Jangan Anggap Sepele, Dompet di Saku Belakang Bisa Ganggu Postur Tubuh

Menaruh dompet di saku belakang saat duduk ternyata dapat memengaruhi postur tubuh, memicu nyeri punggung, hingga mengiritasi saraf skiatik.

Menaruh dompet di saku belakang saat duduk ternyata dapat memengaruhi postur tubuh, memicu nyeri punggung, hingga mengiritasi saraf skiatik

Menyimpan dompet di saku belakang celana menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak orang, terutama pria. Posisi tersebut dianggap praktis karena dompet mudah dijangkau kapan saja. Namun, kebiasaan sederhana ini ternyata dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh jika terus dilakukan, terutama saat duduk dalam waktu lama.

Menurut berbagai ahli kesehatan, posisi duduk dengan dompet yang masih berada di saku belakang dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangan. Akibatnya, panggul, tulang belakang, hingga otot harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan posisi tubuh tetap tegak.

Dampak Dompet di Saku Belakang terhadap Tubuh

Mengubah postur tubuh

Menurut Neuro & Spine Consultants, dompet yang cukup tebal dapat membuat salah satu sisi bokong menjadi lebih tinggi saat duduk. Kondisi ini menyebabkan posisi panggul menjadi tidak sejajar.

Ketidakseimbangan tersebut memaksa tulang belakang bagian bawah, punggung, hingga leher melakukan penyesuaian secara terus-menerus. Jika kebiasaan ini berlangsung setiap hari, tekanan pada otot dan sendi akan meningkat sehingga memicu pegal, kaku, maupun nyeri.

Meningkatkan risiko nyeri punggung dan pinggul

Berdasarkan penjelasan Men’s Journal, posisi duduk yang tidak simetris memicu perubahan pada lengkungan tulang belakang. Panggul menjadi miring, sementara tulang belakang menyesuaikan agar kepala tetap berada pada posisi seimbang.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menyebabkan otot lebih cepat lelah serta meningkatkan tekanan pada sendi panggul dan punggung bawah. Akibatnya, seseorang lebih mudah mengalami nyeri ketika duduk terlalu lama, bekerja di kantor, atau menyetir.

Baca Juga:  Rahasia Kulit Sehat: Dampak Kurang Minum Air yang Jarang Disadari

Mengiritasi saraf skiatik

Dampak lain yang perlu diwaspadai adalah tekanan pada otot piriformis dan saraf skiatik, yaitu saraf terpanjang dalam tubuh yang membentang dari punggung bawah hingga kaki.

Tekanan yang terjadi secara terus-menerus dapat memicu iritasi pada saraf tersebut. Gejalanya meliputi nyeri pada bokong yang menjalar ke paha atau betis, rasa kesemutan, hingga kebas pada sebagian kaki.

Untuk mengurangi risiko tersebut, para ahli menyarankan agar dompet dikeluarkan dari saku belakang sebelum duduk, terutama ketika bekerja di depan komputer, mengemudi, atau melakukan perjalanan dalam waktu lama.

Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga posisi panggul dan tulang belakang tetap seimbang sehingga tekanan pada otot, sendi, dan saraf dapat diminimalkan. Selain itu, penggunaan dompet yang lebih tipis atau menyimpan dompet di saku depan juga dapat menjadi alternatif untuk menjaga kesehatan postur tubuh.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED