Kasus pembunuhan Afrianti (41), seorang guru sekolah dasar yang ditemukan tewas dengan kondisi tangan terikat di wilayah Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai menunjukkan titik terang. Kepolisian mengungkap bahwa pelaku diduga merupakan teman dekat korban dan hingga kini masih dalam pengejaran.
Jasad Afrianti ditemukan pada Sabtu, 6 Desember 2025, di Jalan Desa Tlanjungudik, Gunungputri. Saat ditemukan, korban mengenakan jas hujan warna biru dan mengalami sejumlah luka di tubuhnya yang menguatkan dugaan pembunuhan.
Menurut Kapolsek Gunungputri Kompol Aulia Robby, hasil penyelidikan sementara mengarah pada orang terdekat korban. Polisi menduga hubungan personal menjadi salah satu motif yang tengah didalami.
“Pelaku belum ditangkap. Pelaku teman dekat korban, kemungkinan pacarnya,” kata Kompol Aulia Robby, Kapolsek Gunungputri.
Aulia menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan penelusuran intensif untuk mengetahui keberadaan terduga pelaku. Polisi juga telah berkoordinasi dengan keluarga pelaku serta memantau kediamannya yang berada di wilayah Depok, Jawa Barat.
“Kita sudah menghubungi keluarganya dan terus memantau sekitar rumah pelaku di Depok. Saat ini masih dalam pencarian,” ujar Aulia.
Kesaksian Warga Jadi Petunjuk Penting
Salah satu saksi bernama Hakim memberikan keterangan yang dinilai krusial dalam pengungkapan kasus ini. Menurut kesaksiannya, ia sempat melihat korban dibonceng seorang pria menggunakan sepeda motor pada hari kejadian.
Menurut keterangan Kapolsek Gunungputri, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat hujan deras mengguyur lokasi.
“Hakim melihat sepeda motor Honda Vario berboncengan satu orang laki-laki dan satu orang perempuan. Perempuan tersebut mengenakan jas hujan warna biru,” kata Kompol Aulia Robby.
Lebih lanjut, saksi melihat kondisi korban yang mencurigakan. Tangan korban tampak terikat tali dan korban terlihat memeluk pengendara motor dari belakang.
“Saat itu terlihat tangan korban terikat tali, menggunakan jas hujan biru dan celana panjang hitam,” ujar Aulia.
Berdasarkan data kepolisian, kesaksian ini menjadi salah satu dasar kuat untuk mendalami dugaan pembunuhan berencana. Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan dan meminta masyarakat yang memiliki informasi tambahan untuk segera melapor guna mempercepat penangkapan pelaku.
Referensi:
DetikNews