Resep Sop Bola Daging dan Tofu, Kuah Gurih Hangat yang Bikin Rindu Masakan Rumah
Ada kalanya semangkuk sop hangat terasa jauh lebih istimewa daripada hidangan yang rumit. Apalagi ketika cuaca sedang dingin, hujan turun...
Read more
Pernah merasa ingin ngemil pada sore hari, tetapi bingung harus membuat apa? Rasanya ingin makan sesuatu yang gurih, hangat, dan mengenyangkan, tetapi malas keluar rumah hanya untuk membeli jajanan. Kalau punya telur di kulkas, sebenarnya kamu sudah memiliki bahan utama untuk membuat camilan lezat tanpa perlu repot.
Telur memang menjadi salah satu bahan makanan andalan di dapur. Harganya relatif terjangkau, mudah ditemukan, dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan. Mulai dari telur dadar sederhana, telur rebus, hingga camilan renyah yang cocok dinikmati bersama keluarga.
Menariknya, beberapa jajanan yang sering dijumpai di pinggir jalan juga bisa dibuat sendiri di rumah. Sebut saja telur gulung yang mengingatkan pada jajanan masa sekolah, martabak telur mini dengan kulit lumpia yang renyah, hingga roti panggang isi telur dan keju yang cocok untuk sarapan atau teman minum teh.
Selain lebih leluasa memilih bahan, membuat camilan sendiri memungkinkan kamu menyesuaikan rasa dan jumlah bumbu sesuai selera. Kamu juga bisa mengatur penggunaan minyak, keju, saus, dan bahan pelengkap lainnya.
Nah, kalau sedang mencari ide camilan rumahan yang praktis, tiga resep camilan telur berikut bisa menjadi pilihan. Bahan-bahannya sederhana, cara membuatnya mudah diikuti, dan rasanya cocok untuk menemani waktu santai bersama keluarga.
Martabak telur mini merupakan salah satu camilan yang cocok disajikan saat berkumpul bersama keluarga. Ukurannya lebih kecil dibandingkan martabak telur pada umumnya, sehingga praktis disantap tanpa perlu dipotong-potong lagi.
Perpaduan telur, daun bawang, dan bawang bombay menghasilkan isian gurih dengan aroma yang menggugah selera. Sementara itu, kulit lumpia memberikan tekstur renyah ketika digoreng hingga berwarna kuning kecokelatan.
Camilan ini juga cocok dijadikan ide jualan sederhana karena bahan-bahannya mudah ditemukan. Kamu bisa membuat beberapa buah sekaligus untuk stok camilan atau menyajikannya sebagai teman minum teh pada sore hari.
Bahan utama:
Bahan isian:
Bahan pelengkap:
Kamu bisa memilih telur ayam untuk rasa yang lebih ringan atau telur bebek jika menginginkan cita rasa yang lebih kaya. Jika menggunakan kaldu bubuk yang sudah asin, kurangi garam agar rasanya tidak berlebihan.
1. Siapkan adonan telur
Pecahkan telur ke dalam mangkuk berukuran cukup besar. Kocok hingga bagian putih dan kuning telur tercampur rata.
Tambahkan irisan daun bawang, bawang bombay cincang, kaldu ayam bubuk, merica, dan garam. Aduk kembali hingga seluruh bahan tercampur merata.
Daun bawang memberikan aroma khas yang membuat isian martabak terasa lebih segar. Sementara itu, bawang bombay membantu menambahkan rasa gurih dan sedikit manis alami.
2. Isi kulit lumpia
Ambil satu lembar kulit lumpia, kemudian letakkan di atas permukaan yang bersih dan kering.
Tuangkan sedikit adonan telur ke bagian tengah kulit lumpia. Jangan mengisi terlalu banyak agar kulit tidak mudah robek dan isian tidak keluar ketika digoreng.
Lipat kulit lumpia membentuk amplop dengan menutup bagian bawah, kedua sisi, lalu bagian atasnya. Pastikan lipatan cukup rapat agar adonan telur tidak mudah bocor.
Ulangi langkah ini sampai seluruh bahan habis. Sebaiknya martabak langsung digoreng setelah diisi supaya kulit lumpia tidak terlalu lembek akibat menyerap cairan telur.
3. Panaskan minyak
Tuangkan minyak ke dalam wajan dengan jumlah yang cukup untuk menggoreng martabak secara merata. Panaskan menggunakan api sedang.
Pastikan minyak sudah panas sebelum memasukkan martabak, tetapi jangan sampai terlalu panas hingga kulit cepat gosong.
Untuk memeriksa suhu minyak, kamu bisa memasukkan sedikit potongan kulit lumpia. Jika muncul gelembung kecil dan kulit mulai menggoreng, minyak biasanya sudah siap digunakan.
4. Goreng hingga keemasan
Masukkan martabak telur mini secara perlahan. Goreng beberapa buah sekaligus tanpa memenuhi wajan agar suhu minyak tidak turun terlalu drastis.
Balik martabak ketika bagian bawahnya mulai berwarna kuning kecokelatan. Lanjutkan menggoreng sampai kedua sisi renyah dan isian telur matang sempurna.
Angkat martabak, lalu tiriskan minyak berlebih. Sajikan selagi hangat bersama cabai rawit atau saus sambal.
Salah satu masalah yang sering terjadi saat membuat martabak mini adalah kulit lumpia terbuka ketika digoreng. Untuk menghindarinya, jangan memasukkan isian secara berlebihan dan pastikan setiap lipatan tertutup rapat.
Jika kulit lumpia terasa kering sehingga sulit dilipat, ikuti petunjuk pada kemasan dan gunakan kulit yang masih lentur. Kamu juga bisa menggunakan sedikit larutan tepung terigu dan air sebagai perekat pada bagian lipatan.
Selain itu, hindari menuangkan adonan telur terlalu lama sebelum martabak masuk ke wajan. Cairan telur yang meresap ke kulit lumpia dapat membuatnya mudah sobek.
Martabak telur mini paling nikmat disantap saat masih renyah. Jika ingin menyiapkannya untuk acara keluarga, kamu bisa membuat adonan terlebih dahulu dan baru mengisi kulit lumpia menjelang waktu menggoreng.
Siapa yang masih ingat membeli telur gulung di depan sekolah? Jajanan sederhana ini punya daya tarik tersendiri. Telur yang digoreng tipis kemudian digulung menggunakan tusuk sate menghasilkan bentuk unik yang mudah dikenali.
Meski terlihat sederhana, membuat telur gulung sendiri terkadang membutuhkan sedikit latihan. Kuncinya ada pada konsistensi adonan, suhu minyak, dan teknik menggulung telur ketika mulai mengapung.
Dengan bahan yang mudah ditemukan, kamu bisa mencoba membuat telur gulung di rumah sebagai camilan sore. Sajikan bersama saus sambal atau mayones untuk memberikan rasa yang lebih nikmat.
Bahan saus pelengkap:
Jika ingin rasa yang lebih gurih, kamu bisa menambahkan sedikit kaldu bubuk atau irisan daun bawang. Namun, untuk resep dasar, telur, air, garam, dan merica sudah cukup.
1. Kocok telur hingga berbusa
Pecahkan telur ke dalam mangkuk. Tambahkan garam dan merica, kemudian kocok sampai putih dan kuning telur tercampur.
Tuangkan enam sendok makan air matang, lalu kocok kembali hingga adonan sedikit berbusa. Campuran ini membantu menghasilkan lapisan telur yang lebih tipis saat dituangkan ke minyak.
Pastikan adonan tercampur rata agar hasil gorengan memiliki warna dan tekstur yang lebih seragam.
2. Panaskan minyak dengan cukup banyak
Tuangkan minyak ke dalam wajan yang agak dalam. Panaskan menggunakan api sedang hingga minyak cukup panas.
Telur gulung membutuhkan minyak yang cukup agar adonan dapat menyebar dan mengapung. Namun, jangan memanaskan minyak sampai berasap berlebihan karena kondisi tersebut menandakan minyak terlalu panas.
Suhu yang sesuai membantu telur membentuk lembaran tipis yang mudah digulung.
3. Tuangkan adonan telur
Ambil sekitar dua sendok makan adonan, lalu tuangkan secara menyebar ke permukaan minyak panas dari jarak yang aman.
Jangan menuangkan adonan terlalu banyak sekaligus karena telur bisa membentuk gumpalan tebal dan sulit digulung. Jika masih belajar, cobalah menggunakan sedikit adonan terlebih dahulu.
Tunggu sampai telur mulai mengembang dan muncul di permukaan minyak.
4. Gulung menggunakan tusuk sate
Ketika telur mulai mengapung dan bagian bawahnya terbentuk, masukkan tusuk sate ke bagian tepi telur. Gulung perlahan sambil menarik telur ke salah satu sisi wajan.
Lakukan gerakan menggulung dengan lembut tetapi cukup rapat agar telur tidak mudah terlepas. Jika gulungan pertama belum rapi, jangan khawatir. Teknik ini memang membutuhkan sedikit latihan.
Setelah telur tergulung, tahan sebentar agar bentuknya lebih kokoh dan bagian telur matang sempurna.
5. Angkat dan sajikan
Angkat telur gulung setelah matang, kemudian tiriskan minyak berlebih.
Sajikan di atas piring bersama saus sambal atau mayones. Kamu juga bisa menambahkan saus tomat untuk rasa yang lebih ringan.
Telur gulung paling nikmat disantap selagi hangat karena teksturnya masih lembut dan aromanya lebih terasa.
Agar telur gulung tidak mudah gagal, perhatikan beberapa hal berikut.
Pertama, gunakan minyak yang cukup banyak. Minyak membantu telur menyebar dan mengapung sehingga lebih mudah digulung menggunakan tusuk sate.
Kedua, kocok telur hingga tercampur rata dan sedikit berbusa. Penambahan air sesuai resep membantu menghasilkan lapisan yang lebih tipis, tetapi terlalu banyak cairan dapat membuat adonan sulit dikendalikan.
Ketiga, jangan menunggu telur terlalu kering sebelum mulai menggulung. Jika bagian telur sudah terlanjur kaku, gulungan bisa pecah atau sulit menempel.
Keempat, gunakan tusuk sate yang bersih dan tidak memiliki serpihan kayu. Pegang dengan hati-hati ketika bekerja di dekat minyak panas.
Kelima, sesuaikan api agar telur tidak cepat kecokelatan sebelum matang. Anak-anak juga sebaiknya tidak berada terlalu dekat dengan wajan ketika proses menggoreng berlangsung.
Jika ingin membuat telur gulung dalam jumlah banyak, kocok adonan sekaligus, tetapi goreng secara bertahap. Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah mengatur bentuk dan kematangan setiap gulungan.
Kalau ingin camilan yang lebih mengenyangkan, roti panggang isi telur dan keju bisa menjadi pilihan menarik. Menu ini memadukan roti tawar yang lembut, telur, mayones, dan keju cheddar dalam satu sajian praktis.
Berbeda dari martabak mini dan telur gulung yang dimasak menggunakan minyak, resep ini menggunakan oven. Hasilnya berupa roti panggang dengan bagian tepi yang sedikit renyah, sementara isian telur dan kejunya terasa gurih.
Camilan ini cocok disajikan saat sarapan, sebagai teman minum teh, atau untuk mengisi waktu sebelum makan siang. Kamu juga bisa menyesuaikan isiannya dengan bahan yang tersedia di kulkas.
Bahan taburan:
Gunakan roti yang cukup tebal agar bisa menampung telur tanpa mudah robek. Jika menggunakan roti tawar biasa yang lebih tipis, buat cerukan dengan hati-hati dan sesuaikan jumlah isian.
1. Siapkan roti tawar
Panaskan oven hingga mencapai suhu 180 derajat Celsius.
Ambil dua potong roti tawar, kemudian keruk sedikit bagian tengahnya hingga membentuk cerukan. Jangan mengeruk terlalu dalam karena bagian bawah roti perlu tetap utuh untuk menahan telur.
Cerukan tersebut berfungsi sebagai tempat isian sehingga telur tidak mudah mengalir ke luar ketika dipanggang.
2. Olesi roti dengan mentega
Oleskan mentega tipis-tipis pada bagian cerukan roti. Langkah ini membantu memberikan rasa gurih dan membuat bagian dalam roti terasa lebih nikmat setelah dipanggang.
Jika suka, kamu juga bisa mengoleskan sedikit mentega pada bagian tepi roti agar aromanya semakin harum.
3. Campurkan mayones dan keju
Masukkan mayones dan dua sendok makan keju cheddar parut ke dalam mangkuk kecil. Aduk sampai keduanya tercampur rata.
Oleskan campuran tersebut ke bagian tengah masing-masing roti. Ratakan secukupnya agar isian tidak menumpuk terlalu tinggi.
Mayones memberikan rasa gurih dan tekstur lembut, sedangkan keju cheddar membantu memperkaya cita rasa roti panggang.
4. Tambahkan telur
Pecahkan satu butir telur ke dalam cerukan setiap potong roti. Lakukan secara perlahan agar kuning telur tetap utuh jika kamu menginginkan tampilan yang lebih menarik.
Tambahkan merica dan garam secukupnya. Setelah itu, taburi permukaan telur dengan sisa keju cheddar.
Jika telur berukuran besar dan cerukan roti tidak cukup dalam, gunakan sedikit putih telur terlebih dahulu agar tidak meluap. Pastikan roti diletakkan di atas loyang yang stabil supaya mudah dipindahkan ke oven.
5. Panggang hingga matang
Letakkan roti di atas loyang, kemudian panggang dalam oven bersuhu 180 derajat Celsius selama kurang lebih 15 menit.
Waktu memasak dapat berbeda tergantung ketebalan roti, ukuran telur, dan karakter oven. Periksa bagian putih telur untuk memastikan sudah matang. Jika bagian tengah masih terlalu cair, lanjutkan memanggang beberapa menit lagi.
Untuk keamanan pangan, telur sebaiknya dimasak hingga putih dan kuningnya matang, terutama jika disajikan kepada anak kecil, ibu hamil, lansia, atau orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
6. Sajikan selagi hangat
Keluarkan roti dari oven menggunakan sarung tangan tahan panas. Biarkan sebentar agar tidak terlalu panas ketika disantap.
Sajikan langsung selagi hangat. Aroma mentega, telur, dan keju yang berpadu membuat camilan ini terasa cocok untuk memulai hari atau menemani waktu santai.
Gunakan roti yang cukup tebal agar isian tidak mudah bocor. Jika roti terlalu tipis, telur bisa merembes melalui bagian bawah sebelum sempat matang.
Jangan membuat cerukan terlalu dalam hingga menembus roti. Bagian bawah harus tetap utuh agar dapat menahan telur dan campuran mayones keju.
Selain itu, perhatikan waktu memanggang. Suhu oven setiap rumah bisa berbeda, sehingga durasi 15 menit merupakan perkiraan, bukan patokan mutlak. Periksa kematangan telur sebelum mengangkat roti.
Jika ingin rasa yang lebih kaya, kamu bisa menambahkan potongan sosis matang, irisan daun bawang, atau sedikit paprika. Pastikan jumlah tambahan tidak berlebihan agar telur tetap dapat matang secara merata.
Ketiga resep di atas menggunakan telur sebagai bahan utama, tetapi setiap camilan memiliki karakter yang berbeda. Martabak telur mini cocok bagi pencinta kulit renyah, telur gulung menawarkan sensasi jajanan klasik, sedangkan roti panggang isi telur lebih pas untuk camilan yang mengenyangkan.
Supaya hasilnya semakin nikmat, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan saat mengolah telur di rumah.
Pilih telur yang masih segar. Periksa kondisi cangkang sebelum digunakan. Hindari telur dengan cangkang retak atau kotoran yang menempel berlebihan. Simpan telur sesuai petunjuk penyimpanan yang berlaku dan jaga kebersihan saat memecahkannya.
Sesuaikan bumbu dengan selera. Tidak semua orang menyukai rasa asin yang kuat. Gunakan garam dan kaldu bubuk secukupnya, lalu tambahkan bumbu secara bertahap.
Perhatikan suhu memasak. Martabak mini membutuhkan minyak yang cukup panas, telur gulung memerlukan minyak yang membantu adonan mengapung, sedangkan roti panggang membutuhkan suhu oven yang stabil. Setiap metode memasak memiliki kebutuhan yang berbeda.
Sajikan dalam kondisi terbaik. Martabak telur mini dan telur gulung paling nikmat disantap setelah matang. Sementara itu, roti panggang sebaiknya disajikan selagi hangat agar tekstur roti dan kejunya tetap terasa enak.
Buat variasi isian. Telur bisa dipadukan dengan daun bawang, keju, sayuran, atau bahan lain sesuai resep. Variasi sederhana membuat menu tidak terasa monoton meskipun menggunakan bahan dasar yang sama.
Jika kamu menyukai jajanan dengan tekstur renyah, martabak telur mini bisa menjadi pilihan utama. Kulit lumpia yang garing berpadu dengan isian telur dan daun bawang sehingga cocok disajikan saat kumpul keluarga.
Untuk camilan yang mengingatkan pada masa sekolah, telur gulung menawarkan pengalaman berbeda. Bentuknya sederhana, mudah disantap, dan bisa diberi saus sesuai selera.
Sementara itu, roti panggang isi telur dan keju cocok untuk kamu yang ingin camilan lebih mengenyangkan. Perpaduan roti, telur, dan keju membuatnya pas untuk sarapan praktis atau teman minum teh pada sore hari.
Kamu tidak harus memilih satu resep saja. Ketiganya bisa dibuat bergantian sesuai waktu, bahan yang tersedia, dan selera anggota keluarga.
Jika sedang memiliki banyak telur di rumah, membuat beberapa variasi camilan juga bisa membantu mengurangi kebosanan. Namun, tetap perhatikan jumlah porsi dan kebutuhan makan setiap anggota keluarga.
1. Apa saja camilan yang bisa dibuat dari telur?
Telur bisa diolah menjadi berbagai camilan, seperti martabak telur mini, telur gulung, roti panggang isi telur, telur dadar mini, dan omelet sayuran. Pilih resep sesuai bahan yang tersedia dan waktu memasak yang kamu miliki.
2. Bagaimana cara membuat telur gulung agar mudah digulung?
Gunakan minyak yang cukup banyak dan panasnya stabil. Kocok telur hingga tercampur rata dengan air, lalu tuangkan sedikit demi sedikit. Gulung ketika telur mulai mengapung dan terbentuk, sebelum permukaannya terlalu kering.
3. Mengapa martabak telur mini mudah bocor saat digoreng?
Penyebabnya bisa berupa isian yang terlalu banyak, lipatan yang kurang rapat, atau kulit lumpia yang sudah terlalu lembek. Isi secukupnya, rapatkan setiap lipatan, dan goreng segera setelah martabak selesai dibentuk.
4. Bisakah roti panggang isi telur dibuat tanpa oven?
Bisa dicoba menggunakan wajan bertutup yang sesuai atau alat pemanggang roti yang memungkinkan isian dimasak dengan aman. Gunakan api kecil agar roti tidak cepat gosong dan pastikan telur matang sempurna. Hasilnya mungkin berbeda dari roti yang dipanggang menggunakan oven.
5. Apakah camilan telur cocok untuk bekal anak?
Bisa, selama bahan dan tingkat kematangannya diperhatikan. Potong camilan sesuai kemampuan anak saat makan, simpan dalam wadah bersih, dan jaga suhu makanan. Untuk bekal yang tidak langsung dimakan, gunakan tas bekal berinsulasi dan sumber pendingin jika diperlukan.
Membuat camilan enak tidak selalu membutuhkan bahan mahal atau teknik memasak yang rumit. Dengan telur yang tersedia di dapur, kamu bisa menyajikan tiga pilihan berbeda: martabak telur mini yang renyah, telur gulung yang penuh nostalgia, dan roti panggang isi telur serta keju yang mengenyangkan.
Ketiganya juga mudah disesuaikan dengan kebutuhan keluarga. Kamu bisa mengatur bumbu, menambahkan bahan pelengkap, atau mengubah jumlah porsi sesuai selera.
Saat sore hari tiba dan keinginan ngemil mulai muncul, tidak ada salahnya mencoba salah satu resep tersebut. Selain bisa menikmati makanan buatan sendiri, kamu juga dapat menghabiskan waktu bersama keluarga di dapur.
Kadang, kebahagiaan kecil memang datang dari hal sederhana: aroma telur yang sedang digoreng, roti keju yang baru keluar dari oven, atau jajanan rumahan yang mengingatkan kita pada masa sekolah.
Jadi, dari ketiga resep camilan telur ini, mana yang ingin kamu coba lebih dulu? Siapkan bahan-bahannya dan buat camilan hangat yang bisa dinikmati bersama orang-orang tersayang.
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kuliner Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kuliner — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Ada kalanya semangkuk sop hangat terasa jauh lebih istimewa daripada hidangan yang rumit. Apalagi ketika cuaca sedang dingin, hujan turun...
Ada kalanya menu makan siang yang paling menggugah selera justru berasal dari bahan sederhana di dapur. Sepiring nasi putih hangat,...