3 Resep Roti Tawar Simpel, Bisa Jadi Sarapan hingga Camilan Enak
Roti tawar menjadi salah satu bahan makanan praktis yang mudah dikreasikan di rumah. Selain dinikmati dengan olesan mentega, selai, atau...
Read more
Jajanan sekolah selalu punya tempat tersendiri di hati banyak orang. Mulai dari telur gulung yang gurih, sempol ayam dengan tekstur kenyal, hingga kue cubit bertabur cokelat meses, semuanya menghadirkan kenangan sederhana yang sulit dilupakan. Meski sering dijual di depan gerbang sekolah, berbagai jajanan tersebut sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah.
Membuat jajanan sekolah sendiri menjadi pilihan menarik untuk menyiapkan camilan keluarga. Bahan-bahannya relatif mudah ditemukan di pasar maupun supermarket, sedangkan proses memasaknya bisa disesuaikan dengan peralatan yang tersedia di dapur.
Kamu bisa mengajak anak mengenal proses memasak melalui kegiatan sederhana, seperti mengocok telur, mencampur adonan, atau memilih topping kue. Selain menjadi kegiatan yang menyenangkan, membuat camilan sendiri juga memberi kesempatan untuk memperhatikan kebersihan bahan, penggunaan minyak, serta tingkat kematangan makanan.
Ada tiga jajanan yang bisa dicoba, yaitu telur gulung, sempol ayam, dan kue cubit. Telur gulung menawarkan tekstur tipis yang gurih, sempol ayam memadukan daging ayam dengan tepung tapioka sehingga terasa kenyal, sedangkan kue cubit memiliki tekstur lembut dengan rasa manis yang cocok untuk teman bersantai.
Setiap resep memiliki teknik memasak yang berbeda. Telur gulung membutuhkan minyak panas agar mudah digulung, sempol ayam perlu direbus sebelum digoreng, sementara kue cubit dibuat menggunakan cetakan khusus. Dengan mengikuti langkah-langkahnya secara tepat, kamu bisa menghadirkan jajanan nostalgia yang lezat untuk dinikmati bersama keluarga.
Telur gulung termasuk jajanan sekolah yang mudah dikenali dari bentuknya. Telur yang dikocok bersama bumbu kemudian dituangkan ke dalam minyak panas hingga membentuk lembaran tipis. Saat telur mulai mengapung, tusuk sate digunakan untuk menggulungnya sampai membentuk lapisan yang padat.
Cita rasanya sederhana, yaitu gurih dengan sedikit sentuhan lada. Meski bahan yang dibutuhkan tidak banyak, teknik memasak berperan penting agar telur dapat membentuk gulungan yang rapi dan tidak mudah terlepas.
Resep ini menggunakan dua butir telur yang dicampur dengan air matang. Penambahan air membantu membuat campuran telur lebih encer sehingga dapat menyebar tipis saat dituangkan ke minyak. Telur gulung kemudian disajikan dengan saus sambal dan mayones sesuai selera.
Bahan saus pelengkap:
1. Kocok telur dan bumbu
Pecahkan telur ke dalam wadah bersih. Tambahkan garam dan lada halus sesuai selera, kemudian kocok sampai putih dan kuning telur tercampur rata.
2. Tambahkan air matang
Tuangkan enam sendok makan air matang ke dalam kocokan telur. Kocok kembali hingga campuran terlihat lebih encer dan sedikit berbusa. Campuran yang merata membantu telur menyebar dengan lebih mudah ketika dituangkan ke minyak.
3. Panaskan minyak
Tuangkan minyak ke dalam wajan yang cukup dalam agar telur dapat mengapung dan digulung. Panaskan dengan api sedang hingga minyak cukup panas.
Pastikan minyak panas secara merata, tetapi jangan sampai berasap berlebihan. Minyak yang terlalu panas dapat membuat telur cepat kering atau gosong sebelum sempat digulung.
4. Tuangkan telur secara menyebar
Ambil sekitar dua sendok makan campuran telur, kemudian tuangkan ke minyak panas dengan gerakan menyebar. Jangan menuangkan seluruh adonan sekaligus karena telur akan lebih sulit dibentuk menjadi gulungan kecil.
5. Gulung menggunakan tusuk sate
Ketika telur mulai mengapung dan bagian tepinya mulai terbentuk, masukkan tusuk sate secara perlahan. Gulung telur mengelilingi tusuk sambil mengarahkannya ke pinggir wajan.
Lakukan dengan hati-hati agar tidak terkena percikan minyak. Jika telur belum cukup kokoh, tunggu beberapa saat sebelum mulai menggulung.
6. Padatkan gulungan
Setelah telur tergulung, tarik ke sisi wajan dan rapikan bentuknya menggunakan gerakan perlahan. Pastikan telur matang merata sebelum diangkat. Ulangi proses yang sama sampai campuran telur habis.
7. Sajikan dengan saus
Letakkan telur gulung di piring saji. Tambahkan saus sambal dan mayones sesuai selera. Sajikan segera agar teksturnya tetap nikmat.
Kunci utama membuat telur gulung terletak pada konsistensi adonan dan suhu minyak. Jika minyak kurang panas, telur bisa menyebar tanpa membentuk lapisan yang cukup kuat. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas membuat telur cepat matang dan sulit digulung.
Gunakan wajan yang cukup dalam serta tusuk sate yang bersih dan kering. Tuangkan telur sedikit demi sedikit agar bentuk gulungan lebih mudah dikendalikan. Jika baru pertama kali mencoba, buat gulungan berukuran kecil terlebih dahulu.
Untuk variasi rasa, kamu bisa menambahkan sedikit daun bawang cincang ke dalam adonan. Namun, jangan memasukkan terlalu banyak bahan tambahan karena potongan yang besar dapat membuat telur sulit menggulung dengan rapi.
Sempol ayam merupakan jajanan berbahan dasar daging ayam cincang dan tepung tapioka yang dibentuk memanjang pada tusuk sate. Adonan kemudian direbus hingga matang sebelum dilapisi telur dan digoreng sampai bagian luarnya berwarna keemasan.
Perpaduan ayam dan tepung tapioka menghasilkan tekstur kenyal yang menjadi ciri khas sempol. Bawang putih, bawang merah, merica, serta daun bawang memberikan aroma gurih sehingga camilan ini terasa nikmat meskipun disajikan tanpa banyak pelengkap.
Sempol ayam juga cocok dijadikan camilan sore atau bekal untuk perjalanan singkat. Agar hasilnya lebih enak, gunakan daging ayam yang segar dan campurkan tepung secara merata. Jangan menambahkan tepung terlalu banyak karena tekstur sempol bisa menjadi terlalu padat.
Bumbu halus:
Bahan pelapis:
1. Haluskan bumbu
Haluskan bawang putih, bawang merah, dan merica hingga tercampur rata. Bumbu ini menjadi dasar rasa gurih pada adonan sempol.
2. Campurkan bahan utama
Masukkan ayam cincang ke dalam wadah. Tambahkan tepung tapioka, tepung terigu, satu butir telur, daun bawang, gula pasir, garam, kaldu jamur, dan bumbu halus.
Aduk sampai semua bahan tercampur merata. Kamu bisa menggunakan sendok atau tangan yang sudah dicuci bersih. Jangan menguleni secara berlebihan; cukup sampai adonan menyatu dan mudah dibentuk.
3. Siapkan tusuk sate
Lumuri tangan dengan sedikit minyak agar adonan tidak terlalu lengket. Ambil sebagian adonan, lalu tempelkan pada tusuk sate. Bentuk memanjang dengan ketebalan yang relatif seragam.
Sisakan bagian ujung tusuk sate sebagai pegangan. Lakukan proses yang sama sampai adonan habis.
4. Rebus sempol hingga matang
Didihkan air dalam panci, lalu masukkan sempol secara bertahap. Jangan memenuhi panci terlalu banyak agar bentuk sempol tidak saling menempel.
Rebus sampai sempol matang. Angkat dan tiriskan. Biarkan uap panas berlebih berkurang sebelum sempol dilapisi telur.
5. Siapkan telur pelapis
Pecahkan satu butir telur ke dalam wadah. Tambahkan dua sendok makan air dan setengah sendok teh garam, kemudian kocok sampai rata.
6. Celupkan sempol ke telur
Masukkan sempol yang sudah direbus ke dalam kocokan telur. Balut seluruh permukaannya secara merata agar terbentuk lapisan tipis ketika digoreng.
7. Goreng sampai keemasan
Panaskan minyak dengan api sedang. Goreng sempol secara bertahap sambil sesekali dibalik agar seluruh permukaan matang merata.
Karena sempol mengandung ayam, pastikan bagian dalamnya sudah matang sempurna. Angkat ketika lapisan telur berwarna keemasan, kemudian tiriskan minyak berlebih.
8. Sajikan dengan saus
Susun sempol ayam di atas piring. Sajikan selagi hangat dengan saus sambal atau saus cabai favorit. Jika ingin rasa lebih ringan, gunakan saus tomat sebagai pendamping.
Gunakan perbandingan daging ayam dan tepung sesuai resep. Terlalu banyak tepung dapat membuat sempol terasa keras atau terlalu padat, sedangkan adonan yang terlalu basah akan sulit dibentuk pada tusuk sate.
Bentuk sempol dengan ukuran yang seragam supaya waktu perebusan dan penggorengan lebih mudah dikendalikan. Pastikan air sudah mendidih sebelum sempol dimasukkan, lalu rebus sampai matang sebelum proses penggorengan.
Jika ingin membuat sempol dalam jumlah banyak, kamu bisa merebusnya terlebih dahulu dan menyimpannya setelah dingin dalam wadah tertutup di lemari es. Saat akan disajikan, lapisi dengan telur lalu goreng hingga panas merata. Jangan membiarkan sempol berbahan ayam terlalu lama pada suhu ruang.
Kue cubit menjadi salah satu jajanan yang identik dengan masa sekolah. Bentuknya kecil, teksturnya lembut, dan biasanya disajikan dengan taburan cokelat meses. Aroma kue yang baru matang juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama ketika dinikmati sebagai camilan sore.
Kue cubit bisa dibuat sendiri menggunakan bahan sederhana seperti tepung terigu, telur, gula, susu, vanili, dan baking powder. Adonan dimasak dalam cetakan khusus hingga mengembang dan matang. Kamu bisa menambahkan meses sebagai topping klasik atau menggantinya dengan bahan lain sesuai selera.
Dibandingkan telur gulung dan sempol ayam, kue cubit memiliki rasa manis dan tekstur seperti kue bolu mini. Hidangan ini cocok disajikan bersama teh hangat atau susu, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa yang ingin menikmati jajanan nostalgia.
Bahan topping:
1. Campurkan bahan kering
Masukkan tepung terigu, baking powder, vanili bubuk, dan gula pasir ke dalam wadah. Aduk sampai seluruh bahan tercampur rata sehingga baking powder tidak terkumpul di satu bagian adonan.
2. Kocok telur dan susu
Pecahkan telur ke wadah lain, lalu kocok sampai tercampur. Tuangkan susu UHT dan aduk kembali hingga rata.
3. Satukan bahan basah dan kering
Tuangkan campuran telur dan susu secara bertahap ke dalam wadah berisi bahan kering. Aduk perlahan sampai gula larut dan adonan menjadi kental, licin, serta tidak memiliki gumpalan tepung yang besar.
Jangan mengaduk terlalu kuat atau terlalu lama. Aduk secukupnya hingga semua bahan menyatu agar tekstur kue tidak menjadi terlalu padat.
4. Diamkan adonan
Biarkan adonan selama sekitar 30 menit. Tutup wadah dengan penutup bersih atau plastik penutup makanan. Tahap ini membantu adonan beristirahat sebelum dimasak.
5. Panaskan cetakan
Letakkan cetakan kue cubit di atas kompor dengan api sedang. Setelah panas, olesi setiap lubang menggunakan sedikit margarin agar kue tidak mudah menempel.
Jika cetakan sangat panas, kecilkan api sebelum menuangkan adonan. Panas yang terlalu tinggi dapat membuat bagian bawah cepat gosong sementara bagian atas belum matang.
6. Tuangkan adonan
Tuangkan adonan ke dalam lubang cetakan, tetapi jangan sampai penuh karena kue akan mengembang. Atur jumlah adonan secara merata agar ukuran setiap kue kurang lebih sama.
7. Tambahkan topping
Taburkan cokelat meses di atas adonan. Jika ingin variasi, kamu bisa menggunakan keju parut atau kombinasi meses dan keju.
8. Tutup cetakan dan masak
Tutup cetakan agar panas menyebar dan membantu kue matang merata. Masak sampai kue mengembang, bagian pinggirnya mulai kokoh, dan bagian tengahnya matang. Waktu memasak dapat berbeda tergantung ukuran cetakan serta besar api.
9. Angkat dan sajikan
Gunakan alat yang sesuai untuk mengeluarkan kue dari cetakan. Letakkan di piring dan biarkan agak hangat sebelum disantap. Kue cubit paling nikmat dinikmati ketika teksturnya masih lembut dan aroma vanilinya terasa.
Gunakan bahan yang masih layak dan perhatikan tanggal kedaluwarsa baking powder. Bahan pengembang yang sudah tidak bekerja optimal dapat membuat kue kurang mengembang.
Campurkan bahan kering terlebih dahulu agar lebih mudah menyatu dengan telur dan susu. Tuangkan bahan cair secara bertahap sambil mengaduk perlahan untuk mengurangi gumpalan.
Jangan melewatkan waktu istirahat adonan jika ingin mengikuti resep ini. Saat memanggang, perhatikan suhu cetakan dan jangan menggunakan api terlalu besar. Setiap cetakan memiliki karakter berbeda, sehingga kamu mungkin perlu melakukan sedikit penyesuaian pada percobaan pertama.
Telur gulung, sempol ayam, dan kue cubit merupakan tiga jajanan dengan karakter rasa yang berbeda. Kamu dapat menyajikannya secara bergantian agar menu camilan keluarga lebih bervariasi.
Jika membuat camilan untuk anak-anak, pertimbangkan ukuran potongan dan teksturnya agar mudah dimakan. Sajikan makanan saat sudah cukup dingin dan awasi anak ketika menikmati makanan yang menggunakan tusuk sate.
Penyajian sederhana bisa membuat jajanan rumahan terasa lebih istimewa. Untuk telur gulung dan sempol ayam, gunakan piring lebar agar setiap tusuk mudah diambil. Letakkan saus dalam mangkuk kecil supaya setiap orang dapat menentukan jumlah saus yang diinginkan.
Kue cubit bisa disusun di piring saji dengan topping yang berbeda. Misalnya, sebagian menggunakan meses, sebagian memakai keju, dan sebagian lainnya diberi kombinasi keduanya. Cara ini cocok jika kamu ingin membuat camilan bersama keluarga pada akhir pekan.
Agar sajian lebih seimbang, lengkapi camilan dengan buah potong atau air putih. Tidak semua jajanan harus disajikan sekaligus dalam jumlah banyak. Sesuaikan porsi dengan kebutuhan keluarga dan jadikan jajanan sebagai bagian dari pola makan yang beragam.
Telur gulung paling baik dikonsumsi setelah matang. Jika masih tersisa, masukkan ke wadah bersih dan simpan dalam lemari es setelah dingin secukupnya. Panaskan kembali sampai panas merata sebelum disantap.
Sempol ayam yang sudah direbus tetapi belum digoreng perlu disimpan dalam wadah tertutup di lemari es jika tidak segera digunakan. Pisahkan dari bahan mentah lainnya dan hindari membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang. Setelah digoreng, sempol dapat dipanaskan kembali sampai bagian tengahnya panas merata.
Kue cubit sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara setelah dingin. Penyimpanan tertutup membantu menjaga kelembapan dan mengurangi paparan udara. Jika kue mengandung topping atau bahan yang mudah rusak, ikuti kebutuhan penyimpanan bahan tersebut.
Untuk makanan matang yang mengandung telur atau ayam, masukkan ke lemari es dalam waktu paling lama dua jam setelah dimasak, atau satu jam jika suhu lingkungan melebihi 32°C. Simpan pada suhu 4°C atau lebih rendah dan panaskan kembali dengan baik sebelum dikonsumsi.
Telur gulung, sempol ayam, dan kue cubit termasuk pilihan yang bisa dibuat dengan bahan yang relatif mudah ditemukan. Ketiganya memiliki teknik memasak berbeda, tetapi dapat dipelajari oleh pemula dengan mengikuti langkah secara bertahap.
Telur gulung bisa sulit dibentuk jika minyak kurang panas, adonan terlalu kental, atau telur belum cukup mengapung saat mulai digulung. Gunakan campuran telur yang encer sesuai resep, tuangkan sedikit demi sedikit, dan gulung dengan hati-hati.
Perebusan membantu mematangkan adonan ayam dan membentuk tekstur sempol sebelum digoreng. Setelah direbus, sempol dilapisi telur dan digoreng untuk menghasilkan permukaan yang lebih gurih. Pastikan ayam matang sempurna selama proses memasak.
Gunakan tepung tapioka sesuai takaran dan campurkan bahan hingga menyatu. Hindari menambahkan tepung terlalu banyak karena hasilnya bisa terlalu padat. Bentuk sempol dengan ukuran seragam agar matang merata.
Cetakan kue cubit menghasilkan bentuk kecil yang khas. Jika tidak memilikinya, kamu dapat menggunakan cetakan mini lain yang aman untuk kompor dan sesuai dengan jenis adonan. Perhatikan ukuran serta distribusi panas agar kue matang dengan baik.
Cokelat meses merupakan topping klasik, tetapi keju parut, kombinasi meses dan keju, atau taburan cokelat lainnya juga bisa digunakan. Tambahkan topping sesuai selera dan perhatikan jumlahnya agar tidak menutupi permukaan adonan secara berlebihan.
Bisa. Pilih wadah bersih dan sesuaikan jenis makanan dengan waktu penyajian. Jajanan berbahan telur dan ayam perlu dijaga suhunya agar aman, sedangkan makanan sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.
Telur gulung, sempol ayam, dan kue cubit membuktikan bahwa jajanan sekolah tidak harus selalu dibeli di luar rumah. Dengan bahan sederhana dan langkah yang tepat, kamu bisa membuat camilan nostalgia untuk dinikmati bersama keluarga.
Telur gulung cocok untuk penggemar camilan gurih yang praktis, sempol ayam menawarkan tekstur kenyal dengan rasa ayam yang sedap, sedangkan kue cubit menjadi pilihan bagi pencinta camilan manis. Setiap resep juga bisa dikreasikan melalui tambahan bumbu atau topping sesuai selera.
Mulailah dari resep yang paling mudah, siapkan bahan secukupnya, dan perhatikan kebersihan serta kematangan makanan. Dengan begitu, suasana jajan masa sekolah bisa hadir kembali melalui camilan rumahan yang hangat dan menyenangkan.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Jajanan sekolah selalu punya tempat tersendiri di hati banyak orang. Mulai dari telur gulung yang gurih, sempol ayam dengan tekstur...
Roti tawar menjadi salah satu bahan makanan praktis yang mudah dikreasikan di rumah. Selain dinikmati dengan olesan mentega, selai, atau...