Natalius Pigai Minta Media Hentikan Spekulasi Reshuffle Kabinet
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai meminta media massa untuk tidak kembali mengangkat dan memanaskan isu reshuffle atau kocok ulang...
Read more
Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan memfungsikan pesawat angkut Airbus A400M untuk mengevakuasi korban luka akibat bencana, termasuk bantuan bagi warga Gaza. Menurut Prabowo, pesawat ini dapat digunakan dalam misi kemanusiaan, selain fungsi militernya. Pernyataan ini disampaikannya usai menyerahkan pesawat Airbus A400M kepada TNI Angkatan Udara di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Senin (3/11/2025).
“Saya kira ini sangat mampu dilibatkan dalam misi kemanusiaan Gaza seperti drop off makanan dan bantuan logistik, tapi lebih berperan dalam evakuasi yang luka-luka yang perlu operasi,” kata Prabowo, seperti dikutip dari Kompas.
Untuk mendukung misi ini, Prabowo meminta TNI menambah batalion-batalion kesehatan dan membuat modul operasi ambulans udara. Menurutnya, batalion ini tidak hanya akan dikerahkan untuk bencana di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. “Jadi batalion tim kesehatan tidak hanya mendukung bencana di wilayah nasional, tapi seandainya ada peristiwa kemanusiaan di mana-mana, kita juga bisa hadir,” tambah Prabowo.
Prabowo mencontohkan bantuan internasional yang diterima Indonesia saat bencana, seperti tsunami Aceh 2004 dan gempa Palu, Sulawesi Tengah. Ia juga menyebut bantuan Indonesia ke Turkiye saat gempa beberapa waktu lalu, di mana dua pesawat Hercules dikirim bersama tim kesehatan.
Secara resmi, TNI AU menerima armada baru pesawat angkut berat Airbus A400M pada Senin pukul 07.35 WIB. Untuk mengoperasikan pesawat ini, 22 personel TNI AU telah menyelesaikan pelatihan Line & Basic Category (Electrical & Avionic) di Pusat Pelatihan Internasional Airbus Military and Defence, Sevilla, Spanyol, dari 23 Juni hingga 15 September 2025. Personel tersebut berasal dari berbagai skadron dan satuan pemeliharaan TNI AU.
Berdasarkan data dari laman resmi Airbus, A400M memiliki kapasitas angkut hingga 37 ton, volume penyimpanan 340 m³, dan luas area 4×4 meter. Pesawat ini dapat terbang hingga ketinggian 40.000 kaki dengan kecepatan maksimum 0,72 Mach. Dilengkapi empat mesin turboprop dan 12 roda landing gear, pesawat ini stabil di landasan pendek atau tidak rata. Tangki bahan bakar berkapasitas 51 ton memungkinkan operasional jangka panjang. Pesawat ini juga mampu mengangkut kebutuhan militer maupun bantuan kemanusiaan di medan yang sulit.
Referensi: Kompas
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginan agar seluruh atap bangunan di Indonesia ke depan menggunakan genteng, bukan lagi seng. Gagasan tersebut...
Terminal listrik atau stop kontak bertingkat memang praktis. Dalam satu colokan, pengguna bisa menyambungkan beberapa perangkat elektronik sekaligus. Namun, di...