Rosé BLACKPINK hingga Lady Gaga Siap Guncang Grammy Awards 2026
Ajang penghargaan musik bergengsi Grammy Awards 2026 dipastikan akan menghadirkan deretan musisi papan atas dunia. Salah satu nama yang dikonfirmasi...
Read more
Agensi D-Nation Entertainment akhirnya angkat bicara terkait unggahan Park Bom, mantan member grup 2NE1, yang diduga melaporkan pendiri YG Entertainment, Yang Hyun-suk, atas kasus dugaan penggelapan gaji. Menurut agensi, semua pendapatan Park Bom selama aktif di bawah naungan 2NE1 telah dibayarkan sepenuhnya oleh YG.
“Semua penghasilan Park Bom yang berhubungan dengan 2NE1 sudah dibayar,” kata D-Nation Entertainment seperti diberitakan Korea JoongAng Daily, Kamis (23/10).
Pernyataan itu disampaikan sehari setelah agensi menyebut masih memeriksa situasi lebih lanjut terkait unggahan sang artis. D-Nation juga menegaskan bahwa hingga kini Park Bom belum mengajukan gugatan resmi ke pihak kepolisian.
“Dia juga tidak mengajukan gugatan resmi ke polisi,” ujar perwakilan agensi tersebut.
Selain menanggapi tudingan terkait YG Entertainment, D-Nation turut menjelaskan kondisi terkini Park Bom. Agensi menyebut bahwa sang penyanyi saat ini sedang fokus pada pemulihan kesehatan setelah memutuskan hiatus sejak Agustus 2025.
“Park Bom telah menghentikan seluruh aktivitasnya dan fokus memulihkan kesehatan serta kondisinya,” ujar D-Nation. “Kami akan memberikan dukungan terbaik agar ia bisa pulih kembali.”
Sebelumnya, Park Bom mengunggah foto yang diklaim sebagai bukti pelaporan terhadap Yang Hyun-suk ke polisi pada Rabu (22/10) malam. Dalam unggahan itu, ia menuduh pendiri YG Entertainment tidak membayarkan pendapatannya dari berbagai kegiatan selama aktif di grup 2NE1, termasuk dari musik, pertunjukan, iklan, acara televisi, serta penulisan lagu.
Dalam dokumen yang disebut ditandatangani pada 19 Oktober, Park Bom menuntut ganti rugi dalam jumlah fantastis, yakni lebih dari 700 nonilion won, atau angka yang dianggap tidak masuk akal bahkan jika dibandingkan dengan total kekayaan Elon Musk, yang diperkirakan mencapai US$499,5 miliar (sekitar Rp7.992 triliun, dengan kurs US$1 = Rp16.000).
Park Bom menulis bahwa Yang Hyun-suk menahan pembayaran dalam waktu lama dan tidak memberikan laporan keuangan yang transparan. Dalam gugatan tersebut, ia juga menyebut mengalami kerugian besar secara mental dan ekonomi, serta menganggap tindakan YG sebagai penipuan nyata.
Meski begitu, hingga kini tidak ada konfirmasi resmi dari kepolisian Korea Selatan mengenai adanya laporan yang masuk atas nama Park Bom. D-Nation pun berharap situasi ini dapat segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik terhadap artisnya yang saat ini masih dalam masa pemulihan.
Referensi: CNN Indonesia
Temukan berbagai artikel menarik dan inspiratif di halaman 👉 Kumpulan Artikel dan Berita Selebriti Terpopuler 2026 . Dari berita terbaru, tips, hingga kisah menarik seputar dunia selebriti — semua ada di sana!
Ikuti Saluran Resmi Trenmedia di WhatsApp!
Dapatkan berita terkini, tren viral, serta tips inspiratif langsung dari redaksi.
📱 Saluran Trenmedia 🍳 Saluran Resep Masakan Viral
Klik dan bergabung sekarang – update terbaru langsung masuk ke WhatsApp kamu!
Insiden pedagang sate berguling histeris di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, menjadi perhatian luas setelah videonya viral di media sosial. Peristiwa...
Ajang penghargaan musik bergengsi Grammy Awards 2026 dipastikan akan menghadirkan deretan musisi papan atas dunia. Salah satu nama yang dikonfirmasi...