam agar tingkat kematangannya merata saat digoreng.
Jika potongan terlalu besar, bagian dalamnya mungkin masih terasa lembap ketika bagian luar sudah kering. Sebaliknya, potongan yang terlalu kecil lebih mudah gosong jika digoreng terlalu lama.
2. Goreng tempe hingga agak kering
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak di wajan. Setelah minyak panas, masukkan potongan tempe secara bertahap agar suhu minyak tidak turun terlalu drastis.
Goreng tempe sampai permukaannya mengeras dan berwarna kuning keemasan hingga kecokelatan muda. Aduk sesekali supaya semua sisi matang secara merata.
Angkat tempe menggunakan saringan, kemudian tiriskan hingga minyak berlebih berkurang. Jangan langsung mencampurkan tempe yang masih sangat berminyak dengan bumbu karena hasil akhirnya bisa terasa berat dan kurang renyah.
Untuk hasil yang lebih baik, hindari memenuhi wajan dengan terlalu banyak tempe dalam satu waktu. Menggoreng secara bertahap membantu menjaga suhu minyak dan menghasilkan tekstur yang lebih konsisten.
3. Siapkan ebi dan bumbu halus
Rendam ebi dengan air panas hingga lebih lunak. Setelah itu, tiriskan agar air rendaman tidak berlebihan masuk ke dalam bumbu.
Masukkan ebi bersama cabai merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, merica butiran, terasi goreng, gula pasir, dan garam ke dalam alat penghalus bumbu.
Haluskan hingga seluruh bahan tercampur rata. Bumbu yang cukup halus akan lebih mudah menyelimuti permukaan tempe dan menghasilkan rasa yang merata.
Jika menggunakan blender, gunakan sedikit cairan hanya bila diperlukan untuk membantu proses penghalusan. Perlu diingat bahwa tambahan air dapat memperpanjang waktu pemasakan bumbu sampai benar-benar kering.
4. Tumis bumbu sampai harum dan matang
Panaskan sekitar 100 ml minyak sayur di dalam wajan. Masukkan bumbu halus, lalu tumis sambil diaduk hingga aromanya keluar.
Masak bumbu sampai mendidih dan warnanya berubah lebih pekat. Jangan terburu-buru memasukkan tempe karena bumbu yang belum matang dapat meninggalkan aroma langu dan rasa bawang mentah.
Gunakan api sedang cenderung kecil jika bumbu mulai cepat mengering. Aduk secara berkala agar bumbu tidak menempel di dasar wajan atau gosong pada bagian tertentu.
5. Tambahkan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas
Masukkan daun salam, daun jeruk, serta lengkuas yang sudah dimemarkan. Aduk bersama bumbu halus sampai aroma rempah semakin harum.
Daun jeruk memberikan wangi segar yang membantu menyeimbangkan aroma ebi dan terasi. Daun salam menambah karakter rempah yang lembut, sedangkan lengkuas menghadirkan aroma khas masakan Indonesia.
Lanjutkan memasak sampai bumbu matang merata. Pastikan bagian bawah wajan tidak dipenuhi bumbu yang mengering dan mudah hangus.
6. Masukkan tempe goreng
Setelah bumbu matang, masukkan tempe goreng yang sudah ditiriskan. Aduk perlahan sampai seluruh potongan tempe terlapisi bumbu.
Gunakan spatula lebar agar tempe tidak mudah hancur. Aduk dari bagian bawah wajan ke atas secara perlahan sehingga bumbu tersebar tanpa merusak bentuk potongan.
Pada tahap ini, aroma gurih dari ebi dan rempah akan mulai menyatu dengan tempe. Pastikan bumbu tidak hanya terkumpul di dasar wajan, tetapi juga menempel pada permukaan setiap potongan.
7. Tambahkan air dan masak hingga bumbu meresap
Tuangkan sekitar 100 ml air, kemudian aduk hingga tercampur rata. Masak dengan api sedang sampai air berkurang dan bumbu meresap ke dalam tempe.
Sesekali aduk masakan agar tidak lengket. Setelah sebagian besar air menguap, kecilkan api supaya tempe tidak cepat gosong ketika bumbu mulai mengental.
Jika ingin hasil yang lebih kering untuk dijadikan stok, lanjutkan pemasakan dengan api kecil sampai tidak ada genangan cairan di dasar wajan. Namun, tetap perhatikan tekstur tempe agar tidak menjadi terlalu keras atau pahit karena gosong.
8. Dinginkan sebelum disimpan
Setelah bumbu meresap dan masakan mencapai kekeringan yang diinginkan, matikan api. Angkat kering tempe dan sebarkan di wadah atau nampan bersih agar panasnya lebih cepat keluar.
Biarkan hingga dingin sebelum dipindahkan ke wadah penyimpanan. Hindari menutup wadah ketika tempe masih panas karena uap yang terperangkap dapat berubah menjadi embun dan membuat teksturnya lembap.
Kering tempe ebi siap disajikan bersama nasi hangat atau dijadikan lauk untuk beberapa kali makan.
Membuat kering tempe sebenarnya cukup mudah. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika kamu ingin hasilnya tidak lembek, tidak berminyak, dan tetap enak ketika disimpan.
Kualitas tempe memengaruhi tekstur akhir masakan. Pilih tempe yang biji kedelainya rapat, padat, dan memiliki aroma fermentasi yang normal.
Tempe yang terlalu lembek atau mengandung banyak air cenderung lebih sulit menghasilkan potongan yang kokoh. Saat dipotong dan digoreng, teksturnya bisa mudah hancur atau menyerap lebih banyak minyak.
Jika memungkinkan, gunakan tempe yang cukup padat sehingga mudah dipotong dengan ukuran seragam. Periksa juga kondisi tempe sebelum diolah agar hasil masakan lebih baik.
Jangan hanya menggoreng tempe sampai berubah warna. Perhatikan juga teksturnya. Permukaan tempe sebaiknya sudah cukup kering dan kokoh sebelum diangkat.
Minyak yang kurang panas dapat membuat tempe menyerap lebih banyak minyak. Sementara itu, minyak yang terlalu panas berisiko membuat bagian luar cepat gelap sebelum bagian dalam mencapai tekstur yang diinginkan.
Goreng dalam beberapa kelompok kecil dan tiriskan dengan baik. Jika diperlukan, letakkan tempe di atas saringan agar minyak berlebih turun sebelum dicampurkan dengan bumbu.
Bumbu yang masih basah menjadi salah satu penyebab kering tempe cepat lembek. Karena itu, pastikan bumbu sudah matang sebelum tempe dimasukkan.
Tumis bumbu hingga aromanya harum, warnanya lebih pekat, dan tidak tercium bau mentah. Setelah ditambahkan air, lanjutkan pemasakan sampai cairan berkurang.
Jangan menghentikan proses memasak hanya karena bumbu sudah menempel pada tempe. Untuk membuat kering tempe yang cocok dijadikan stok, tingkat kelembapan akhirnya juga perlu diperhatikan.
Air membantu bumbu meresap, tetapi jumlah yang berlebihan dapat memperlama proses pengeringan. Ikuti takaran resep terlebih dahulu, lalu sesuaikan berdasarkan kondisi tempe dan kekentalan bumbu.
Jika tempe sudah cukup berasa dan bumbu mulai mengering, tidak perlu menambahkan air lagi tanpa alasan. Pastikan seluruh cairan akhirnya menguap sebelum masakan diangkat.
Kering tempe yang baru diangkat dari wajan masih mengeluarkan uap panas. Jika langsung dimasukkan ke wadah tertutup, uap tersebut dapat menjadi titik-titik air yang membuat tempe lembap.
Sebarkan kering tempe di wadah bersih dan biarkan dingin. Setelah itu, simpan dalam wadah kering yang tertutup rapat.
Gunakan sendok yang bersih dan kering setiap kali mengambil lauk. Kebiasaan sederhana ini membantu mengurangi masuknya kelembapan dan kontaminasi dari alat makan.
Resep dasar kering tempe ebi dapat dikreasikan sesuai selera keluarga. Meski begitu, sebaiknya pertahankan teknik menggoreng tempe dan memasak bumbu hingga matang agar hasilnya tetap enak.
Jika menyukai perpaduan rasa pedas dan manis, kamu dapat menambahkan sedikit gula sesuai selera. Masukkan gula ketika bumbu sedang ditumis agar larut dan menyatu dengan bahan lainnya.
Tambahkan secara bertahap sambil mencicipi masakan. Rasa manis sebaiknya tidak mendominasi karena ebi, terasi, dan rempah perlu tetap terasa.
Untuk penyuka makanan pedas, tambahkan cabai rawit merah atau sesuaikan jumlah cabai merah keriting. Kamu juga dapat mengatur perbandingan kedua jenis cabai tersebut untuk mendapatkan tingkat kepedasan yang diinginkan.
Perubahan jumlah cabai dapat memengaruhi kadar air bumbu, terutama jika menggunakan cabai segar dalam jumlah lebih banyak. Karena itu, perhatikan kembali waktu menumis dan pastikan bumbu matang sebelum tempe dimasukkan.
Kacang tanah goreng bisa menjadi tambahan yang menarik karena memberikan tekstur renyah dan rasa gurih. Goreng kacang secara terpisah sampai matang, kemudian tiriskan dan dinginkan.
Campurkan kacang setelah kering tempe selesai dimasak dan suhunya mulai turun. Cara ini membantu menjaga tekstur kacang dan menghindari proses memasak terlalu lama yang dapat membuatnya gosong.
Jika menggunakan tambahan kacang, perhatikan juga masa penyimpanan karena campuran bahan dapat memiliki tingkat kelembapan yang berbeda.
Selain ebi, ikan teri goreng dapat menjadi pelengkap untuk memperkuat rasa gurih. Pilih teri yang sesuai selera, bersihkan jika diperlukan, lalu goreng secara terpisah hingga matang.
Campurkan teri pada tahap akhir agar teksturnya tetap terjaga. Karena teri dan ebi sama-sama memiliki rasa gurih yang kuat, sesuaikan jumlah garam agar hasilnya tidak terlalu asin.
Jika ingin aroma rempah yang lebih menonjol, pertahankan penggunaan daun salam, daun jeruk, dan lengkuas. Pastikan daun jeruk dalam kondisi baik dan lengkuas dimemarkan agar aromanya lebih mudah keluar selama proses memasak.
Hindari menambahkan terlalu banyak rempah sekaligus karena dapat mengubah keseimbangan rasa. Mulailah dari takaran kecil, kemudian sesuaikan pada pembuatan berikutnya.
Kering tempe ebi merupakan lauk serbaguna yang mudah dipadukan dengan makanan rumahan. Rasanya yang gurih dan pedas dapat melengkapi menu sederhana tanpa membutuhkan banyak hidangan tambahan.
Disajikan dengan nasi putih hangat. Ini merupakan pilihan paling sederhana. Sajikan kering tempe di samping nasi putih, lalu tambahkan telur dadar atau telur ceplok jika ingin menu yang lebih lengkap.
Sebagai pelengkap nasi uduk. Kering tempe dapat menjadi salah satu lauk pendamping nasi uduk bersama telur, mentimun, dan sambal. Perpaduan rasa gurih dari nasi dan tempe menciptakan hidangan yang cocok untuk sarapan.
Untuk nasi kuning. Potongan tempe berbumbu juga cocok disajikan bersama nasi kuning dan lauk lain. Teksturnya memberikan variasi di antara hidangan yang lebih lembut.
Sebagai bekal makan siang. Kering tempe dapat dimasukkan ke kotak makan bersama nasi dan lauk lain. Jika dibawa untuk waktu yang cukup lama, perhatikan kebersihan wadah dan suhu penyimpanan agar makanan tetap aman dikonsumsi.
Sebagai pelengkap sayur berkuah. Sajikan bersama sayur bening bayam, sup sayuran, atau hidangan berkuah lainnya. Tekstur tempe yang lebih kering memberikan kontras menarik dengan kuah hangat.
Untuk penyajian yang lebih praktis, kamu dapat membagi kering tempe menjadi beberapa porsi kecil setelah dingin. Dengan begitu, lauk lebih mudah diambil sesuai kebutuhan tanpa membuka seluruh stok berulang kali.
Kering tempe sering dipilih sebagai stok lauk karena praktis dan mudah disajikan. Namun, daya tahannya bergantung pada tingkat kekeringan, kebersihan proses memasak, bahan tambahan, dan kondisi penyimpanan.
Kering tempe yang dibuat menggunakan metode pada resep ini melibatkan penambahan air untuk membantu bumbu meresap. Karena itu, jangan menganggapnya otomatis tahan lama hanya karena namanya kering tempe.
Untuk penyimpanan singkat, kering tempe dapat disimpan dalam wadah bersih dan tertutup di lemari es. Jika ingin disimpan pada suhu ruang, pastikan resep dan proses pengolahannya memang menghasilkan produk yang cukup kering serta kondisi penyimpanannya sesuai. Perkiraan tahan dua hingga tiga hari pada suhu ruang bukan jaminan keamanan untuk semua kondisi, terutama jika masakan masih lembap atau lingkungan panas.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Jika ingin membuat stok lebih banyak, pertimbangkan menyimpan sebagian porsi di freezer dalam wadah yang sesuai. Saat akan dikonsumsi, cairkan dengan aman dan panaskan kembali sampai merata. Perlu diingat bahwa penyimpanan dingin dapat memengaruhi tekstur renyah, sehingga kering tempe mungkin perlu dipanaskan kembali sebentar sebelum disajikan.
Ada beberapa kesalahan sederhana yang bisa membuat kering tempe kurang maksimal. Dengan menghindarinya, kamu dapat menghasilkan lauk yang lebih lezat dan konsisten.
Memotong tempe dengan ukuran berbeda-beda. Potongan yang tidak seragam membuat sebagian tempe cepat kering, sedangkan bagian lain masih lembap. Usahakan semua potongan memiliki ukuran yang hampir sama.
Menggoreng tempe dalam jumlah terlalu banyak. Wajan yang terlalu penuh dapat menurunkan suhu minyak. Akibatnya, tempe berisiko menyerap minyak lebih banyak dan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang.
Memasukkan tempe ketika bumbu masih mentah. Bumbu yang belum matang dapat meninggalkan aroma langu. Tumis terlebih dahulu sampai harum dan matang, baru campurkan tempe goreng.
Menggunakan api terlalu besar. Bumbu yang mengandung cabai dan bawang mudah gosong jika dimasak dengan api terlalu besar. Setelah bumbu matang, gunakan api yang cukup untuk mengurangi cairan secara bertahap.
Menutup wadah saat masakan masih panas. Uap yang terperangkap dapat menghasilkan embun dan membuat tempe lembap. Dinginkan terlebih dahulu sebelum menyimpannya.
Mengandalkan rasa dan aroma saja untuk memastikan keamanan. Makanan yang tampak normal belum tentu aman jika disimpan dengan cara yang keliru. Perhatikan waktu dan suhu penyimpanan, gunakan wadah bersih, dan jangan mengonsumsi makanan yang diragukan kondisinya.
Ya, ebi sebaiknya direndam dengan air panas hingga lunak agar lebih mudah dihaluskan bersama bumbu. Setelah direndam, tiriskan supaya air berlebih tidak membuat bumbu terlalu encer.
Bisa. Kamu dapat mengurangi atau menghilangkan cabai rawit merah jika ingin rasa pedas yang lebih ringan. Gunakan cabai merah keriting secukupnya untuk tetap mendapatkan warna merah dan aroma cabai.
Penyebabnya dapat berupa tempe yang belum cukup kering saat digoreng, bumbu yang masih mengandung banyak air, atau uap panas yang terperangkap dalam wadah. Kelembapan selama penyimpanan juga dapat mengubah tekstur. Pastikan tempe dan bumbu dimasak dengan tepat, lalu dinginkan sebelum dimasukkan ke wadah tertutup.
Daya tahan kering tempe bergantung pada kadar air, kebersihan, bahan yang digunakan, dan suhu penyimpanan. Untuk resep ini yang menggunakan tambahan air, penyimpanan di lemari es merupakan pilihan lebih aman jika tidak segera dikonsumsi. Jangan menganggap masa simpan dua hingga tiga hari pada suhu ruang selalu aman untuk semua kondisi.
Tidak harus sampai keras. Goreng hingga permukaannya cukup kering dan kokoh agar tidak mudah hancur saat dicampur bumbu. Tingkat kekeringan akhir dapat disesuaikan dengan selera, tetapi semakin lembap hasilnya, semakin penting penyimpanan dingin dan penanganan yang baik.
Bisa. Terasi dapat dihilangkan jika tidak tersedia atau kamu tidak menyukai aromanya. Rasa gurih masih dapat diperoleh dari tempe dan ebi, meskipun karakter rasa akhirnya sedikit berbeda.
Kering tempe ebi cocok disantap dengan nasi putih, nasi uduk, nasi kuning, telur dadar, ayam goreng, atau sayuran berkuah. Untuk menu sederhana, nasi hangat, telur, dan sayur bening sudah bisa menjadi pendamping yang praktis.
Kering tempe ebi merupakan pilihan menarik bagi kamu yang ingin mengolah tempe menjadi lauk dengan cita rasa lebih kaya. Perpaduan tempe goreng, ebi, cabai, bawang, terasi, serta rempah menghasilkan rasa gurih dan pedas yang cocok menemani berbagai hidangan rumahan.
Cara membuatnya pun relatif sederhana. Potong tempe dengan ukuran seragam, goreng sampai permukaannya cukup kering, haluskan bumbu bersama ebi, lalu tumis hingga matang dan harum. Setelah tempe dicampurkan, masak kembali sampai bumbu meresap dan cairan berkurang.
Supaya hasilnya lebih maksimal, perhatikan kematangan bumbu, jumlah air, dan proses pendinginan sebelum penyimpanan. Gunakan wadah bersih, simpan sesuai kondisi makanan, dan utamakan keamanan pangan jika ingin menjadikannya stok lauk.
Dengan bahan yang mudah diperoleh dan langkah memasak yang praktis, resep kering tempe ebi ini bisa menjadi salah satu menu andalan di rumah. Sajikan bersama nasi hangat untuk makan sehari-hari atau jadikan pelengkap nasi uduk dan nasi kuning ketika ingin menyiapkan hidangan yang lebih beragam.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Nasi ayam Hainan menjadi salah satu hidangan yang populer di Singapura dan dikenal dengan perpaduan nasi gurih, ayam rebus lembut,...
Kering tempe menjadi salah satu pilihan lauk rumahan yang praktis, ekonomis, dan cocok dipadukan dengan berbagai menu. Berbeda dari tempe...