Kondisi Banjir Jakarta Pagi Ini, Sejumlah Wilayah Masih Terendam Parah

Banjir di Jakarta belum surut. BPBD mencatat puluhan RT masih tergenang dengan ketinggian air hingga 3,5 meter pada Jumat pagi. (Foto: Febryan Kevin/Kompas.com )
Banjir di Jakarta belum surut. BPBD mencatat puluhan RT masih tergenang dengan ketinggian air hingga 3,5 meter pada Jumat pagi. (Foto: Febryan Kevin/Kompas.com )

Banjir di Jakarta belum surut

Banjir di sejumlah wilayah Jakarta hingga Jumat (30/1) pagi masih belum sepenuhnya surut. Puluhan rukun tetangga atau RT tercatat masih terendam air dengan ketinggian bervariasi, bahkan di beberapa titik mencapai lebih dari tiga meter.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, pada pukul 07.00 WIB tercatat sebanyak 39 RT dan tiga ruas jalan masih tergenang banjir. Wilayah yang terdampak tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 39 RT dan 3 ruas jalan tergenang,” kata BPBD DKI Jakarta dalam keterangan tertulis.

Ketinggian genangan tertinggi terjadi di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, dengan air mencapai hingga 3,5 meter. Kondisi ini dipicu oleh curah hujan yang tinggi serta luapan sejumlah sungai utama yang melintasi Jakarta.

Sebaran Wilayah Terdampak dan Lokasi Pengungsian

Di Jakarta Barat, banjir merendam delapan RT yang tersebar di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, dan Kembangan Selatan. Ketinggian air di wilayah ini berkisar antara 20 hingga 30 sentimeter akibat luapan Kali Mookervaart.

Jakarta Selatan juga mencatat delapan RT terdampak banjir, khususnya di Kelurahan Pejaten Timur, Rawajati, dan Tanjung Barat. Menurut BPBD DKI, ketinggian air di kawasan ini berada pada rentang 150 hingga 350 sentimeter, dipengaruhi luapan Kali Ciliwung.

Sementara itu, Jakarta Timur menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yakni 21 RT. Genangan terjadi di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, dan Balekambang. Ketinggian air dilaporkan mencapai 50 hingga 350 sentimeter, juga akibat luapan Kali Ciliwung.

Di Jakarta Utara, banjir masih merendam dua RT di Kelurahan Cilincing dan Marunda dengan ketinggian air sekitar 20 hingga 30 sentimeter, dipicu luapan Kali Nagrak.

BPBD DKI Jakarta menyebutkan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah. Upaya penyedotan air terus dilakukan, sekaligus memastikan saluran dan tali-tali air berfungsi dengan baik. “Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata BPBD DKI Jakarta.

Akibat banjir, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi penampungan sementara. Berdasarkan data BPBD DKI, pengungsian tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Timur, dengan ratusan jiwa tercatat berada di masjid, aula, RPTRA, hingga sekolah.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi layanan darurat 112 yang beroperasi 24 jam tanpa biaya.

Referensi:
Detik News

📚 ️Baca Juga Seputar Nasional

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED