Resmi Diuji Coba, ChatGPT Mulai Tampilkan Iklan untuk Pengguna Gratis

OpenAI mulai uji coba iklan di ChatGPT untuk pengguna Free dan Go di AS. Iklan muncul sebagai tautan sponsored di bawah jawaban. (Foto: ihram.co.id)

OpenAI mulai uji coba iklan di ChatGPT untuk pengguna Free dan Go di AS

OpenAI resmi mulai menguji coba penayangan iklan di ChatGPT untuk pengguna tier Free dan pelanggan paket hemat Go. Untuk tahap awal, iklan ini baru ditampilkan kepada pengguna di Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan dari detikINET, iklan akan muncul dalam bentuk tautan di bawah jawaban ChatGPT dengan label “sponsored”. OpenAI menegaskan bahwa keberadaan iklan tersebut tidak akan mempengaruhi kualitas maupun isi jawaban yang diberikan chatbot berbasis kecerdasan buatan tersebut.

Menurut OpenAI dalam postingan blog resminya, langkah ini bertujuan memperluas akses ke fitur yang lebih canggih tanpa mengorbankan kepercayaan pengguna.

“Tujuan kami adalah agar iklan mendukung akses yang lebih luas untuk fitur ChatGPT yang lebih canggih sambil mempertahankan kepercayaan yang orang-orang berikan kepada ChatGPT untuk tugas-tugas penting dan pribadi,” tulis OpenAI dalam blognya, seperti dikutip dari Engadget.

OpenAI juga menyebut bahwa uji coba ini masih dalam tahap awal.

“Kami memulai dengan uji coba untuk belajar, mendengarkan, dan memastikan kami memberikan pengalaman yang tepat,” lanjut perusahaan tersebut.

Siapa Saja yang Melihat Iklan di ChatGPT

Dalam skema yang sedang diuji, iklan hanya akan muncul untuk pengguna ChatGPT Free dan Go. Sementara itu, pelanggan paket Plus, Pro, Business, Enterprise, dan Education tidak akan melihat iklan sama sekali. Pengguna berusia di bawah 18 tahun juga tidak akan mendapatkan tampilan iklan.

OpenAI menekankan bahwa ChatGPT tidak akan menampilkan iklan ketika percakapan menyangkut topik sensitif seperti kesehatan fisik, kesehatan mental, maupun politik. Selain itu, perusahaan memastikan bahwa data dan percakapan pengguna tidak akan dijual kepada pengiklan.

Penayangan iklan disebut akan disesuaikan dengan konteks percakapan. Misalnya, pengguna yang sering bertanya tentang resep makanan berpotensi melihat iklan layanan pesan antar bahan makanan atau meal kit.

Pengguna tetap diberikan kendali atas pengalaman tersebut. Mereka bisa melihat riwayat interaksi dengan iklan, menghapusnya kapan saja, menutup iklan tertentu, memberikan umpan balik, serta mengatur preferensi personalisasi iklan sesuai kebutuhan.

Langkah OpenAI ini muncul di tengah persaingan industri kecerdasan buatan yang semakin ketat. Sebelumnya, perusahaan pesaing Anthropic sempat menayangkan iklan dalam ajang Super Bowl yang menyinggung keputusan OpenAI menghadirkan iklan di ChatGPT. CEO OpenAI, Sam Altman, bahkan menanggapi hal tersebut di media sosial dan menyebut iklan pesaingnya tidak jujur.

Dengan uji coba ini, OpenAI tampaknya mulai mencari model monetisasi tambahan di luar langganan berbayar, sembari tetap menjaga transparansi dan kontrol pengguna terhadap data mereka.

Referensi:
detikINET

📚 ️Baca Juga Seputar Internet

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Internet Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia internet — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED