Resep Kroket Kentang Ayam yang Empuk dan Gurih, Camilan Rumahan dengan Isian Creamy
Kroket kentang ayam merupakan salah satu camilan goreng yang memiliki perpaduan tekstur menarik. Bagian luarnya dilapisi tepung panir hingga renyah...
Read more
Taoge atau kecambah merupakan salah satu sayuran yang mudah ditemukan dan praktis diolah menjadi berbagai hidangan. Salah satu cara memasaknya yang populer adalah ditumis atau dibuat cah taoge. Teksturnya yang renyah dengan rasa ringan membuat sayuran ini cocok dipadukan bersama aneka bahan, mulai dari tahu kuning, ikan asin, hingga jamur.
Cah taoge bisa menjadi pilihan lauk rumahan ketika ingin menyajikan sayuran yang tidak membutuhkan waktu lama untuk dimasak. Bumbunya pun relatif sederhana. Bawang putih, bawang merah, cabai, saus tiram, kecap asin, dan sedikit minyak wijen dapat menghasilkan tumisan dengan rasa gurih serta aroma yang menggugah selera.
Agar tidak monoton, taoge dapat dikreasikan dengan bahan tambahan yang memberikan tekstur dan cita rasa berbeda. Tahu kuning, misalnya, menawarkan rasa gurih dengan tekstur lembut di bagian dalam. Sementara itu, ikan asin jambal memberikan rasa asin gurih yang lebih kuat dan cocok dipadukan dengan tumisan sayuran. Pilihan lainnya adalah jamur merang dan jamur enoki yang menghadirkan tekstur kenyal serta lembut.
Ketiga kreasi cah taoge tersebut cocok disajikan sebagai lauk makan siang maupun makan malam. Proses memasaknya juga relatif singkat, sekitar 30 menit untuk setiap resep. Hal terpenting adalah menyiapkan semua bahan sebelum mulai menumis karena taoge sebaiknya dimasak sebentar agar tidak kehilangan tekstur renyahnya.
Berikut tiga resep cah taoge yang bisa dicoba di rumah.
Tahu kuning menjadi pasangan yang cocok untuk taoge karena memiliki tekstur lembut dengan rasa gurih. Sebelum dicampurkan ke dalam tumisan, tahu dipotong dadu dan digoreng hingga setengah kering. Cara ini membuat bagian luarnya lebih kokoh sehingga tidak mudah hancur ketika diaduk bersama taoge dan bumbu.
Cah taoge tahu kuning menggunakan bawang putih, ebi, saus tiram, kecap asin, dan minyak wijen untuk membentuk rasa gurih. Tambahan kucai memberikan aroma segar sekaligus membuat tampilan tumisan lebih menarik.
Resep ini menghasilkan dua porsi dengan waktu memasak sekitar 30 menit. Cocok untuk lauk sederhana yang bisa disandingkan dengan nasi putih hangat.
Cara membuat cah taoge tahu kuning:
1. Siapkan tahu kuning dan taoge
Cuci tahu kuning menggunakan air hangat, kemudian tiriskan. Potong tahu menjadi bentuk dadu dengan ukuran yang tidak terlalu besar agar mudah dimakan bersama taoge.
Bersihkan taoge dari kotoran atau kulit ari yang masih menempel. Cuci dengan air mengalir, lalu tiriskan sampai tidak terlalu banyak air tersisa. Rendam ebi hingga lunak sebelum digunakan.
2. Goreng tahu hingga setengah kering
Panaskan minyak dalam wajan. Masukkan potongan tahu kuning dan goreng sampai permukaannya sedikit kering. Tidak perlu menggoreng terlalu lama karena tahu nantinya masih akan dimasak bersama bumbu.
Angkat tahu dan tiriskan. Sisihkan terlebih dahulu agar minyak berlebih berkurang.
3. Tumis bawang putih dan ebi
Panaskan minyak untuk menumis dalam wajan. Masukkan bawang putih cincang, lalu tumis sampai harum dan berwarna kekuningan.
Tambahkan ebi yang sudah direndam dan ditiriskan. Aduk sampai aromanya keluar. Ebi memberikan rasa gurih yang khas sehingga cocok dipadukan dengan tahu dan taoge.
4. Masukkan tahu dan bumbu
Tambahkan tahu kuning yang sudah digoreng. Masukkan saus tiram, kecap asin, merica bubuk, kaldu jamur, dan garam.
Aduk perlahan sampai bumbu melapisi potongan tahu. Gunakan spatula dengan gerakan hati-hati agar tahu tidak hancur. Masak sebentar sampai bumbu meresap.
5. Tambahkan taoge dan kucai
Masukkan taoge besar dan irisan kucai. Aduk cepat hingga taoge sedikit layu. Sebaiknya jangan memasak terlalu lama agar teksturnya masih terasa renyah.
6. Beri minyak wijen dan sajikan
Tuangkan minyak wijen, lalu aduk sampai tercampur rata. Angkat dan pindahkan ke piring saji.
Cah taoge tahu kuning paling nikmat disantap segera bersama nasi putih hangat. Perpaduan tahu yang lembut, taoge renyah, dan aroma ebi membuat lauk sederhana ini terasa lebih istimewa.
Bagi pencinta lauk dengan cita rasa gurih kuat, cah taoge ikan asin jambal bisa menjadi pilihan menarik. Ikan asin jambal memiliki rasa asin dan aroma khas yang dapat memperkaya tumisan sayuran. Sebelum dicampurkan, ikan digoreng hingga kering agar teksturnya lebih kokoh dan tidak mudah hancur.
Taoge memberikan sensasi renyah yang kontras dengan ikan asin. Bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, dan daun bawang menjadi bahan pelengkap yang membuat tumisan terasa lebih harum.
Resep ini menghasilkan empat porsi dengan waktu memasak sekitar 30 menit. Karena ikan asin sudah memiliki rasa asin, penggunaan garam dan saus tiram perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tidak terlalu asin.
1. Siapkan dan goreng ikan asin
Potong ikan asin jambal roti sesuai selera. Goreng dalam minyak panas hingga kering, kemudian angkat dan tiriskan.
Pastikan ikan tidak digoreng sampai terlalu gosong karena rasanya bisa menjadi pahit. Setelah ditiriskan, pisahkan sebagian ikan untuk dicampurkan ke dalam tumisan dan sisihkan sisanya sebagai taburan.
2. Bersihkan taoge dan siapkan bumbu
Buang bagian ekor taoge besar jika menginginkan tampilan lebih rapi. Cuci taoge hingga bersih di bawah air mengalir, kemudian tiriskan.
Iris tipis bawang merah dan bawang putih. Potong cabai merah besar secara serong dan iris daun bawang. Siapkan saus tiram, minyak wijen, merica, serta garam di dekat area memasak.
3. Tumis bawang merah dan bawang putih
Panaskan minyak sayur dalam wajan. Masukkan bawang merah dan bawang putih, lalu tumis sampai layu dan harum.
Aduk secara berkala agar bawang matang merata. Setelah aromanya keluar, masukkan irisan cabai merah besar dan aduk kembali hingga tercampur.
4. Masukkan taoge dan daun bawang
Besarkan api, kemudian masukkan taoge dan daun bawang. Aduk cepat agar seluruh bahan terkena panas secara merata.
Taoge tidak perlu dimasak terlalu lama. Cukup tumis sampai mulai layu tetapi masih memiliki tekstur renyah. Memasak terlalu lama dapat membuat taoge mengeluarkan banyak air dan kehilangan kerenyahannya.
5. Tambahkan bumbu
Masukkan saus tiram, minyak wijen, dan merica bubuk. Aduk sampai bumbu tersebar merata.
Tambahkan garam secara hati-hati. Ikan asin jambal dan saus tiram sudah memberikan rasa asin, sehingga takaran garam sebaiknya disesuaikan setelah tumisan dicicipi.
6. Masukkan sebagian ikan asin
Tambahkan sebagian ikan asin jambal goreng ke dalam tumisan. Aduk sebentar agar rasa ikan menyatu dengan taoge dan bumbu.
Tidak perlu mengaduk terlalu kuat karena ikan asin yang sudah digoreng dapat patah menjadi bagian kecil. Sisakan sebagian untuk taburan agar teksturnya tetap terasa saat hidangan disajikan.
7. Sajikan selagi hangat
Angkat cah taoge dan pindahkan ke piring saji. Taburkan sisa ikan asin jambal goreng di atasnya.
Hidangan ini cocok disantap bersama nasi putih hangat. Rasa asin gurih ikan jambal berpadu dengan taoge renyah dan aroma tumisan bawang.
Cah taoge jamur menawarkan pilihan lauk sayur dengan tekstur yang lebih beragam. Resep ini memadukan taoge dengan jamur merang dan jamur enoki. Jamur merang memiliki tekstur kenyal, sedangkan jamur enoki memiliki bentuk memanjang dengan tekstur lebih lembut.
Kombinasi kedua jenis jamur tersebut membuat tumisan terasa lebih menarik. Bumbu yang digunakan juga sederhana, yaitu bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, kecap asin, saus tiram, merica, garam, gula, dan minyak wijen.
Resep ini menghasilkan empat porsi dengan waktu memasak sekitar 30 menit. Cah taoge jamur cocok dijadikan lauk makan siang, makan malam, ataupun menu bekal praktis.
1. Siapkan taoge dan jamur
Buang akar taoge, lalu cuci hingga bersih dan tiriskan. Bersihkan jamur merang, kemudian iris sesuai ukuran yang diinginkan.
Potong bagian pangkal jamur enoki yang biasanya menggumpal, lalu pisahkan helaian jamur. Cuci dengan cara yang sesuai dan tiriskan. Siapkan bawang merah, bawang putih, serta cabai merah besar yang sudah diiris.
2. Tumis bawang hingga harum
Panaskan minyak dalam wajan. Masukkan bawang merah dan bawang putih, kemudian tumis sampai harum.
Gunakan api sedang agar bawang tidak cepat gosong. Aroma bawang yang sudah keluar menjadi dasar rasa gurih pada tumisan.
3. Masukkan cabai dan jamur merang
Tambahkan irisan cabai merah besar, lalu masukkan jamur merang. Aduk sampai jamur tercampur dengan tumisan bawang dan mulai layu.
Jamur merang sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum taoge dimasukkan karena membutuhkan waktu pemasakan yang berbeda. Aduk hingga panas merata.
4. Tambahkan jamur enoki dan taoge
Masukkan jamur enoki dan taoge. Aduk perlahan agar jamur tidak menggumpal dan taoge terkena panas secara merata.
Jangan memasak terlalu lama. Taoge cukup ditumis sampai sedikit layu, sementara jamur perlu dipastikan matang dan panas merata.
5. Masukkan bumbu
Tambahkan kecap asin, saus tiram, garam, merica, dan gula. Aduk sampai semua bahan terlapisi bumbu.
Cicipi sedikit tumisan untuk memeriksa keseimbangan rasanya. Kecap asin dan saus tiram sudah memberikan rasa gurih, sementara gula membantu menyeimbangkan rasa asin.
6. Tambahkan minyak wijen
Tuangkan minyak wijen, kemudian aduk sebentar. Aroma minyak wijen akan melengkapi rasa jamur dan bawang.
Masak hingga sayuran dan jamur matang. Hindari memasak terlalu lama agar taoge tidak berubah terlalu lembek.
7. Angkat dan sajikan panas
Pindahkan cah taoge jamur ke piring saji. Sajikan selagi panas bersama nasi putih hangat.
Perpaduan taoge yang renyah dengan jamur merang yang kenyal dan jamur enoki yang lembut menjadikan hidangan ini cocok sebagai pilihan lauk sayur sehari-hari.
Cah taoge termasuk tumisan yang praktis, tetapi waktu memasak perlu diperhatikan. Taoge memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga bisa cepat mengeluarkan cairan ketika terkena panas. Jika dimasak terlalu lama, teksturnya menjadi lembek dan tumisan terasa berair.
Berikut beberapa tips agar cah taoge tetap lezat.
Gunakan taoge yang terlihat segar, berwarna cerah, dan tidak berlendir. Hindari taoge yang berbau asam atau memiliki bagian yang berubah warna.
Taoge perlu dicuci menggunakan air mengalir untuk menghilangkan kotoran. Setelah dicuci, tiriskan dengan baik sebelum dimasukkan ke wajan. Air yang terlalu banyak menempel dapat membuat tumisan lebih berair.
Pastikan wajan sudah cukup panas sebelum minyak dan bumbu dimasukkan. Suhu wajan yang tepat membantu bawang cepat harum dan sayuran matang dalam waktu relatif singkat.
Gunakan api sedang untuk menumis bawang, kemudian besarkan api ketika taoge dimasukkan. Aduk cepat agar panas tersebar merata.
Taoge tidak membutuhkan waktu memasak terlalu lama. Karena itu, masukkan setelah bahan lain yang membutuhkan waktu lebih panjang, seperti tahu, jamur, atau bumbu tumisan.
Aduk sebentar sampai mulai layu. Dengan cara ini, taoge tetap memiliki tekstur renyah saat disantap.
Tahu, taoge, jamur, dan bahan lainnya sebaiknya tidak terlalu basah ketika masuk ke wajan. Tahu yang telah dicuci perlu ditiriskan sebelum digoreng. Taoge dan jamur juga sebaiknya tidak membawa terlalu banyak air.
Kelebihan air dapat menurunkan suhu wajan dan membuat proses menumis berubah menjadi seperti merebus.
Setiap bahan memiliki waktu pemasakan berbeda. Untuk cah taoge tahu kuning, tahu digoreng terlebih dahulu, kemudian dimasukkan setelah bawang putih dan ebi ditumis.
Pada cah taoge ikan asin, ikan digoreng terpisah dan sebagian baru dimasukkan menjelang akhir. Untuk cah taoge jamur, jamur merang dimasukkan lebih dahulu sebelum jamur enoki dan taoge.
Urutan tersebut membantu setiap bahan matang dengan baik tanpa membuat taoge terlalu lembek.
Minyak wijen memberikan aroma khas pada tumisan. Dalam ketiga resep, bahan ini ditambahkan menjelang akhir proses memasak agar aromanya tetap terasa.
Gunakan sesuai takaran yang tercantum. Aroma minyak wijen cukup kuat sehingga penggunaannya secara berlebihan dapat mendominasi rasa bahan lain.
Cah taoge dapat memiliki rasa gurih, sedikit manis, maupun pedas sesuai bumbu dan bahan tambahannya. Supaya hasilnya tidak terlalu asin atau hambar, perhatikan beberapa hal berikut.
Cah taoge tahu kuning: Saus tiram, kecap asin, kaldu jamur, dan garam sudah memberikan rasa gurih. Ebi juga menambah rasa khas yang membuat tumisan lebih kaya. Karena itu, koreksi rasa sebelum menambahkan garam tambahan.
Cah taoge ikan asin jambal: Ikan asin memiliki rasa asin yang cukup kuat. Gunakan garam secara hati-hati dan cicipi tumisan setelah ikan tercampur. Bila ikan jambal sudah sangat asin, jumlah garam tambahan dapat dikurangi.
Cah taoge jamur: Jamur memiliki rasa yang cenderung ringan sehingga cocok dipadukan dengan saus tiram dan kecap asin. Gula pasir dalam resep membantu menyeimbangkan rasa gurih dan asin.
Jika menyukai rasa pedas, irisan cabai merah besar dapat ditambah atau dipadukan dengan cabai rawit. Untuk keluarga yang tidak terlalu menyukai pedas, jumlah cabai bisa dikurangi tanpa menghilangkan rasa utama tumisan.
Selain tiga kombinasi dalam resep, cah taoge juga dapat dikreasikan dengan bahan lain yang tersedia di rumah. Prinsipnya, pilih bahan yang memiliki waktu memasak sesuai dan tidak membuat tekstur taoge terlalu lembek.
Tahu kuning dapat diganti dengan tahu putih atau tahu goreng sesuai persediaan. Jika menggunakan tahu putih, potong dadu dan goreng hingga permukaannya kokoh sebelum dimasukkan ke tumisan.
Tahu goreng cocok dipadukan dengan bawang putih dan saus tiram. Tambahkan taoge menjelang akhir agar tetap renyah.
Jamur merang dan enoki dalam resep dapat dikreasikan bersama jenis jamur lain yang tersedia. Pastikan jamur dibersihkan dengan baik dan dimasak sampai matang.
Perhatikan perbedaan tekstur setiap jamur. Jamur yang lebih tebal dapat dimasukkan lebih dahulu, sedangkan jamur yang cepat layu sebaiknya ditambahkan menjelang akhir.
Selain ikan asin jambal, jenis ikan asin lain dapat digunakan sesuai selera. Goreng terlebih dahulu hingga kering, kemudian campurkan sebagian ke dalam tumisan.
Sesuaikan bumbu karena setiap jenis ikan asin memiliki tingkat keasinan yang berbeda. Jangan langsung menggunakan seluruh takaran garam sebelum mencicipi rasa tumisan.
Jika ingin lauk sederhana, taoge dapat ditumis dengan bawang putih, cabai, garam, dan sedikit saus tiram. Variasi ini tidak membutuhkan banyak bahan tambahan sehingga cocok untuk memasak cepat.
Ketiga resep cah taoge paling cocok disajikan bersama nasi putih hangat. Cah taoge tahu kuning dapat menjadi lauk utama sederhana karena sudah memiliki tambahan protein nabati dari tahu dan ebi.
Cah taoge ikan asin jambal memiliki rasa lebih kuat sehingga cocok dipadukan dengan nasi putih tanpa banyak lauk berbumbu. Jika ingin menyeimbangkan rasa asin gurihnya, sajikan bersama sayuran berkuah bening.
Sementara itu, cah taoge jamur dapat menjadi pilihan bagi yang menginginkan lauk sayur dengan variasi tekstur. Tumisan ini juga cocok melengkapi lauk ayam, ikan, atau hidangan rumahan lainnya.
Untuk bekal, masak tumisan sampai matang dan pastikan bahan tidak terlalu berair. Setelah uap panas berkurang, simpan dalam wadah bersih tertutup. Gunakan tas bekal berinsulasi dengan sumber pendingin yang sesuai apabila makanan tidak segera dikonsumsi. Jangan membiarkan tumisan terlalu lama pada suhu ruang, terutama dalam cuaca panas.
Sebaiknya cah taoge dimasak mendekati waktu makan karena tekstur sayurnya paling nikmat ketika baru selesai ditumis. Jika akan dibawa sebagai bekal, masak dengan waktu yang cukup agar taoge matang tetapi tidak terlalu lembek.
Taoge segar sebaiknya disimpan dalam kondisi bersih dan dingin. Simpan dalam wadah yang sesuai di lemari pendingin dan gunakan sebelum kualitasnya menurun. Jangan menggunakan taoge yang sudah berlendir, berbau tidak normal, atau berubah warna secara mencolok.
Tahu kuning yang belum digunakan dapat disimpan dalam lemari pendingin dengan penanganan sesuai petunjuk penyimpanan. Ikan asin jambal sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup agar aromanya tidak menyebar ke bahan makanan lain. Jamur juga perlu disimpan dalam kondisi kering dan dingin.
Jika cah taoge sudah matang dan tersisa, pindahkan ke wadah bersih tertutup setelah uap panas berkurang. Simpan di lemari pendingin dan jangan dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang.
Ketika akan disantap kembali, panaskan secukupnya hingga seluruh bagian benar-benar panas. Hindari memanaskan berulang kali karena dapat menurunkan kualitas sayuran. Periksa aroma dan kondisi makanan sebelum dikonsumsi. Buang makanan yang menunjukkan tanda kerusakan.
1. Apa yang dimaksud dengan cah taoge?
Cah taoge adalah hidangan taoge yang diolah dengan cara ditumis bersama bumbu dan bahan tambahan. Sayuran ini biasanya dimasak singkat agar teksturnya tetap renyah.
2. Apakah taoge perlu dibuang akarnya sebelum dimasak?
Tidak selalu. Pembuangan akar dapat dilakukan sesuai selera dan tampilan yang diinginkan. Pada resep cah taoge ikan asin jambal dan cah taoge jamur, bagian ekor atau akar dibersihkan terlebih dahulu.
3. Bagaimana agar taoge tetap renyah setelah ditumis?
Masukkan taoge menjelang akhir proses memasak dan tumis dengan api cukup besar dalam waktu singkat. Pastikan taoge sudah ditiriskan setelah dicuci agar tidak terlalu banyak air masuk ke wajan.
4. Apakah tahu kuning harus digoreng sebelum dimasukkan ke cah taoge?
Dalam resep ini, tahu kuning digoreng hingga setengah kering sebelum dicampurkan. Cara tersebut membantu permukaan tahu lebih kokoh dan tidak mudah hancur saat diaduk bersama bumbu.
5. Mengapa ikan asin jambal perlu digoreng terlebih dahulu?
Ikan asin jambal digoreng hingga kering agar teksturnya lebih kokoh dan memiliki sensasi renyah. Setelah itu, sebagian ikan dapat dicampurkan ke tumisan dan sisanya digunakan sebagai taburan.
6. Apakah ikan asin membuat cah taoge terlalu asin?
Bisa, terutama jika ikan asin yang digunakan memiliki rasa asin kuat. Karena itu, penggunaan garam perlu disesuaikan. Cicipi tumisan setelah ikan dicampurkan sebelum menambahkan garam tambahan.
7. Apa fungsi ebi dalam cah taoge tahu kuning?
Ebi memberikan rasa gurih dan aroma khas pada tumisan. Sebelum digunakan, ebi direndam hingga lunak agar lebih mudah diolah bersama bawang putih.
8. Apakah jamur merang dan jamur enoki bisa diganti?
Bisa. Jenis jamur lain dapat digunakan sesuai ketersediaan. Perhatikan tekstur dan waktu memasaknya agar jamur matang tanpa membuat taoge terlalu lembek.
9. Apakah cah taoge cocok untuk bekal kantor?
Cocok sebagai lauk pendamping nasi. Masak hingga matang, simpan dalam wadah bersih tertutup, dan gunakan tas bekal berinsulasi dengan sumber pendingin apabila makanan tidak langsung dikonsumsi.
10. Berapa lama waktu memasak cah taoge?
Ketiga resep mencantumkan waktu memasak sekitar 30 menit. Waktu sebenarnya dapat berbeda bergantung pada persiapan bahan, ukuran potongan, dan kecepatan memasak.
Cah taoge menjadi pilihan lauk rumahan yang mudah dikreasikan. Dengan bahan utama yang sederhana, taoge dapat dipadukan bersama tahu kuning, ikan asin jambal, maupun jamur untuk menghasilkan hidangan dengan karakter rasa berbeda.
Cah taoge tahu kuning menawarkan perpaduan tahu lembut dan ebi gurih. Cah taoge ikan asin jambal menghadirkan rasa asin gurih yang lebih kuat, sedangkan cah taoge jamur memberikan variasi tekstur dari jamur merang dan enoki.
Ketiga resep ini cocok untuk melengkapi menu makan siang maupun makan malam. Prosesnya relatif singkat dan bahan-bahannya mudah ditemukan. Kunci hasil tumisan yang nikmat adalah menyiapkan bahan sebelum memasak, mengatur urutan memasukkan bahan, serta tidak menumis taoge terlalu lama.
Pada resep cah taoge tahu kuning, metode memasak menyebut istilah “tahu takua”, sedangkan daftar bahan menggunakan tahu kuning. Artikel ini menggunakan istilah tahu kuning agar konsisten dengan daftar bahan. Takaran air untuk merendam atau mencuci bahan tidak dicantumkan karena hanya digunakan sesuai kebutuhan persiapan.
Pada resep cah taoge jamur, minyak untuk menumis tidak memiliki takaran khusus. Gunakan secukupnya untuk menumis bawang. Untuk resep ikan asin jambal, jumlah garam sebaiknya disesuaikan dengan tingkat keasinan ikan yang digunakan.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kroket kentang ayam merupakan salah satu camilan goreng yang memiliki perpaduan tekstur menarik. Bagian luarnya dilapisi tepung panir hingga renyah...
Ayam masak santan menjadi salah satu hidangan rumahan yang cocok disajikan untuk makan siang maupun makan malam. Perpaduan daging ayam...