Air Beras untuk Wajah Disebut Mampu Jaga Kulit Cerah dan Sehat

Air beras dikenal sebagai perawatan wajah alami yang dipercaya membantu menjaga kulit cerah, lembap, dan sehat. (Foto: jollymag.net)
Air beras dikenal sebagai perawatan wajah alami yang dipercaya membantu menjaga kulit cerah, lembap, dan sehat. (Foto: jollymag.net)

Air beras dikenal sebagai perawatan wajah alami yang dipercaya membantu menjaga kulit cerah, lembap, dan sehat

Penggunaan air beras untuk perawatan wajah bukanlah hal baru. Praktik ini telah dikenal secara tradisional dan diwariskan turun-temurun, khususnya di berbagai negara Asia. Air cucian beras dipercaya memiliki beragam manfaat untuk kulit, mulai dari membantu menjaga kelembapan hingga membuat wajah tampak lebih cerah dan segar.

Dalam beberapa tahun terakhir, perawatan alami kembali menarik perhatian masyarakat. Banyak orang mulai mencari alternatif perawatan kulit yang lebih sederhana, minim bahan kimia, dan mudah diaplikasikan di rumah. Air beras menjadi salah satu bahan yang kerap digunakan karena mudah diperoleh dan dinilai memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat.

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin I Gusti Nyoman Darmaputra, air cucian beras mengandung sejumlah senyawa aktif yang berpotensi mendukung kesehatan kulit. “Kandungan inositol, vitamin B, vitamin E, hingga beberapa jenis antioksidan di dalam air beras baik untuk regenerasi sel, menjaga skin barrier, mempertahankan kelembapan, hingga membantu mencegah penuaan dini,” kata I Gusti Nyoman Darmaputra, dokter spesialis kulit dan kelamin.

Meski memiliki potensi manfaat, penggunaan air beras untuk wajah tetap memerlukan perhatian khusus. Kebersihan dan cara penggunaan menjadi faktor penting agar perawatan ini aman dan tidak menimbulkan masalah kulit.

Kandungan dan Manfaat Air Beras untuk Kulit Wajah

Berdasarkan penjelasan para ahli, air beras mengandung berbagai nutrisi yang berperan dalam menjaga kondisi kulit. Salah satu senyawa yang banyak disorot adalah inositol, senyawa yang dipercaya membantu memperlambat kerusakan sel kulit serta mendukung proses regenerasi.

Selain itu, kandungan vitamin B dan vitamin E berperan dalam menjaga elastisitas kulit dan mempertahankan kelembapan alami. Antioksidan yang terdapat dalam air beras juga membantu melindungi kulit dari paparan radikal bebas yang dapat mempercepat penuaan.

Berikut sejumlah manfaat air beras untuk wajah yang kerap disebutkan dalam berbagai kajian dan sumber kesehatan:

Manfaat pertama adalah membantu mengencangkan kulit. Kandungan asam amino, vitamin, dan mineral di dalam air beras dipercaya dapat membantu memperbaiki struktur kulit. Jika digunakan secara rutin, air beras disebut dapat membuat kulit terasa lebih kenyal dan pori-pori tampak lebih kecil.

Manfaat berikutnya adalah mencerahkan kulit wajah. Air beras sering dikaitkan dengan tampilan kulit yang lebih glowing. Tidak sedikit produk perawatan kulit modern yang menjadikan air beras sebagai bahan aktif. Hal ini menunjukkan bahwa air beras memiliki potensi dalam mendukung tampilan kulit yang lebih cerah, meski efektivitasnya masih terus diteliti secara ilmiah.

Air beras juga dikenal sebagai pelembap alami. Kandungan pati dan nutrisi di dalamnya membantu menjaga keseimbangan pH kulit. Berbeda dengan sebagian pelembap berbahan kimia, air beras cenderung tidak meninggalkan rasa berminyak sehingga nyaman digunakan oleh berbagai jenis kulit.

Selain itu, air beras disebut mampu meredakan iritasi kulit. Berdasarkan penjelasan dari Healthline, air cucian beras dapat membantu menenangkan kulit yang mengalami iritasi akibat paparan bahan kimia seperti sodium lauryl sulfate yang umum ditemukan dalam produk pembersih. Efek menenangkan ini menjadikan air beras kerap digunakan untuk kulit sensitif.

Manfaat lain yang tidak kalah penting adalah mencegah tanda penuaan dini. Sifat melembapkan dan kandungan antioksidan pada air beras membantu mengurangi munculnya garis halus dan keriput. Kulit yang terhidrasi dengan baik juga cenderung tampak lebih segar dan sehat dalam jangka panjang.

Air beras juga dipercaya mampu mengurangi minyak berlebih di wajah. Sifat astringen alami pada air beras membantu menyerap sebum tanpa membuat kulit terasa kering. Hasilnya, kulit terasa bersih, lembap, dan tidak lengket.

Manfaat berikutnya adalah membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Kandungan antioksidan seperti asam ferulat di dalam air beras berperan dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Selain itu, air beras juga dapat membantu meredakan peradangan, mengurangi pigmentasi, dan mendukung pemulihan kulit setelah terpapar sinar matahari.

Cara Aman Menggunakan Air Beras untuk Perawatan Wajah

Meski tergolong alami, penggunaan air beras tetap perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Menurut I Gusti Nyoman Darmaputra, pemilihan air cucian beras menjadi hal krusial untuk menghindari risiko kontaminasi. “Cucian pertama masih mengandung banyak kotoran dari proses pengolahan beras. Cucian kedua biasanya lebih bersih, tapi masih kaya pati dan sejumlah nutrisi,” jelasnya.

Atas dasar tersebut, air cucian beras kedua atau ketiga dinilai lebih aman untuk digunakan pada wajah. Pastikan beras dicuci menggunakan air bersih dan wadah yang higienis. Air beras sebaiknya digunakan segera atau disimpan dalam kondisi tertutup di lemari pendingin untuk menghindari pertumbuhan bakteri.

Air beras umumnya digunakan dengan cara membasuh wajah secara langsung. Namun selain untuk mencuci muka, air beras juga bisa diaplikasikan sebagai toner atau essence. Menurut dokter kulit Joyce Park, air beras dapat digunakan setelah mencuci wajah dengan pembersih biasa dan sebelum mengaplikasikan serum atau pelembap.

“Anda dapat menuangkan sedikit ke tangan dan menekannya dengan lembut ke kulit, atau mengaplikasikannya dengan kapas,” kata Joyce Park, dokter spesialis dermatologi.

Metode ini memungkinkan nutrisi air beras terserap lebih baik ke lapisan kulit. Meski sebagian besar jenis kulit dapat mentoleransi air beras dengan baik, pemilik kulit berjerawat disarankan untuk lebih berhati-hati. Kandungan pati dalam air beras berpotensi menyumbat pori jika tidak cocok dengan kondisi kulit tertentu.

Untuk memastikan keamanan, disarankan melakukan uji tempel terlebih dahulu. Oleskan air beras pada area kecil kulit, seperti di belakang telinga atau pergelangan tangan, lalu tunggu selama 24 jam. Jika tidak muncul reaksi negatif seperti kemerahan atau gatal, air beras dapat digunakan secara rutin sebagai bagian dari perawatan wajah.

Pendekatan yang hati-hati dan konsisten menjadi kunci dalam memanfaatkan air beras sebagai perawatan alami. Dengan cara penggunaan yang tepat, air beras dapat menjadi pilihan sederhana untuk mendukung kesehatan dan tampilan kulit wajah.

Referensi:
CNN Indonesia

📚 ️Baca Juga Seputar Kesehatan

Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Kesehatan Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia kesehatan — semua ada di sana!

✍️ Ditulis oleh: Fadjri Adhi Putra & Fahmi Fahrulrozi
📌 Editor: Redaksi Tren Media

Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.

📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral

Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!

BERITATERKAIT

BERITATERBARU

INSTAGRAMFEED