Dorong Gerakan Gentengisasi, Ini Alasan Genteng Lebih Unggul dari Seng
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginan agar seluruh atap bangunan di Indonesia ke depan menggunakan genteng, bukan lagi seng. Gagasan tersebut...
Read more
Terminal listrik atau stop kontak bertingkat memang praktis. Dalam satu colokan, pengguna bisa menyambungkan beberapa perangkat elektronik sekaligus. Namun, di balik kemudahannya, ada risiko yang sering diabaikan.
Berdasarkan laporan dari Medcom.id, tidak semua perangkat elektronik aman jika dicolok ke terminal listrik. Beberapa peralatan rumah tangga memiliki daya listrik besar sehingga berpotensi menyebabkan panas berlebih, korsleting, bahkan kebakaran jika digunakan tidak sesuai kapasitas.
Penggunaan terminal listrik yang melebihi batas daya dapat membuat kabel cepat panas. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa merusak instalasi listrik rumah dan membahayakan penghuni.
Berikut sejumlah perangkat rumah tangga yang sebaiknya langsung disambungkan ke stop kontak dinding agar lebih aman:
1. Kulkas
Kulkas bekerja selama 24 jam tanpa henti dan membutuhkan pasokan listrik yang stabil. Jika disambungkan ke terminal listrik, arus bisa menjadi tidak stabil dan berisiko memperpendek usia perangkat. Selain itu, beban listrik yang terus menerus dapat membuat terminal cepat panas.
2. Mesin cuci
Mesin cuci memiliki daya cukup besar, terutama saat proses pemanasan air atau pengeringan. Daya yang tinggi dalam waktu tertentu bisa membebani terminal listrik. Karena itu, mesin cuci sebaiknya dicolok langsung ke stop kontak dinding.
3. AC atau Air Conditioner
AC membutuhkan daya tinggi dan arus yang stabil saat beroperasi. Penggunaan terminal listrik dapat meningkatkan risiko panas berlebih dan gangguan pada instalasi listrik rumah.
4. Microwave
Microwave menggunakan daya besar dalam waktu singkat. Lonjakan arus saat alat ini dinyalakan berpotensi memicu gangguan listrik jika disambungkan ke terminal yang tidak sesuai kapasitas.
5. Dispenser air panas
Dispenser dengan fitur pemanas air memerlukan daya cukup besar untuk menjaga suhu air tetap panas. Jika dicolok ke terminal listrik, kabel bisa cepat panas dan berisiko menimbulkan korsleting.
6. Setrika listrik
Setrika menghasilkan panas tinggi dan membutuhkan daya besar selama digunakan. Menyambungkannya ke terminal listrik dapat meningkatkan potensi korsleting, terutama jika digunakan bersamaan dengan perangkat lain.
7. Rice cooker
Saat proses memasak nasi, rice cooker membutuhkan daya relatif tinggi. Agar lebih aman, perangkat ini sebaiknya langsung dicolok ke stop kontak utama.
Menurut informasi yang dihimpun dari Medcom.id, penggunaan terminal listrik harus disesuaikan dengan kapasitas daya yang tertera pada perangkat dan terminal itu sendiri. Pemilik rumah juga dianjurkan untuk tidak menumpuk terlalu banyak perangkat dalam satu sumber listrik.
Selain itu, penting untuk memilih terminal listrik berkualitas, memiliki fitur pengaman seperti pemutus arus otomatis, dan memastikan instalasi listrik rumah dalam kondisi baik. Kabel yang sudah aus atau longgar juga sebaiknya segera diganti untuk mencegah risiko kebakaran.
Kesadaran dalam menggunakan perangkat elektronik secara tepat bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga menyangkut keselamatan seluruh penghuni rumah.
Referensi:
Medcom.id
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Properti Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia properti — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginan agar seluruh atap bangunan di Indonesia ke depan menggunakan genteng, bukan lagi seng. Gagasan tersebut...
Terminal listrik atau stop kontak bertingkat memang praktis. Dalam satu colokan, pengguna bisa menyambungkan beberapa perangkat elektronik sekaligus. Namun, di...