Strategi Baru Intel, Ubah Chip Tak Terpakai Jadi Sumber Pendapatan
Perusahaan teknologi Intel menemukan cara unik untuk meningkatkan pendapatan di tengah lonjakan kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan atau AI. Alih-alih...
Read more
Perusahaan teknologi Xiaomi resmi meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru bernama MiMo V2.5. Model ini hadir sebagai upaya Xiaomi untuk bersaing di pasar AI global yang semakin kompetitif.
MiMo V2.5 tersedia dalam dua varian, yaitu versi reguler dan versi Pro. Keduanya dikembangkan sebagai model open-weight, artinya bobot model tersedia untuk publik sehingga dapat digunakan secara mandiri, meski tidak sepenuhnya terbuka seperti model open-source.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan teknologi, MiMo V2.5 dilatih menggunakan sekitar 48 triliun token. Model ini dirancang sebagai AI multimodal native yang mampu memproses teks, gambar, dan video secara bersamaan dalam satu sistem.
MiMo V2.5 reguler memiliki total 310 miliar parameter dengan 15 miliar parameter aktif. Sementara itu, versi Pro membawa kapasitas lebih besar, yakni 1,02 triliun parameter dengan 42 miliar parameter aktif.
Selain itu, model ini mendukung konteks hingga satu juta token. Hal ini memungkinkan AI untuk memahami dokumen panjang atau menangani tugas kompleks dalam satu kali pemrosesan.
Menurut data pengujian internal perusahaan, MiMo V2.5 diklaim unggul dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan agentic AI dan pemahaman multimodal.
Dalam uji benchmark MiMo Coding Bench, versi reguler bahkan mampu menyamai performa versi Pro. Skor yang dicatat masing-masing berada di angka 71,8 dan 71,5.
Tak hanya itu, performa MiMo V2.5 juga dibandingkan dengan sejumlah model AI lain seperti DeepSeek V4, Kimi K2.6, Claude Opus 4.6, dan Gemini 3.1 Pro.
Pada pengujian pemahaman video, MiMo V2.5 mencatat skor 83,5 dalam benchmark DailyOmni. Angka ini lebih tinggi dibanding beberapa model lain seperti Claude yang berada di kisaran 80,5, meski masih sedikit di bawah Gemini yang mencapai 84,2.
Sementara dalam benchmark VideoHolmes, MiMo V2.5 meraih skor 64,0. Hasil ini juga melampaui Claude yang mencatat 59,5, dan mendekati performa Gemini dengan skor 64,2.
Meski demikian, penggunaan model ini secara lokal membutuhkan perangkat dengan spesifikasi tinggi. Perangkat seperti Mac Studio dengan konfigurasi maksimal disebut lebih ideal untuk menjalankan model ini.
GPU konsumen pada umumnya dinilai belum memiliki kapasitas VRAM yang cukup untuk mengoperasikan MiMo V2.5 secara optimal.
Bagi pengguna yang ingin mencoba, model ini sudah tersedia melalui platform AI studio dan API resmi. Selain itu, MiMo V2.5 juga dapat diunduh melalui platform distribusi AI seperti Hugging Face.
Dengan berbagai kemampuan tersebut, MiMo V2.5 menjadi salah satu model AI terbaru yang patut diperhitungkan dalam persaingan teknologi kecerdasan buatan global.
Referensi:
Kompas
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita IT Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia it — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Laptop yang sudah lama digunakan sering kali mengalami penurunan performa. Aktivitas sederhana seperti membuka banyak tab browser, menjalankan aplikasi, atau...
Perusahaan teknologi global Microsoft terus meningkatkan investasi di bidang cloud dan kecerdasan buatan atau AI. Namun, pertumbuhan bisnis cloud perusahaan...