3 Resep Bihun Goreng Lezat Buat Sarapan Praktis, Pakai Telur hingga Udang

Bihun goreng menjadi salah satu pilihan menu sarapan yang praktis, mengenyangkan, dan mudah dibuat di rumah. Teksturnya yang lembut berpadu dengan bumbu gurih membuat hidangan ini cocok dinikmati saat pagi hari sebelum beraktivitas. Agar rasanya semakin istimewa, bihun bisa dipadukan dengan telur, sosis sapi, sayuran, ebi, hingga udang segar.

Bihun merupakan mi berbahan dasar beras yang memiliki bentuk tipis, panjang, dan berwarna putih. Di Indonesia, bihun sering dijadikan pelengkap bakso, soto, atau aneka hidangan berkuah. Namun, bihun juga nikmat diolah menjadi sajian goreng dengan beragam racikan bumbu.

Cara membuat bihun goreng relatif sederhana. Bihun kering cukup direndam atau diseduh sampai lunak, kemudian ditumis bersama bumbu dan bahan pelengkap. Kamu bisa memilih bumbu kecap yang manis gurih atau racikan tanpa kecap manis yang lebih ringan, dengan aroma bawang putih dan ebi yang menggugah selera.

Menu ini juga fleksibel untuk kebutuhan sehari-hari. Bihun goreng sosis bisa menjadi pilihan bekal ke kantor, sedangkan bihun goreng minimalis dengan udang cocok untuk sarapan yang kaya rasa. Jika menyukai hidangan laut, bihun goreng udang dapat menjadi variasi menu keluarga yang tidak membosankan.

Berikut tiga resep bihun goreng yang bisa kamu praktikkan di rumah.

1. Resep Bihun Goreng Sosis dan Telur

Bihun goreng sosis menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit aroma smoky dari sosis sapi. Tambahan telur orak-arik membuat hidangan lebih berisi, sementara kol dan daun bawang memberikan tekstur serta kesegaran.

Resep ini cocok untuk sarapan keluarga maupun bekal praktis. Bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar atau supermarket, dan tingkat kepedasannya bisa disesuaikan dengan selera.

Informasi resep:

  • Waktu memasak: sekitar 30 menit
  • Tingkat kesulitan: mudah
  • Porsi: 4 orang
  • Jenis hidangan: menu sarapan atau bekal

Bahan-bahan

  • 200 gram bihun kering
  • 4 sendok makan minyak sayur
  • 1/2 sendok teh minyak wijen
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/4 buah bawang bombai, cincang halus
  • 2 buah sosis sapi, iris tipis
  • 2 butir telur ayam, kocok lepas
  • 1 batang daun bawang, iris kasar
  • 3 lembar daun kol, iris kasar
  • 100 ml kaldu ayam

Bumbu:

  • 4 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan kecap asin
  • 2 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kaldu jamur
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1 sendok teh garam, sesuaikan dengan selera

Pelengkap:

  • Bawang merah goreng secukupnya

Cara membuat bihun goreng sosis

  1. Lunakkan bihun. Rendam bihun kering dalam air panas sesuai petunjuk kemasan sampai lentur. Jangan merendamnya terlalu lama agar bihun tidak lembek ketika digoreng. Tiriskan hingga airnya berkurang.
  2. Tumis bumbu aromatik. Panaskan minyak sayur dalam wajan. Masukkan bawang putih dan bawang bombai, lalu tumis sampai harum dan bawang bombai mulai layu.
  3. Masak telur dan sosis. Tuangkan telur kocok, kemudian orak-arik sampai setengah matang. Masukkan irisan sosis sapi dan masak hingga sosis matang.
  4. Tambahkan sayuran. Masukkan daun bawang dan kol. Aduk sampai sayuran mulai layu, tetapi jangan memasaknya terlalu lama supaya kol masih memiliki sedikit tekstur.
  5. Masukkan bihun dan bumbu. Tambahkan bihun yang sudah ditiriskan. Tuangkan kecap manis, kecap asin, saus tiram, kaldu jamur, merica, dan garam. Aduk perlahan agar bihun tidak mudah putus.
  6. Tambahkan kaldu. Tuangkan kaldu ayam sedikit demi sedikit sambil mengaduk bihun. Masak sampai bumbu merata dan cairan terserap.
  7. Akhiri dengan minyak wijen. Setelah bihun matang dan bumbu meresap, tuangkan minyak wijen. Aduk sebentar, kemudian matikan api.
  8. Sajikan. Pindahkan bihun goreng ke piring saji dan taburi bawang merah goreng. Nikmati selagi hangat.

Tips agar bihun goreng sosis tidak menggumpal

Kunci bihun goreng yang enak adalah tekstur bihun yang pas. Bihun yang terlalu lama direndam akan menjadi lembek dan mudah menempel saat ditumis. Sebaliknya, bihun yang masih keras akan sulit menyerap bumbu.

Setelah direndam, tiriskan bihun dengan baik. Jika helaiannya terlalu panjang, kamu bisa memotongnya sedikit menggunakan gunting dapur bersih agar lebih mudah diaduk dan disantap.

Jangan langsung menuangkan seluruh kaldu sekaligus. Tambahkan sedikit demi sedikit supaya bihun tidak terlalu basah. Gunakan api sedang hingga agak besar ketika menumis, sambil terus mengaduk agar bumbu tersebar merata.

Untuk variasi rasa, kamu bisa menambahkan wortel iris tipis, sawi hijau, atau sedikit cabai merah. Jika ingin rasa lebih gurih, gunakan kaldu ayam buatan sendiri dan sesuaikan jumlah garam karena kecap asin serta saus tiram sudah mengandung natrium.

2. Resep Bihun Goreng Minimalis dengan Udang dan Ebi

Bihun goreng tidak harus menggunakan banyak bumbu untuk menghasilkan rasa yang lezat. Racikan sederhana berupa bawang putih, kecap asin, saus tiram, ebi, dan udang sudah bisa memberikan aroma gurih yang kuat.

Pada resep ini, kecap manis tidak digunakan sehingga warna bihun cenderung lebih terang dan rasa manisnya tidak dominan. Ebi atau udang kering yang ditumbuk menjadi salah satu bahan penting karena memberikan cita rasa gurih khas hidangan laut.

Tambahan tauge membuat hidangan terasa lebih segar dan memberikan tekstur renyah. Resep ini cocok untuk kamu yang menyukai bihun goreng dengan rasa gurih, aroma bawang putih yang menonjol, dan sedikit sentuhan rasa seafood.

Informasi resep:

  • Waktu memasak: sekitar 25–30 menit
  • Tingkat kesulitan: mudah
  • Porsi: sekitar 2–3 orang
  • Jenis hidangan: sarapan atau makan siang praktis

Bahan-bahan

  • 150 gram bihun kering
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sendok makan ebi, rendam air panas lalu tumbuk halus
  • 10 ekor udang ukuran sedang, kupas
  • 2 batang daun bawang, iris kasar
  • 2 sendok makan kecap asin
  • 3 sendok makan saus tiram
  • 1 sendok makan kaldu ayam atau kaldu udang
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • Garam secukupnya
  • 50 gram tauge
  • 100 ml kaldu
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan taburan:

  • Daun bawang iris kasar
  • Bawang putih cincang goreng

Cara membuat bihun goreng minimalis

  1. Siapkan bihun. Seduh bihun dengan air mendidih hingga lunak sesuai petunjuk kemasan. Tiriskan dan sisihkan. Pastikan bihun tidak terlalu lembek karena masih akan dimasak kembali di wajan.
  2. Siapkan ebi dan udang. Rendam ebi sampai lunak, kemudian tumbuk hingga halus. Bersihkan udang yang sudah dikupas dan pastikan saluran pencernaannya dibuang jika diperlukan.
  3. Tumis bawang putih. Panaskan minyak dalam wajan. Masukkan bawang putih cincang dan tumis sampai harum serta berwarna kuning keemasan. Jaga agar bawang tidak gosong karena dapat menimbulkan rasa pahit.
  4. Masukkan ebi dan udang. Tambahkan ebi yang telah ditumbuk, kemudian aduk sampai aromanya keluar. Masukkan udang dan masak hingga berubah warna menjadi merah muda serta matang.
  5. Tambahkan daun bawang. Masukkan daun bawang dan aduk sebentar hingga layu. Aroma daun bawang akan menyatu dengan bawang putih dan ebi.
  6. Bumbui bihun. Masukkan bihun, lalu tambahkan kecap asin, saus tiram, kaldu bubuk, dan merica. Aduk dengan gerakan mengangkat dan membalik agar bihun tidak hancur.
  7. Masukkan tauge dan kaldu. Tuangkan kaldu sedikit demi sedikit. Tambahkan tauge, kemudian aduk hingga tercampur rata. Masak sampai tauge sedikit layu, tetapi tetap renyah.
  8. Koreksi rasa. Cicipi bihun dan tambahkan garam jika diperlukan. Ingat, kecap asin, saus tiram, dan kaldu bubuk sudah memberikan rasa asin sehingga penambahan garam sebaiknya dilakukan bertahap.
  9. Sajikan. Matikan api dan pindahkan bihun goreng ke piring. Taburi daun bawang serta bawang putih goreng sebelum disajikan.
Baca Juga:  Resep Pancake Pisang Fluffy, Lembut dan Mengembang untuk Sarapan

Rahasia rasa gurih tanpa kecap manis

Rasa gurih pada bihun goreng minimalis berasal dari kombinasi bawang putih, ebi, udang, dan saus tiram. Agar aromanya lebih kuat, tumis bawang putih dengan api sedang sampai harum, bukan sampai cokelat gelap.

Ebi sebaiknya ditumbuk setelah direndam agar mudah menyatu dengan bumbu. Jika ebi masih terasa keras, rendam sedikit lebih lama sebelum diolah. Kamu juga bisa menggunakan kaldu udang untuk memperkuat rasa seafood, selama kaldu tersebut tidak terlalu asin.

Tauge sebaiknya dimasukkan menjelang akhir memasak. Dengan begitu, tauge tidak terlalu layu dan masih memiliki sensasi renyah saat digigit. Jika tidak tersedia tauge, kamu dapat menggantinya dengan sawi hijau atau kol iris tipis.

Untuk sarapan yang lebih lengkap, sajikan bihun goreng ini bersama irisan mentimun atau tomat. Kombinasi tersebut memberikan kesegaran yang menyeimbangkan rasa gurih dari bihun dan udang.

3. Resep Bihun Goreng Udang dengan Kucai

Bagi pencinta hidangan laut, bihun goreng udang bisa menjadi pilihan yang menggugah selera. Udang memiliki rasa manis alami dan tekstur kenyal yang cocok dipadukan dengan bihun lembut. Tambahan ebi membuat cita rasa seafood semakin terasa, sedangkan kucai memberikan aroma khas yang berbeda dari daun bawang biasa.

Resep ini menggunakan perpaduan kecap manis, kecap asin, dan saus tiram. Hasilnya adalah bihun goreng dengan rasa gurih-manis yang seimbang. Udang digoreng terlebih dahulu agar teksturnya lebih mantap, lalu dicampurkan kembali menjelang akhir proses memasak.

Menu ini cocok disajikan sebagai sarapan spesial pada akhir pekan atau sebagai hidangan utama sederhana untuk keluarga.

Informasi resep:

  • Waktu memasak: sekitar 30 menit
  • Tingkat kesulitan: mudah
  • Porsi: sekitar 2–3 orang
  • Jenis hidangan: sarapan atau makan siang

Bahan-bahan

  • 10 ekor udang ukuran sedang
  • 150 gram bihun kering
  • 2 sendok makan ebi, rendam hingga lunak lalu tumbuk halus
  • 4 sendok makan minyak sayur
  • 1 sendok teh minyak wijen
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 1/4 buah bawang bombai, cincang halus
  • 1 batang daun bawang, iris kasar
  • 2 ikat kucai, iris kasar
  • 2 sendok makan saus tiram
  • 2 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan kecap asin
  • 1 sendok makan kaldu jamur
  • 1/2 sendok teh merica bubuk
  • 1/2 sendok teh garam, sesuaikan dengan selera
  • Sedikit air secukupnya
  • Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng udang

Cara membuat bihun goreng udang

  1. Bersihkan udang. Buang kepala udang, kupas kulitnya jika diinginkan, lalu bersihkan dan tiriskan. Buang saluran pencernaannya agar udang lebih bersih. Lumuri dengan sedikit garam dan aduk rata.
  2. Goreng udang. Panaskan minyak secukupnya. Goreng udang sebentar hingga berubah warna dan matang, lalu angkat serta tiriskan. Hindari menggoreng terlalu lama agar daging udang tidak keras.
  3. Lunakkan bihun. Seduh bihun kering dengan air panas hingga lentur. Tiriskan sampai airnya berkurang. Jika bihun masih terlalu panjang, potong seperlunya agar lebih mudah diaduk.
  4. Tumis bawang. Panaskan minyak sayur dan minyak wijen dalam wajan. Masukkan bawang putih dan bawang bombai, lalu tumis sampai layu dan harum.
  5. Masukkan ebi. Tambahkan ebi yang telah direndam dan ditumbuk. Aduk sampai aromanya keluar dan tercampur dengan tumisan bawang.
  6. Tambahkan bumbu. Masukkan saus tiram, kecap manis, kecap asin, kaldu jamur, merica, dan garam. Aduk hingga bumbu tercampur rata.
  7. Masukkan bihun. Tambahkan bihun yang telah ditiriskan. Tuangkan sedikit air agar bumbu mudah melapisi seluruh helai bihun. Aduk perlahan sampai warna dan rasa bihun merata.
  8. Campurkan udang dan sayuran. Masukkan udang goreng, daun bawang, dan kucai. Aduk sebentar sampai semua bahan tercampur dan sayuran mulai layu.
  9. Periksa rasa dan kematangan. Cicipi bihun, lalu sesuaikan bumbu bila perlu. Pastikan udang matang sempurna dan bihun tidak terlalu basah.
  10. Sajikan hangat. Angkat bihun goreng udang dan sajikan segera. Kamu bisa menambahkan irisan cabai atau taburan bawang goreng sesuai selera.

Tips agar udang tetap juicy dan bihun tidak lembek

Udang mudah matang sehingga sebaiknya tidak dimasak terlalu lama. Menggoreng udang secara singkat sebelum dicampurkan ke bihun membantu menjaga teksturnya, asalkan udang tetap dimasak hingga matang sempurna. Ukuran udang juga memengaruhi waktu memasak; udang yang lebih besar membutuhkan waktu lebih lama.

Kucai sebaiknya dimasukkan menjelang akhir agar aromanya tetap terasa. Jika tidak menyukai kucai, gunakan daun bawang atau sedikit seledri sebagai alternatif, meskipun aromanya akan berbeda.

Saat mengaduk bihun, gunakan dua spatula atau penjepit makanan agar helaiannya tidak mudah putus. Tambahkan air sedikit demi sedikit, bukan sekaligus, karena bihun yang terlalu basah akan kehilangan tekstur dan terasa seperti direbus.

Kamu juga bisa menambahkan irisan wortel, sawi, atau jamur untuk memperkaya variasi bahan. Namun, masukkan sayuran sesuai waktu matangnya agar tidak terlalu layu ketika bihun siap disajikan.

Tips Umum Membuat Bihun Goreng yang Lezat

Walaupun bahan dan bumbunya berbeda, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memasak bihun goreng. Teknik sederhana ini membantu menghasilkan bihun yang lembut, tidak menggumpal, dan tetap kaya rasa.

1. Perhatikan cara merendam bihun. Setiap merek bihun dapat memiliki waktu perendaman yang berbeda. Ikuti petunjuk pada kemasan dan hentikan proses ketika bihun sudah lentur, bukan sampai terlalu lembek. Bihun akan kembali terkena panas saat ditumis.

Baca Juga:  Resep Roti Panggang Isi Telur Buat Sarapan Praktis dan Lezat, Gurih Keju dan Lumer di Mulut

2. Tiriskan bihun dengan baik. Air yang berlebihan dapat membuat tumisan menjadi terlalu basah dan bumbu sulit melekat. Setelah ditiriskan, biarkan sebentar agar sisa air turun sebelum bihun dimasukkan ke wajan.

3. Tumis bumbu sampai harum. Bawang putih, bawang bombai, dan ebi memberikan dasar aroma yang penting. Tumis dengan api yang sesuai agar bahan mengeluarkan aroma tanpa gosong.

4. Masukkan bahan sesuai tingkat kematangannya. Bahan yang membutuhkan waktu lebih lama, seperti sosis atau udang mentah, perlu dimasak terlebih dahulu. Sayuran yang mudah layu dan bahan yang sudah matang dapat ditambahkan menjelang akhir.

5. Gunakan wajan yang cukup besar. Wajan yang terlalu penuh membuat bihun sulit diaduk dan cenderung mengukus bahan alih-alih menumisnya. Jika memasak dalam jumlah banyak, lebih baik membaginya menjadi dua tahap.

6. Sesuaikan bumbu secara bertahap. Kecap asin, saus tiram, kaldu bubuk, dan garam sama-sama dapat menambah rasa asin. Masukkan sedikit demi sedikit, kemudian cicipi sebelum menambahkan bumbu lebih banyak.

7. Sajikan segera setelah matang. Bihun goreng paling nikmat saat masih hangat karena teksturnya masih baik dan aromanya lebih terasa. Jika hendak dibawa sebagai bekal, dinginkan dan simpan dengan cara yang aman sebelum dibawa.

Variasi Bihun Goreng untuk Menu Sehari-hari

Ketiga resep di atas dapat disesuaikan dengan bahan yang tersedia di rumah. Bihun goreng termasuk hidangan fleksibel yang bisa dikreasikan tanpa harus selalu mengikuti resep secara persis.

Jika tidak memiliki sosis sapi, gunakan sosis ayam, bakso iris, atau potongan ayam matang. Telur orak-arik juga bisa ditambah untuk membuat bihun lebih mengenyangkan. Untuk pilihan sayuran, wortel, sawi, kol, dan tauge dapat digunakan sesuai selera.

Bila ingin bihun goreng yang lebih pedas, tambahkan irisan cabai merah, cabai rawit, atau sambal saat menumis bumbu. Untuk rasa yang lebih ringan, kurangi kecap manis dan gunakan bawang putih serta daun bawang sebagai penambah aroma.

Kamu juga dapat menyesuaikan jumlah protein sesuai kebutuhan. Udang memberikan rasa manis alami, sementara telur merupakan pilihan yang praktis dan mudah ditemukan. Ebi dapat dipakai dalam jumlah kecil untuk memperkuat rasa gurih, tetapi sebaiknya tidak berlebihan karena aromanya cukup kuat.

Bagi yang ingin mengurangi penggunaan garam, pilih kaldu tanpa tambahan garam dan perhatikan takaran kecap asin serta saus tiram. Rasa tetap dapat dibangun melalui bawang putih, bawang bombai, merica, dan bahan segar lainnya.

Cara Menyimpan Bihun Goreng

Bihun goreng paling baik dikonsumsi segera setelah dimasak. Jika masih tersisa, masukkan ke wadah bersih dan tertutup setelah uap panas berlebih berkurang, kemudian simpan di lemari pendingin. Jangan membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang, terutama jika menggunakan telur, sosis, atau udang.

Saat akan dimakan kembali, panaskan hingga seluruh bagian bihun benar-benar panas. Tambahkan sedikit air bila bihun terasa kering, lalu aduk sampai panasnya merata. Hindari memanaskan berulang kali dalam jumlah besar; ambil secukupnya sesuai porsi yang akan dimakan.

Untuk bekal, gunakan wadah bersih dan pastikan makanan tidak berada terlalu lama pada suhu ruang. Jika perjalanan cukup panjang, gunakan tas bekal berinsulasi dengan sumber pendingin yang sesuai. Langkah ini membantu menjaga kualitas serta keamanan makanan.

Tanya Jawab Seputar Bihun Goreng

1. Apakah bihun harus direbus sebelum digoreng?

Tidak selalu. Bihun kering umumnya bisa direndam atau diseduh dengan air panas hingga lunak. Ikuti petunjuk pada kemasan karena beberapa jenis bihun mungkin memerlukan cara penyiapan yang berbeda. Hindari melunakkannya terlalu lama agar tidak hancur ketika ditumis.

2. Bagaimana cara membuat bihun goreng agar tidak lengket?

Pastikan bihun tidak terlalu lembek dan sudah ditiriskan dengan baik. Gunakan wajan yang cukup besar, panaskan bumbu terlebih dahulu, lalu aduk bihun perlahan hingga tercampur rata. Tambahkan kaldu atau air sedikit demi sedikit supaya bihun tidak terlalu basah.

3. Bisakah bihun goreng dibuat tanpa kecap manis?

Bisa. Kamu dapat menggunakan kecap asin, saus tiram, bawang putih, merica, dan ebi untuk menciptakan rasa gurih. Tauge atau sayuran lain dapat ditambahkan agar hidangan terasa lebih segar.

4. Apa bahan protein yang cocok untuk bihun goreng selain udang?

Telur, sosis, ayam suwir, bakso, dan tahu bisa menjadi pilihan. Sesuaikan bahan dengan selera dan pastikan bahan protein dimasak hingga matang sebelum disajikan.

5. Apakah bihun goreng cocok dijadikan bekal kerja?

Cocok karena mudah dibuat dan praktis dibawa. Masukkan bihun ke wadah bersih yang tertutup dan jaga suhu penyimpanannya, terutama jika menggunakan telur, sosis, atau udang. Jangan membiarkan makanan terlalu lama pada suhu ruang.

6. Mengapa bihun goreng terasa hambar meskipun sudah diberi bumbu?

Bihun mungkin belum tercampur merata dengan bumbu, atau takaran bumbunya terlalu sedikit untuk jumlah bihun yang digunakan. Aduk bihun secara perlahan sambil menambahkan bumbu sedikit demi sedikit. Pastikan pula bawang putih dan bahan aromatik ditumis sampai harum sebelum bihun dimasukkan.

7. Sayuran apa yang cocok ditambahkan ke bihun goreng?

Kol, tauge, wortel, sawi hijau, dan daun bawang merupakan pilihan yang cocok. Iris sayuran dengan ukuran yang relatif seragam agar lebih mudah matang dan tidak mengganggu tekstur bihun.

Tiga resep bihun goreng ini bisa menjadi inspirasi untuk sarapan praktis tanpa perlu menggunakan bahan yang rumit. Bihun goreng sosis dan telur cocok untuk menu keluarga, bihun goreng minimalis menawarkan rasa gurih dari bawang putih serta seafood, sedangkan bihun goreng udang dengan kucai menghadirkan variasi yang lebih istimewa.

Pilih resep sesuai bahan yang tersedia, atur bumbu berdasarkan selera, dan perhatikan teknik merendam bihun agar hasilnya tetap lembut serta tidak menggumpal. Dengan sedikit persiapan, bihun goreng hangat yang lezat bisa tersaji untuk menemani aktivitas sejak pagi hari.

📚 ️Baca Juga Seputar Kuliner

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED