Kang Solah Dominasi Netflix Indonesia dan Malaysia, Film Horor Lokal Tak Terbendung
Film lokal kembali menunjukkan taringnya di layanan streaming. Pada pekan ketiga Februari 2026, mayoritas posisi Top 10 Netflix Indonesia ditempati...
Read more![063017spidey_1280x720-1418825440[1]](https://www.trenmedia.co.id/wp-content/uploads/2026/02/063017spidey_1280x720-14188254401.webp)
Setelah serangkaian hasil mengecewakan di box office, Sony Pictures akhirnya mengambil langkah besar terhadap semesta film superhero mereka. CEO Sony Pictures, Tom Rothman, mengonfirmasi bahwa studio akan melakukan reboot terhadap Spider Man Universe versi live action.
Pernyataan itu disampaikan Rothman dalam sesi wawancara di podcast The Town bersama Matt Belloni. Dalam perbincangan tersebut, Belloni mempertanyakan nasib franchise Spider Man di luar versi animasi Spider Verse yang justru mendapat respons positif.
“Apakah akan menjadi reboot yang benar benar baru?” tanya Matt Belloni.
“Iya,” jawab Tom Rothman.
“Dengan orang orang baru?” lanjut Belloni.
“Iya benar,” tegas Rothman.
Ia juga menambahkan prinsip strategis yang menjadi dasar keputusan tersebut. “Kelangkaan memiliki nilai… harus membuat penonton merindukan Anda,” kata Rothman, CEO Sony Pictures.
Langkah reboot ini dinilai sebagai upaya penyelamatan setelah beberapa proyek live action dalam semesta yang sama gagal secara kritik maupun pendapatan.
Berdasarkan data box office global, film Venom yang dirilis pada 2018 menjadi pengecualian dengan raihan US$856 juta atau sekitar Rp13,4 triliun jika dikonversi dengan asumsi kurs Rp15.700 per dolar AS. Namun setelah itu, performa film film lain menurun drastis.
Morbius hanya meraup US$162 juta atau sekitar Rp2,5 triliun. Madame Web bahkan lebih rendah dengan US$100 juta atau sekitar Rp1,57 triliun. Sementara Kraven the Hunter menjadi yang terburuk dengan pendapatan sekitar US$60 juta atau setara Rp942 miliar.
Capaian tersebut memaksa studio melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah pengembangan karakter dan cerita dalam Spider Man Universe versi live action. Meski belum ada detail lebih lanjut mengenai konsep reboot maupun jajaran pemain baru, Rothman memastikan semesta tersebut tidak akan dihentikan.
Menurut Rothman, strategi membangun kembali dari awal dianggap sebagai langkah paling realistis untuk mengembalikan minat penonton dan menjaga nilai komersial franchise dalam jangka panjang.
Dalam kesempatan yang sama, Rothman juga untuk pertama kalinya menjelaskan alasan di balik tidak tayangnya Spider Man No Way Home di China pada 2021.
Ia mengungkap bahwa otoritas film China mengajukan syarat sensor yang sulit diterima oleh pihak studio.
“[Otoritas Film Tiongkok] hanya berkata, Hal kecil, tidak masalah, cukup potong bagian Patung Liberty yang mana merupakan lokasi klimaks filmnya. Itu permintaan mereka,” ungkap Rothman.
Menurutnya, adegan di Patung Liberty adalah bagian penting dari klimaks film sehingga tidak mungkin dihapus. Meski tanpa pasar China film tersebut tetap sukses besar dengan pendapatan global mencapai US$1,9 miliar atau sekitar Rp29,8 triliun.
Rothman mengakui angka itu sebenarnya berpotensi menembus US$2 miliar atau sekitar Rp31,4 triliun jika dirilis di China. Namun ia memilih tidak memenuhi permintaan sensor tersebut.
“Selain itu, saya benar benar tidak ingin duduk di hadapan Kongres dan menjelaskan mengapa saya membuang Patung Liberty atas permintaan Partai Komunis China,” tambahnya.
Keputusan reboot Spider Man Universe kini menjadi babak baru bagi Sony dalam membangun ulang strategi franchise superhero mereka di tengah persaingan ketat industri film global.
Referensi:
CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Film Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia film — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Google resmi memperkenalkan Nano Banana 2, model kecerdasan buatan terbaru untuk pembuatan gambar berbasis AI, pada Jumat 27 Februari 2026....
Ketegangan di Asia Selatan meningkat tajam setelah Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif mendeklarasikan perang terbuka terhadap pemerintah Taliban Afghanistan pada...