Bikin Ngiler! 5 Masakan Farida Nurhan, dari Oseng Jamur Bakso hingga Sambal Udang
Ada kalanya menu makan sederhana justru terasa lebih menggoda daripada hidangan mahal di restoran. Sepiring nasi putih hangat dengan lauk...
Read more
Pisang goreng selalu punya tempat tersendiri di hati pencinta camilan. Aromanya yang harum saat baru diangkat dari penggorengan, teksturnya yang renyah di luar, serta daging buah yang lembut di dalam membuat gorengan sederhana ini sulit ditolak. Apalagi jika disajikan bersama secangkir kopi atau teh hangat pada pagi dan sore hari.
Bagi banyak orang, pisang goreng juga mengingatkan pada suasana rumah yang nyaman. Ada kalanya camilan ini hadir sebagai teman bersantai bersama keluarga, hidangan untuk menyambut tamu, atau pengganjal perut ketika ingin menikmati sesuatu yang manis tanpa perlu membeli makanan di luar.
Menariknya, pisang goreng tidak harus dibuat dengan cara yang itu-itu saja. Dengan sedikit kreativitas, pisang yang tersedia di dapur bisa diolah menjadi berbagai sajian dengan rasa dan aroma berbeda. Mulai dari pisang goreng madu yang manis legit, pisang goreng wijen yang gurih dan harum, hingga pisang goreng pandan yang memiliki aroma khas.
Bahan-bahannya pun relatif mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Kamu bisa menggunakan pisang kepok, pisang raja, pisang uli, atau pisang tanduk sesuai selera. Kuncinya terletak pada pemilihan pisang, komposisi adonan tepung, serta teknik menggoreng yang tepat.
Kalau sedang mencari inspirasi camilan rumahan yang sederhana tetapi terasa istimewa, berikut tiga resep pisang goreng renyah yang bisa kamu coba.
Pisang goreng madu menjadi salah satu variasi gorengan yang banyak digemari karena memiliki perpaduan rasa manis, tekstur lembut, dan lapisan luar yang berwarna kecokelatan. Aroma madu memberikan sentuhan khas yang membuat camilan ini terasa berbeda dari pisang goreng biasa.
Sajian ini cocok untuk kamu yang menyukai camilan manis dengan rasa pisang yang tetap terasa. Pisang raja bisa menjadi pilihan karena memiliki rasa manis dan aroma yang khas. Namun, jenis pisang lain yang cocok digoreng juga bisa digunakan sesuai ketersediaan.
Madu digunakan untuk menambah rasa manis dan aroma pada adonan. Sementara itu, campuran tepung terigu dan tepung beras membantu membentuk lapisan yang menyelimuti pisang ketika digoreng.
Agar hasilnya lebih nikmat, sajikan pisang goreng madu selagi hangat. Kamu juga bisa menambahkan sedikit madu di atasnya jika menginginkan rasa manis yang lebih kuat.
Untuk sekitar 4 porsi, siapkan bahan berikut:
Pilih pisang yang sudah matang, tetapi daging buahnya masih cukup padat. Pisang yang terlalu lembek cenderung mudah hancur ketika dipotong atau dibalut adonan.
Perhatikan kekentalan adonan karena adonan yang terlalu cair akan menghasilkan lapisan yang tipis. Sebaliknya, adonan yang terlalu kental dapat membuat lapisan tepung terasa tebal dan kurang seimbang dengan daging buah.
Jangan menggunakan api terlalu besar. Kandungan gula dari madu dan gula pasir membuat lapisan luar lebih mudah mengalami pencokelatan. Api sedang membantu proses pematangan berlangsung lebih terkendali.
Jika ingin mendapatkan tekstur yang lebih renyah, tiriskan pisang dengan baik setelah digoreng. Hindari menumpuk pisang saat masih panas karena uap yang terperangkap dapat membuat lapisan luarnya cepat melempem.
Pisang goreng madu paling pas disantap bersama kopi hitam, teh tawar, atau susu hangat. Rasa manisnya juga cocok menjadi teman berkumpul bersama keluarga pada akhir pekan.
Kalau kamu lebih menyukai gorengan dengan sensasi gurih dan aroma kacang yang khas, pisang goreng wijen layak masuk daftar camilan favorit. Taburan wijen memberikan rasa yang lebih kaya sekaligus membuat tampilan pisang goreng terlihat menarik.
Resep ini bisa menggunakan pisang kepok, pisang uli, maupun pisang tanduk. Pisang kepok dan pisang uli cocok untuk potongan berukuran sedang, sedangkan pisang tanduk dapat memberikan bentuk yang lebih panjang.
Perpaduan tepung beras dan tepung kanji menjadi bagian penting dari resep ini. Tepung beras membantu membentuk lapisan yang kering, sementara tepung kanji memberikan karakter tekstur yang renyah. Baking powder turut membantu membuat lapisan adonan lebih ringan.
Wijen putih kemudian dicampurkan ke dalam adonan tepung agar menempel pada pisang dan ikut terpanggang selama proses penggorengan.
Untuk sekitar 4 porsi, siapkan:
Bahan utama:
Bahan adonan tepung:
Air dingin digunakan untuk membantu menghasilkan adonan yang sesuai dan menjaga campuran tetap sejuk sebelum digoreng. Namun, kerenyahan akhir juga ditentukan oleh ketebalan adonan, suhu minyak, serta cara meniriskan pisang.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah pisang yang dimasukkan ke dalam wajan. Menggoreng terlalu banyak dalam satu waktu bisa menurunkan suhu minyak sehingga lapisan tepung lebih mudah menyerap minyak.
Pastikan adonan tidak terlalu encer. Jika lapisannya terlalu tipis, wijen akan sulit menempel dan tekstur renyahnya kurang terasa. Sebaliknya, lapisan yang terlalu tebal berisiko membuat pisang terasa lebih berat ketika disantap.
Gunakan minyak yang cukup banyak agar pisang terendam dengan baik. Balik pisang sesekali supaya warna kecokelatannya merata. Setelah matang, jangan langsung menutup wadah karena uap panas dapat membuat lapisan renyah menjadi lunak.
Pisang goreng wijen memiliki perpaduan rasa manis alami dari pisang dan gurih dari wijen. Kamu bisa menyajikannya sebagai teman minum teh, camilan keluarga, atau hidangan sederhana ketika ada tamu berkunjung.
Jika ingin membuatnya untuk jualan, pertimbangkan ukuran potongan yang seragam agar waktu menggoreng lebih konsisten. Gunakan kemasan yang memiliki ventilasi supaya uap tidak terperangkap dan membuat gorengan cepat melempem.
Ingin mencoba variasi pisang goreng dengan aroma yang lebih harum? Pisang goreng pandan bisa menjadi pilihan menarik. Kreasi yang terinspirasi dari sajian pisang goreng Thailand ini memadukan pisang berbalut tepung dengan daun pandan yang ikut digoreng.
Berbeda dari resep yang menggunakan air pandan atau pasta pandan untuk memberi warna pada adonan, versi ini memakai lembaran daun pandan secara langsung. Daun tersebut dimasukkan ke dalam minyak ketika pisang digoreng sehingga aromanya menyebar selama proses memasak.
Selain pandan, adonan tepungnya menggunakan campuran tepung terigu, tepung beras, soda kue, vanili, garam, wijen, dan air es. Kombinasi tersebut menghasilkan lapisan yang menyelimuti pisang dengan tambahan aroma vanili dan wijen.
Resep ini cocok bagi pencinta camilan tradisional yang ingin mencoba sentuhan berbeda tanpa menggunakan bahan yang sulit ditemukan. Pisang kepok dapat menjadi pilihan utama karena daging buahnya relatif padat dan cocok diolah menjadi gorengan.
Untuk sekitar 4–6 porsi, siapkan bahan berikut:
Bahan utama:
Bahan adonan tepung:
Jumlah pisang dalam satu sisir dapat berbeda-beda, sehingga banyaknya adonan yang dibutuhkan mungkin perlu disesuaikan. Jika adonan masih tersisa, gunakan secukupnya untuk membalut pisang dan hindari membuat lapisan terlalu tebal.
Gunakan daun pandan yang masih segar dan beraroma kuat. Cuci bersih, kemudian keringkan sebelum dipotong dan dimasukkan ke minyak. Daun yang masih basah dapat menyebabkan minyak memercik sehingga perlu ditangani dengan hati-hati.
Jangan memasukkan terlalu banyak daun pandan sekaligus. Gunakan secukupnya agar proses menggoreng tetap mudah dikendalikan dan daun tidak memenuhi wajan.
Air es membantu menjaga adonan tetap dingin sebelum digunakan. Meski demikian, jangan mengaduk adonan terlalu lama setelah seluruh bahan tercampur. Segera gunakan adonan agar hasil gorengan memiliki tekstur yang sesuai.
Perhatikan pula warna pisang selama digoreng. Warna kuning keemasan menjadi salah satu tanda lapisan tepung mulai matang, tetapi waktu memasak tetap bergantung pada ukuran potongan, suhu minyak, dan ketebalan adonan.
Pisang goreng pandan paling nikmat disantap sesaat setelah matang. Aroma pandan, vanili, dan wijen membuat camilan ini terasa berbeda dari pisang goreng pada umumnya.
Walaupun ketiga resep di atas memiliki bahan dan aroma berbeda, ada beberapa hal yang sama-sama perlu diperhatikan untuk menghasilkan pisang goreng yang enak.
Tidak semua pisang memiliki karakter yang sama ketika digoreng. Pisang kepok memiliki daging yang cukup padat sehingga cocok untuk pisang goreng berbalut tepung. Pisang raja memiliki rasa manis dan aroma khas, sedangkan pisang uli sering digunakan untuk camilan goreng karena teksturnya sesuai.
Pisang tanduk juga bisa menjadi alternatif jika ingin menghasilkan potongan yang lebih besar. Apa pun jenisnya, pilih buah yang sudah matang tetapi belum terlalu lembek agar bentuknya tetap terjaga selama proses memasak.
Adonan tepung berfungsi melapisi pisang dan membantu membentuk permukaan yang renyah. Jika terlalu encer, lapisan tepung mudah terlepas dan hasilnya cenderung tipis. Jika terlalu kental, lapisan bisa terasa tebal dan kurang seimbang dengan daging buah.
Tambahkan air secara bertahap sambil mengaduk adonan. Dengan cara ini, kamu bisa menyesuaikan teksturnya sebelum pisang dimasukkan.
Minyak yang belum cukup panas membuat lapisan tepung lebih mudah menyerap minyak. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas dapat membuat bagian luar cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum matang sempurna.
Gunakan api sedang dan sesuaikan selama proses menggoreng. Jika menggoreng dalam beberapa tahap, beri waktu agar suhu minyak kembali stabil sebelum memasukkan potongan berikutnya.
Menggoreng terlalu banyak pisang sekaligus bisa membuat suhu minyak turun. Potongan pisang juga berisiko saling menempel sehingga lapisan tepung tidak matang secara merata.
Lebih baik menggoreng dalam beberapa kelompok kecil. Cara ini memang membutuhkan sedikit waktu tambahan, tetapi hasilnya lebih mudah dikendalikan.
Setelah pisang matang, letakkan di rak kawat atau saringan agar minyak berlebih dapat menetes. Hindari langsung menumpuk pisang goreng dalam wadah tertutup ketika masih panas.
Jika ingin menyajikannya beberapa saat kemudian, biarkan pisang berada di tempat yang memiliki sirkulasi udara. Uap yang terperangkap merupakan salah satu penyebab lapisan gorengan kehilangan kerenyahannya.
Pisang goreng madu cocok untuk pencinta rasa manis legit. Pisang goreng wijen menawarkan sensasi gurih dengan aroma biji wijen, sedangkan pisang goreng pandan memberikan karakter harum yang lebih khas.
Ketiganya dapat menjadi camilan teman kopi, sajian sore bersama keluarga, atau ide menu sederhana untuk usaha rumahan. Jika ingin menambahkan topping, gunakan secukupnya agar rasa pisang tetap menjadi bagian utama.
Pisang kepok, pisang uli, pisang raja, dan pisang tanduk bisa digunakan. Pisang kepok dan uli cocok untuk gorengan berbalut tepung, pisang raja memberikan rasa manis yang khas, sedangkan pisang tanduk bisa dipotong menjadi bagian yang lebih besar. Pilih buah yang matang tetapi tidak terlalu lembek.
Gunakan adonan dengan kekentalan yang sesuai, pastikan minyak cukup panas, dan jangan menggoreng terlalu banyak sekaligus. Setelah matang, tiriskan di rak atau saringan dan hindari menumpuk pisang ketika masih panas. Perlu diketahui, kerenyahan tetap akan berkurang seiring waktu, terutama jika pisang disimpan dalam wadah tertutup.
Bisa. Kamu dapat mengurangi atau tidak menggunakan gula pasir karena madu sudah memberikan rasa manis. Namun, rasa akhir akan berbeda dari resep asli. Perhatikan pula proses penggorengan karena madu dan gula sama-sama dapat mempercepat pencokelatan lapisan luar.
Tepung beras membantu membentuk lapisan luar yang kering, sedangkan tepung kanji memberikan karakter tekstur yang renyah. Perpaduan keduanya sering digunakan untuk menghasilkan gorengan dengan lapisan tepung yang tidak hanya tebal, tetapi juga memiliki sensasi garing ketika digigit.
Untuk resep ini, daun pandan asli digunakan agar aromanya keluar ketika ikut digoreng bersama pisang. Penggunaan pasta atau air pandan akan menghasilkan pendekatan yang berbeda karena bahan tersebut dicampurkan ke adonan, bukan digunakan sebagai lembaran daun yang digoreng.
Pisang goreng membuktikan bahwa camilan rumahan tidak harus dibuat dengan bahan mahal atau teknik memasak yang rumit. Dengan pisang matang, tepung, dan beberapa bahan tambahan, kamu sudah bisa menghadirkan sajian hangat yang cocok dinikmati kapan saja.
Tiga variasi di atas menawarkan pengalaman yang berbeda. Pisang goreng madu cocok untuk kamu yang menyukai rasa manis dan legit. Pisang goreng wijen bisa menjadi pilihan bagi pencinta tekstur renyah dengan sentuhan gurih, sementara pisang goreng pandan memberikan aroma harum yang membuat camilan terasa lebih istimewa.
Kamu juga tidak harus menunggu akhir pekan untuk mencoba resepnya. Saat punya pisang matang di dapur dan ingin membuat teman minum kopi, pilih salah satu variasi yang paling sesuai dengan selera keluarga.
Pada akhirnya, kenikmatan pisang goreng bukan hanya terletak pada rasa manis atau kerenyahan kulitnya. Ada suasana hangat yang ikut hadir ketika sepiring gorengan diletakkan di meja, lalu dinikmati bersama orang-orang terdekat. Sederhana, mudah dibuat, dan selalu punya alasan untuk dirindukan.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada kalanya menu makan sederhana justru terasa lebih menggoda daripada hidangan mahal di restoran. Sepiring nasi putih hangat dengan lauk...
Marry Me Chicken, Resep Ayam Creamy yang Populer di Google Marry Me Chicken menjadi salah satu hidangan yang menarik perhatian...