Tragis Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok Polisi Kejar Pelaku Lain
Kasus pengeroyokan tragis menimpa seorang pelajar di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berujung pada kematian korban setelah menjalani perawatan intensif selama...
Read more
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto memberikan penjelasan resmi setelah Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan di sejumlah rumah pejabat Direktorat Jenderal Pajak. Aksi penggeledahan ini dilakukan dalam rangka penyidikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Memperkecil Kewajiban Pembayaran Pajak perusahaan dan wajib pajak perorangan pada periode 2016 hingga 2020.
Menurut Bimo, otoritas pajak menghormati seluruh langkah yang ditempuh aparat penegak hukum. Ia menegaskan bahwa DJP siap bekerja sama dan bersikap kooperatif terhadap proses yang sedang berjalan. Sikap tersebut disebut sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penegakan hukum agar penanganan perkara dapat berlangsung transparan.
Bimo juga menyoroti adanya fiskus atau pegawai pajak aktif yang dimintai keterangan dalam proses penyidikan. Ia menjelaskan bahwa institusinya akan memberikan bantuan hukum secara berimbang bagi pegawai yang dilibatkan sebagai saksi. Bantuan ini ditujukan agar proses pemeriksaan berjalan objektif tanpa menimbulkan tekanan berlebih kepada pegawai yang tidak terlibat langsung dalam dugaan tindak pidana.
Berdasarkan keterangan resmi dari institusi penegakan hukum, penggeledahan dilakukan terhadap beberapa lokasi yang berkaitan dengan pegawai pajak. Langkah tersebut merupakan bagian dari penyidikan dugaan praktik pengurangan kewajiban pembayaran pajak oleh perusahaan maupun wajib pajak perorangan. Informasi ini sejalan dengan penjelasan pihak Pusat Penerangan Hukum yang menyebut bahwa kasus tersebut melibatkan pegawai di lingkungan Direktorat Pajak.
Dalam laporan yang sama, aparat menjelaskan bahwa penyidikan masih berlangsung sehingga detail teknis mengenai pihak-pihak terlibat belum dapat dipublikasikan. Namun, dugaan awal mengarah pada praktik manipulasi administrasi perpajakan yang menyebabkan kewajiban pajak menjadi lebih kecil dari seharusnya. Proses penyidikan diperkirakan akan terus berkembang mengikuti keterangan saksi dan bukti yang berhasil dikumpulkan.
Sementara itu, Bimo kembali menegaskan bahwa lembaganya belum dapat memberikan penilaian mengenai inti perkara. Ia menyampaikan bahwa DJP menunggu perkembangan resmi dari penyidik agar tidak menimbulkan spekulasi yang dapat menyesatkan publik. Komitmen DJP adalah mendukung proses hukum dan menjaga integritas institusi, terutama di tengah upaya pemerintah memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap sistem perpajakan.
Selain itu, berdasarkan data dari institusi hukum, penggeledahan yang dilakukan ditujukan untuk mengamankan dokumen, bukti elektronik, serta barang bukti lain yang dibutuhkan untuk pendalaman kasus. Pemeriksaan tambahan terhadap pejabat terkait juga tengah direncanakan sebagai bagian dari pendalaman penyidikan.
Referensi:
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Nasional Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia nasional — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Kasus pengeroyokan tragis menimpa seorang pelajar di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berujung pada kematian korban setelah menjalani perawatan intensif selama...
Polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi semakin melebar dan memicu ketegangan dengan Jusuf Kalla atau...