Konten
Miguel Oliveira Siap Jalani Balapan Kandang Terakhir di MotoGP Portugal 2025

Miguel Oliveira siap menjalani balapan kandang terakhir di MotoGP Portugal 2025 sebelum pindah ke ajang WSBK musim depan
Miguel Oliveira akan menutup perjalanan kariernya di MotoGP dengan momen penuh emosi. Balapan di Sirkuit Algarve, Portimao, pada akhir pekan ini akan menjadi balapan kandang terakhir bagi pembalap asal Portugal tersebut sebelum ia resmi meninggalkan MotoGP musim depan.
Menurut laporan dari Yamaha Racing, Oliveira tidak akan lagi memperkuat tim Pramac Racing Yamaha untuk musim 2026. Kursi yang ia duduki kini telah resmi diberikan kepada Toprak Razgatlioglu, juara dunia World Superbike (WSBK) 2025.
Kondisi ini membuat Oliveira harus mengakhiri kiprahnya di MotoGP lebih cepat dari yang diharapkan. Pembalap berusia 30 tahun itu akan melanjutkan kariernya di WSBK 2026 bersama tim BMW, menandai babak baru dalam perjalanan profesionalnya di dunia balap motor.
Dari KTM ke Yamaha: Perjalanan Panjang Oliveira di MotoGP
Miguel Oliveira memulai debut di ajang MotoGP pada musim 2019 bersama tim satelit KTM, Tech3. Sebelumnya, ia berhasil menorehkan prestasi impresif dengan menjadi runner up Moto2 2018, yang membawanya naik kelas ke kasta tertinggi balap motor dunia.
Setelah dua musim bersama Tech3, Oliveira dipromosikan ke tim pabrikan KTM pada 2021. Ia kemudian melanjutkan karier bersama tim RNF Aprilia dan terakhir bergabung dengan Trackhouse Racing yang bermitra dengan Yamaha.
Sepanjang kariernya, Oliveira telah lima kali tampil di MotoGP Portugal, dan pencapaian terbaiknya terjadi pada musim 2020 ketika ia sukses menjuarai balapan di Portimao. Kemenangan itu menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kariernya sebagai pembalap MotoGP.
Namun, tidak semua balapan di tanah air berjalan mulus. Pada MotoGP Portugal 2023, Oliveira gagal finis setelah terlibat insiden tabrakan dengan Marc Marquez di awal balapan. Momen tersebut menjadi salah satu pengalaman paling pahit sepanjang kiprahnya di sirkuit kandang.
Momen Perpisahan yang Penuh Emosi di Portimao
Dalam wawancara resmi yang dikutip dari situs Yamaha Racing, Oliveira mengaku sangat emosional menghadapi akhir pekan ini. Ia menyebut Portimao memiliki tempat istimewa di hatinya karena merupakan sirkuit di tanah kelahirannya, sekaligus lokasi yang memberinya kemenangan pertama di ajang MotoGP.
“Saya sangat emosional, karena Portimao adalah sirkuit yang sangat istimewa bagi saya, dan balapan di kandang sendiri selalu memberi motivasi ekstra untuk tampil baik,” kata Oliveira.
“Mengetahui ini mungkin balapan MotoGP terakhir saya di depan para penggemar membuat akhir pekan ini semakin istimewa. Saya ingin tampil baik, menikmatinya, dan memastikan tim serta semua penggemar juga menikmatinya. Saya tak sabar untuk memulainya,” ujarnya menambahkan.
Kendati akan berpisah dengan MotoGP, Oliveira tetap mendapat banyak dukungan dari para penggemar Portugal yang menganggapnya sebagai ikon nasional dalam dunia balap motor. Ia juga berjanji akan menutup musim ini dengan performa terbaik sebelum beralih ke tantangan baru di ajang World Superbike 2026.
Referensi: CNN Indonesia
📚 ️Baca Juga Seputar Balap
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉
Kumpulan Artikel dan Berita Balap Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia balap — semua ada di sana!Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
BERITATERBARU
WhatsApp Hentikan Dukungan Android Lawas, Cek HP yang Mulai Tak Kompatibel
Pengguna HP Android lawas perlu mulai mengecek versi sistem operasi yang digunakan. WhatsApp telah memperbarui persyaratan minimum perangkat, sehingga sejumlah...
Mengapa Gen Z Kini Enggan Mengucap Halo Saat Angkat Telepon? Ini Penjelasannya
Kebiasaan menjawab telepon ternyata mengalami perubahan di kalangan generasi muda. Jika dulu kata "halo" hampir selalu menjadi sapaan pertama saat...
















